SUMENEP nusainsider.com — Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menunjukkan beragam inovasi pelayanan kesehatan dalam Pameran Pembangunan rangkaian Madura Night Vaganza (MNV) 2026.
Kehadiran stan Dinkes P2KB mendapat apresiasi dengan meraih peringkat II Stand Terbaik MNV 2026. Penghargaan tersebut diumumkan usai pelaksanaan Madura Bersholawat di Stadion A. Yani Sumenep, Kamis (3/9/2026) malam.
Prestasi itu menjadi gambaran kreativitas jajaran Dinkes P2KB dalam menyajikan berbagai informasi mengenai layanan kesehatan kepada masyarakat dengan konsep edukatif dan mudah dipahami.
Sejumlah inovasi unggulan turut diperkenalkan melalui stan tersebut. Di antaranya EATORE (Electronic Mortality Report) yang dikembangkan untuk mendukung digitalisasi pelaporan kematian.
Selain itu, terdapat SIAP LAHIR, sebuah inovasi yang mendukung proses pengurusan dokumen bagi bayi baru lahir. Dinkes P2KB juga memperkenalkan layanan Telemedicine sebagai salah satu bentuk konsultasi kesehatan berbasis digital.
Tak hanya berfokus pada wilayah perkotaan, Dinkes P2KB Sumenep juga menampilkan inovasi pelayanan untuk masyarakat di kepulauan.
Salah satunya SEMPOL SEHAT yang diterapkan di Puskesmas Sapeken. Program tersebut menghadirkan petugas kesehatan secara langsung di tengah aktivitas masyarakat sehingga akses terhadap pelayanan kesehatan dapat semakin dekat.
Sejumlah program prioritas lainnya juga menjadi bagian dari materi edukasi di stan Dinkes P2KB. Di antaranya Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), penguatan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pemadanan data 3B, serta Forum Peduli Imunisasi (Forpensi).
Upaya pencegahan dan penanganan stunting turut diperkenalkan melalui inovasi SAMPER ALENTENG dan Gerakan ABCDE.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajarannya yang telah bekerja secara kompak dalam mempersiapkan dan menyukseskan keikutsertaan dalam pameran tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran Dinkes P2KB yang sudah bekerja bersama dengan penuh kekompakan dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ellya menegaskan, penghargaan sebagai juara II bukan menjadi tujuan utama keikutsertaan Dinkes P2KB dalam MNV 2026.
Menurutnya, kehadiran dalam pameran tersebut lebih diarahkan untuk memberikan edukasi sekaligus memperkenalkan berbagai pelayanan dan inovasi kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
“Kami tidak mengejar juara. Yang paling utama adalah bagaimana kehadiran kami di MNV ini bisa memberikan informasi kepada masyarakat tentang pelayanan, program dan inovasi kesehatan yang ada di Sumenep,” katanya.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Dinkes P2KB untuk terus melahirkan inovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Harapan kami, apa yang kami tampilkan bukan hanya menjadi sebuah stan, tetapi menjadi bagian dari upaya untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Wafa
















