“Jangan Omong Kosong!” PMII Sumenep Desak Pemkab Segera Wujudkan Perda Tembakau

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua PC PMII Sumenep, Khoirus Soleh (Istimewa for nusainsider.com/Redaksi)

Foto. Ketua PC PMII Sumenep, Khoirus Soleh (Istimewa for nusainsider.com/Redaksi)

SUMENEP, nusainsider.com Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sumenep mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep segera memprioritaskan penganggaran pembuatan naskah akademik Peraturan Daerah (Perda) tentang Tembakau.

Desakan tersebut disampaikan PC PMII Sumenep sebagai bentuk pengawalan terhadap pembentukan Perda Tembakau yang telah dikawal sejak tahun lalu.

Ketua PC PMII Sumenep, Khoirus Soleh, mengingatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep agar tidak membiarkan proses penyusunan Perda Tembakau terhenti hanya karena persoalan anggaran.

Menurutnya, Perda Tembakau merupakan instrumen penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap petani tembakau di Sumenep.

“Kami mengingatkan kepada Bapak Sekda dan Pemkab Sumenep. Perda Tembakau ini sudah melalui proses panjang sejak tahun lalu. Jangan sampai mangkrak hanya karena persoalan anggaran,” tegas Khoirus Soleh di Sumenep, Senin 10 Agustus 2026.

Ia menegaskan, keberadaan regulasi yang secara khusus mengatur sektor pertembakauan dinilai penting mengingat tembakau menjadi salah satu sektor ekonomi yang memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat Sumenep.

“Petani Sumenep butuh kepastian hukum dan keberpihakan hari ini, bukan besok,” imbuhnya.

PC PMII Sumenep menilai, komitmen terhadap Perda Tembakau tidak cukup hanya diwujudkan melalui forum musyawarah atau pembahasan.

Baca Juga :  Bekerjasama dengan Universitas Hang Tuah, Disbudporapar Sumenep Gelar Lokakarya Pengembangan Ekowisata Pulau Segitiga Emas

Menurutnya, harus ada dukungan anggaran yang jelas agar seluruh tahapan penyusunan regulasi dapat berjalan secara konkret.

PMII bahkan mengingatkan, tanpa kepastian anggaran, forum musyawarah mengenai Perda Tembakau berpotensi hanya menjadi agenda seremonial tanpa menghasilkan tindak lanjut yang nyata.

“Kalau tidak ada komitmen anggaran yang jelas, Musyawarah Perda tentang pertembakauan hanya akan menjadi rapat omong kosong,” ujarnya.

Khoirus sapaan akrabnya juga menilai, pemerintah daerah harus menunjukkan keseriusan dalam memperjuangkan kepentingan petani. Sebab, sektor tembakau selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat dan menyangkut penghidupan ribuan keluarga di Kabupaten Sumenep.

Baca Juga :  Meriah! BRI Sumenep Gelar Undian Simpedes, Mobil Ertiga Jadi Grand Prize

Karena itu, PC PMII Sumenep menyatakan akan terus mengawal proses tersebut. Mereka membuka kemungkinan melakukan konsolidasi dengan elemen petani apabila Pemkab Sumenep tidak segera mengambil langkah konkret.

“Kami akan mengawal. Jika tidak ada langkah konkret dari Pemkab, maka kami akan konsolidasi bersama elemen petani guna turun aksi menagih janji PERDA ini,” tegas Khoirus.

PMII Sumenep berharap Sekda Kabupaten Sumenep segera mengambil langkah koordinatif bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Pertanian, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Baca Juga :  Dampak Nyata! Fasilitasi Perikanan Sumenep Mencetak Ratusan Pelaku Usaha Mandiri

Koordinasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pos anggaran penyusunan naskah akademik Perda Tembakau dapat segera dialokasikan dan dieksekusi.

Bagi PMII Sumenep, penyusunan Perda Tembakau bukan sekadar agenda legislasi daerah, melainkan bagian dari upaya menghadirkan kepastian kebijakan bagi masyarakat yang menggantungkan perekonomiannya pada sektor tembakau.

PC PMII Sumenep pun meminta Pemkab tidak menunda kembali proses tersebut dan segera memberikan kepastian mengenai langkah serta penganggaran Perda Tembakau, “Tutupnya.

Sementara itu, pihak pewarta kesulitan akses Komunikasi ke Sekda Sumenep, Agus Dwi Syahputra karena di chat Via Akun whatsapp dan telphone-nya jarang merespon.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro
Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital
Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani
Agustus Makin Istimewa, MYZE Hotel Sumenep Tebar “Hadiah Kemerdekaan” Lewat Artotel Wanderlust
MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan
Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM
Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:23 WIB

“Jangan Omong Kosong!” PMII Sumenep Desak Pemkab Segera Wujudkan Perda Tembakau

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Menegangkan! Besok Pagi, Grup Musik Tong-Tong se-Madura akan Datangi Kantor Disbudporapar Sumenep

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Tradisi Bahari Lewat Lomba Dayung Sampan di Kayuaro

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:33 WIB

Ning Lia Ajak Anak-anak Kembali Kenal Permainan Tradisional di Tengah Era Digital

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Festival Sape Sonok Jadi Magnet Wisata, Tradisi Madura Dipentaskan di GOR A Yani

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:39 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Berita Terbaru