Clinical Pathway hingga Pencegahan Pasien Jatuh, Mutu RSUDMA Sumenep Cetak Capaian Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkualitas kembali menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan hasil evaluasi indikator mutu pelayanan Triwulan II Tahun 2026, mayoritas capaian indikator pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut berhasil melampaui angka 90 persen.

Capaian itu menjadi gambaran konsistensi RSUDMA dalam menjaga sekaligus meningkatkan standar kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah indikator strategis bahkan mencatat hasil yang cukup tinggi.

Di antaranya, kepatuhan terhadap Clinical Pathway mencapai 93,28 persen. Kemudian, upaya pencegahan pasien jatuh terealisasi sebesar 95,14 persen, sementara ketepatan jadwal operasi mencapai 92,67 persen.

Ketiga indikator tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan medis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sekaligus memperkuat aspek keselamatan pasien selama mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Tingkatkan Kelayakan Air Minum Bersih, DPUTR Sumenep Akan Laksanakan Program Pamsimas di Lokasi ini

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan dan jajaran rumah sakit yang terus berupaya menjaga kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

“Evaluasi mutu kami lakukan secara berkala sebagai dasar untuk terus melakukan perbaikan. Target kami bukan sekadar memenuhi indikator, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik, aman, dan profesional,” ujar dr. Erliyati, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, evaluasi indikator mutu tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan administrasi rumah sakit. Lebih dari itu, hasil evaluasi digunakan sebagai bahan untuk mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan.

Baca Juga :  Komisi III Buka Posko Pengaduan, Warga Diminta Ungkap Penyimpangan BSPS

Karena itu, RSUDMA terus mendorong seluruh jajaran agar menjadikan mutu dan keselamatan pasien sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.

“Setiap capaian tentu harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami ingin seluruh proses pelayanan benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun keluarga pasien,” katanya.

Dr. Erliyati menambahkan, peningkatan mutu layanan menjadi salah satu prioritas utama rumah sakit seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap RSUDMA.

Penguatan budaya kerja yang mengedepankan keselamatan pasien, profesionalisme tenaga kesehatan, serta pelayanan yang humanis terus dilakukan di berbagai lini pelayanan.

Menurutnya, rumah sakit tidak boleh berhenti pada capaian yang sudah diperoleh. Setiap indikator harus menjadi pemacu untuk melakukan evaluasi dan inovasi secara berkelanjutan.

“Mutu itu bukan sesuatu yang berhenti pada satu capaian. Kami akan terus melakukan evaluasi, melihat apa yang masih perlu diperbaiki, kemudian memastikan perbaikannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Dengan capaian indikator mutu Triwulan II 2026 tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan di berbagai sektor.

Baca Juga :  Program RTLH Sumenep Libatkan Masyarakat, Bupati Fauzi Dorong Warga Aktif Melapor

Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi RSUDMA sebagai rumah sakit rujukan andalan di Kabupaten Sumenep yang mampu memberikan pelayanan kesehatan profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Capaian mayoritas indikator di atas 90 persen sekaligus menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas pelayanan terus menjadi bagian penting dari perjalanan RSUDMA dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Keren! Mawardi Asal Gili Iyang Sumenep Raih Doktor Cumlaude
Prestasi Membanggakan! Polresta Sumenep Raih Penghargaan Pelayanan Publik Predikat A
Belajar Kelola Limbah, Puluhan Mahasiswi UNIB Situbondo Kunjungi Fasilitas KEI di Pagerungan Besar
Viral! Wanita di Ketapang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polres Sampang Selidiki
Wow! RSUD Anwar Sumenep Terapkan Sistem Online Kemenkes, Data Pelayanan Terus Diperbarui
Polres Pamekasan Jawab Kritik Prabowo: FGD Kami Berbasis Aksi, Bukan Seremonial
Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan
UHC Sumenep Jadi Sorotan, Puskesmas Batuan Diduga Tak Sejalan dengan Imbauan Bupati Fauzi

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Keren! Mawardi Asal Gili Iyang Sumenep Raih Doktor Cumlaude

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Prestasi Membanggakan! Polresta Sumenep Raih Penghargaan Pelayanan Publik Predikat A

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Belajar Kelola Limbah, Puluhan Mahasiswi UNIB Situbondo Kunjungi Fasilitas KEI di Pagerungan Besar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Viral! Wanita di Ketapang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polres Sampang Selidiki

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Wow! RSUD Anwar Sumenep Terapkan Sistem Online Kemenkes, Data Pelayanan Terus Diperbarui

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:39 WIB

UHC Sumenep Jadi Sorotan, Puskesmas Batuan Diduga Tak Sejalan dengan Imbauan Bupati Fauzi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Dari BEM hingga PMII, Bagus R Perkuat Tradisi Kepemimpinan dan Kaderisasi di UNIBA Madura

Berita Terbaru