Clinical Pathway hingga Pencegahan Pasien Jatuh, Mutu RSUDMA Sumenep Cetak Capaian Tinggi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Komitmen RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, cepat, dan berkualitas kembali menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan hasil evaluasi indikator mutu pelayanan Triwulan II Tahun 2026, mayoritas capaian indikator pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut berhasil melampaui angka 90 persen.

Capaian itu menjadi gambaran konsistensi RSUDMA dalam menjaga sekaligus meningkatkan standar kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sejumlah indikator strategis bahkan mencatat hasil yang cukup tinggi.

Di antaranya, kepatuhan terhadap Clinical Pathway mencapai 93,28 persen. Kemudian, upaya pencegahan pasien jatuh terealisasi sebesar 95,14 persen, sementara ketepatan jadwal operasi mencapai 92,67 persen.

Ketiga indikator tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan medis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sekaligus memperkuat aspek keselamatan pasien selama mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Deretan Dugaan Ulah Kapus Pamolokan Drg Novia Sri Wahyuni Tuai Sorotan Publik, Aktivis ALARM Murka

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh tenaga kesehatan dan jajaran rumah sakit yang terus berupaya menjaga kualitas pelayanan secara berkelanjutan.

“Evaluasi mutu kami lakukan secara berkala sebagai dasar untuk terus melakukan perbaikan. Target kami bukan sekadar memenuhi indikator, tetapi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik, aman, dan profesional,” ujar dr. Erliyati, Selasa (11/8/2026).

Menurutnya, evaluasi indikator mutu tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan administrasi rumah sakit. Lebih dari itu, hasil evaluasi digunakan sebagai bahan untuk mengidentifikasi aspek pelayanan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan.

Baca Juga :  Permudah Pasien, RSUD dr. H. Moh. Anwar Luncurkan Layanan Antar Obat ke Rumah Pasien

Karena itu, RSUDMA terus mendorong seluruh jajaran agar menjadikan mutu dan keselamatan pasien sebagai bagian dari budaya kerja sehari-hari.

“Setiap capaian tentu harus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami ingin seluruh proses pelayanan benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi pasien maupun keluarga pasien,” katanya.

Dr. Erliyati menambahkan, peningkatan mutu layanan menjadi salah satu prioritas utama rumah sakit seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap RSUDMA.

Penguatan budaya kerja yang mengedepankan keselamatan pasien, profesionalisme tenaga kesehatan, serta pelayanan yang humanis terus dilakukan di berbagai lini pelayanan.

Menurutnya, rumah sakit tidak boleh berhenti pada capaian yang sudah diperoleh. Setiap indikator harus menjadi pemacu untuk melakukan evaluasi dan inovasi secara berkelanjutan.

“Mutu itu bukan sesuatu yang berhenti pada satu capaian. Kami akan terus melakukan evaluasi, melihat apa yang masih perlu diperbaiki, kemudian memastikan perbaikannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Dengan capaian indikator mutu Triwulan II 2026 tersebut, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep optimistis mampu mempertahankan bahkan meningkatkan kualitas pelayanan di berbagai sektor.

Baca Juga :  JSI Terima 100 Dus Keramik untuk Bangun Musola Ambruk di Gunung Kembar

Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi RSUDMA sebagai rumah sakit rujukan andalan di Kabupaten Sumenep yang mampu memberikan pelayanan kesehatan profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Capaian mayoritas indikator di atas 90 persen sekaligus menjadi bukti bahwa peningkatan kualitas pelayanan terus menjadi bagian penting dari perjalanan RSUDMA dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru