Kirab Pusaka Keraton Sumenep Jadi Momentum Pelestarian Budaya dan Pengembangan Wisata

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah melalui penyelenggaraan Kirab Pusaka Keraton Sumenep, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya merawat nilai-nilai sejarah sekaligus memperkuat identitas daerah di tengah derasnya arus globalisasi.

Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menegaskan bahwa Kirab Pusaka bukan sekadar seremoni budaya tahunan, melainkan sarana untuk mengenang perjalanan sejarah, menghormati jasa para leluhur, serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya daerah.

“Kirab Pusaka ini menjadi momentum untuk melestarikan warisan budaya leluhur, menanamkan nilai sejarah kepada generasi muda, serta memperkuat identitas daerah di tengah arus globalisasi,” ujar KH. Imam Hasyim di sela prosesi penyerahan pusaka di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Menurutnya, tantangan pembangunan daerah saat ini tidak hanya berkutat pada aspek infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana menjaga jati diri bangsa agar tidak terkikis oleh perubahan zaman.

“Pembangunan yang maju harus diimbangi dengan pelestarian budaya. Identitas daerah adalah kekuatan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” tambahnya.

Prosesi Kirab Pusaka diawali dengan penjamasan atau pembersihan benda-benda pusaka peninggalan Raja Sumenep. Setelah itu, para empu bersama masyarakat Desa Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi, melakukan kirab menuju lokasi penyerahan pusaka.

Baca Juga :  Video Sensitif Beredar, Dugaan Pesta Miras Oknum DPRD Gerindra Bangkalan Meledak

Suasana kirab semakin semarak karena masyarakat turut membawa berbagai hasil bumi seperti terong, tomat, kelapa, dan kacang panjang.

Hasil pertanian tersebut menjadi simbol rasa syukur masyarakat kepada Allah SWT sekaligus bentuk penghormatan kepada pemimpin daerah yang terus mendukung pelestarian budaya lokal.

Dalam prosesi tersebut, salah satu empu menyerahkan pusaka secara langsung kepada Wakil Bupati KH. Imam Hasyim sebagai representasi Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Neng Lia: Urbanisasi Tak Terkendali Bisa Picu Pengangguran Baru

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan tradisi Tarek Topak Barlobaran, yang menjadi penanda berakhirnya prosesi penjamasan dan penyerahan pusaka Keraton Sumenep.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menilai Kirab Pusaka tidak hanya penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi leluhur, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam pengembangan sektor pariwisata budaya.

Kegiatan tersebut diyakini mampu menarik minat wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

“Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya daerah, kita dapat memperkokoh identitas daerah sebagai modal penting dalam mendorong pembangunan di segala sektor,” pungkas KH. Imam Hasyim.

Kirab Pusaka Keraton Sumenep menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dan pembangunan daerah dapat berjalan beriringan. Tradisi yang diwariskan turun-temurun tersebut diharapkan terus hidup dan menjadi kebanggaan masyarakat Sumenep di masa mendatang.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan
Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota
119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya
Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura
Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola
SKK Migas-KEI Serahkan Handtraktor, Perkuat Pertanian dan Ketahanan Pangan di Kepulauan Sapeken
Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:25 WIB

330 Desa di Gresik Berstatus Mandiri, Pemkab Dorong Pembentukan Kawasan Ekonomi Pedesaan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Tekan Aksi Balap Liar, Tim Gabungan Polres Pamekasan Sisir Jalanan Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:26 WIB

119 Pelajar Adu Kompetensi di Olimpiade Ekonomi MGMP Sumenep, Ini Daftar Juaranya

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Media Expo 2026 Digelar 10 Hari, KlikTimes.id dan Nusainsider.com Siapkan Pesta Rakyat dan Pemberdayaan UMKM Madura

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Viral di TikTok! Usai di Sebut Bupati Tong-tong, Kini Achmad Fauzi di Sebut Bupati Bola

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Berita Terbaru