Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tank Oreng Go To School MI Nurul Aula, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.

Foto. Tank Oreng Go To School MI Nurul Aula, Desa Pancor, Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep.

SUMENEP, nusainsider.com Semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial. Di Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, semangat kemerdekaan hadir melalui gerakan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dunia pendidikan.

Melalui program Tank Oreng Center Go To School, ribuan buku tulis dibagikan kepada para pelajar di sejumlah sekolah swasta di Pulau Sapudi, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari refleksi Bulan Kemerdekaan sekaligus bentuk kepedulian terhadap pendidikan, khususnya bagi para pelajar di wilayah kepulauan.

Ketua Tank Oreng Center, Misyanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasinya untuk ikut mendukung kemajuan pendidikan di daerah kepulauan.

“Kami ingin memastikan anak-anak di Pulau Sapudi tetap semangat belajar dan memiliki fasilitas dasar seperti buku tulis,” ujar Misyanto, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, berbagi buku tulis bukan sekadar memberikan perlengkapan sekolah. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan pesan bahwa perjuangan mengisi kemerdekaan harus terus dilanjutkan melalui pendidikan dan kepedulian terhadap generasi muda.

Baca Juga :  Perda Pesantren Masuk Propemperda 2025, Harapan Baru Pendidikan Agama di Sumenep

Bagi para pelajar, bantuan tersebut memiliki arti tersendiri. Buku tulis yang terlihat sederhana menjadi penyemangat untuk terus belajar, menulis cita-cita, serta mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa.

“Kemerdekaan harus kita maknai dengan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus perjuangan bangsa,” imbuhnya.

Misyanto menilai, perhatian terhadap sekolah swasta juga tidak kalah penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sebab, para siswa yang menempuh pendidikan di sekolah swasta memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dukungan dan kesempatan dalam mengembangkan potensi mereka.

Baca Juga :  Perkuat Kolaborasi Antarinstansi, Polres dan BPS Sumenep Bahas Strategi Ketahanan Pangan

Karena itu, menurutnya, momentum kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat merah putih perlu diterjemahkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Terlebih, sebagian pelajar di wilayah kepulauan masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Dalam kondisi tersebut, bantuan berupa buku tulis menjadi bentuk kepedulian sederhana yang dapat memberikan dampak positif bagi siswa.

“Satu buku, satu halaman, dan satu tulisan bisa menjadi awal lahirnya sebuah cita-cita besar,” tegas Misyanto.

Tank Oreng Center sendiri merupakan relawan penggerak H. Hosnan Abrari, M.Ap, Anggota DPRD Sumenep. Melalui wadah tersebut, gerakan sosial diarahkan untuk membangun kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendorong generasi muda agar berani bermimpi, rajin belajar, dan mengambil peran dalam pembangunan.

Baca Juga :  Akibat Cuaca Ekstrem di Guluk-Guluk, Sekdes Payudan Taksir Kerugian Mencapai 50 Juta

Program Go To School di Pulau Sapudi sekaligus menjadi pengingat bahwa estafet perjuangan kemerdekaan tidak berhenti pada generasi terdahulu. Perjuangan tersebut kini berada di tangan generasi muda yang sedang menempuh pendidikan.

Dari Pulau Sapudi, semangat itu diwujudkan melalui sesuatu yang sederhana: sebuah buku tulis, sebuah pena, dan keberanian untuk menuliskan masa depan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa
Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding
Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa
Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih
Shalawat Nariyah dan Pembacaan Kitab Warnai Rencana Pertemuan Rutin Keturunan Khatib Paranggan
Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera
17 Agustus 2026, Bundaran Letda Sucipto Tuban Jadi Titik Khidmat Penghormatan Sang Merah Putih
Dari Papan Catur Menuju Prestasi, 47 Pecatur Unjuk Kemampuan di Bangkalan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:47 WIB

GEND-ILE Resmi Hadir di Pagendingan, Inovasi Digital KKN UIN Madura Permudah Layanan Desa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Isi Kemerdekaan dengan Kepedulian, Tank Oreng Center Sasar Pelajar Sekolah Swasta di Sapudi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:00 WIB

Dugaan Malpraktik Berujung Maut, Pasien SM Meninggal di Puskesmas Manding

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:47 WIB

Dari Grahadi, Lia Istifhama Ingatkan Pendidikan Jadi Kunci Kedaulatan Bangsa

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Kompak Rayakan Maulid dan HUT RI, Warga Pocang Temor Hiasi Kampung dengan Merah Putih

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:59 WIB

17 Agustus 2026, Bundaran Letda Sucipto Tuban Jadi Titik Khidmat Penghormatan Sang Merah Putih

Minggu, 16 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Dari Papan Catur Menuju Prestasi, 47 Pecatur Unjuk Kemampuan di Bangkalan

Berita Terbaru