Barikade Gus Dur Jatim; Yenny Wahid Hadiri Harlah Gus Dur 2023 di Jombang, Begini Pesannya

Kamis, 7 September 2023 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid, S.I.Kom (Yenny Wahid)

Foto. Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid, S.I.Kom (Yenny Wahid)

JOMBANG, nusainsider.com — Tepat hari ini, 7 September 2023, 83 tahun yang lalu (1940), Abdurrahman Wahid “Gus Dur” lahir ke dunia.

Sepanjang hidupnya, Gus Dur dikenal sebagai agamawan sekaligus negarawan bahkan juga disebut sebagai Guru Bangsa.

Meski begitu, Gus Dur juga dikenal lewat joke-nya yang meski kocak, tapi punya makna mendalam.

Barisan Kader (BARIKADE) Gusdur peringati Harlah KH Abdurrahman wahid yang akrab di sapa Gusdur yang ke 83 tahun bertempat di Halaman kampus Universitas Hasyim Asy’ari (UNHAS) Jombang.

Baca Juga :  Prabowo Subianto Kenang 3 Pesan Dari Soeharto Sebelum Ke Medan Perang

Dihadiri Ratusan kader dari masing-masing daerah provinsi jawa Timur, mulai dari Madura, Mojokerto, Malang, Probolinggo, Jombang, Surabaya, Sidoarja dan sebagainya.

Dibuka dengan apel kebangsaan, Ikrar dan janji Kader Gusdur, Tahlil dan do’a bersama hingga penyampaian sejarah perjuangan KH Abdurrahman Wahid.

Peringatan hari lahir KH Abdurrahman wahid oleh Brikade Gus Dur tersebut disemarakkan dengan penyampaian Sejarah kelahiran Presiden Republik Indonesia ke -4 (empat) serta ulama kharismatik asal Jombang.

Penyampaian sejarah kelahiran dan perjuangan Gusdur disampaikan langsung ibu Yenny wahid usai Apel Kebangsaan. Sedangkan puncak acara ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Direktur Wahid Foundation, Yenny Wahid di panggung Istimewa Brikade Gusdur, Unhas Jombang.

Baca Juga :  Satire Capres RI Memanas; Anies Dan Ganjar Sindir Siapa?

Dalam peringatan harlah tersebut, Yenny Wahid yang membuka sekaligus memberikan sambutan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menemani masyarakat dalam mempromosikan perdamaian dan menyerukan solidaritas sosial lintas identitas sesuai dengan cita-cita Alm Gus Dur.

Foto. Pemotongan Nasi Tumpeng oleh Ibu Yenny Wahid pada Harlah 83 Tahun KH Abdurrahman Wahid

Gus Dur memang dilahirkan pada hari keempat bulan kedelapan. Akan tetapi perlu diketahui bahwa tanggal itu adalah menurut kalender Islam, yakni Gus Dur dilahirkan pada bulan Sya’ban, bulan kedelapan dalam penggalan Hijriah. Sebenarnya tanggal 4 tahun 1940 adalah 7 September,” imbuhnya.

Lebih lanjut soal kondisi politik saat ini, Yenny menjelaskan setiap presiden memiliki peranya masing-masing. Ia mencontohkan presiden pertama RI, Soekarno sebagai presiden revolusioner dari zaman penjajahan yang diteruskan oleh presiden-presiden selanjutnya.

“Pak Harto kita butuh pemimpin yang membangun pasca-kemerdekaan, Pak Habibie beliau memberikan imajinasi tentang negara berbasis teknologi, Gus Dur memberikan pondasi tentang demokrasi dan kesetaraan bagi semua,” ucap dia.

Baca Juga :  Kapolresta Deli Serdang Sholawatan dan Tahlilan Bersama Jama'ah Majelis Sholawat Ahlul Kirom

Bu Mega mengutamakan populisme dalam kebijakan pemerintahan beliau, Pak SBY kembali memberikan stabilitas ekonomi, politik dan memberikan contoh bagaimana jenderal TNI bisa ikut kontestasi demokrasi, Pak Jokowi ini memulai take off industrialisasi dan hilirisasi” sambungnya.

Yenny mengatakan pemimpin selanjutnya harus meneruskan program-program dari presiden sebelumnya. Menurutnya, salah satu tantangan presiden ke depan adalah mengenai geopolitik.

“Salah satu tantangan yang dihadapi bangsa kita ke depan, dalam kerangka geopolitik yang sedang berkembang saat ini bahwa ada ketegangan-ketegangan di wilayah kita,” Jelasnya.

Pemimpin yang akan memimpin Indonesia ke depan harus mengerti geopolitik, orang yang punya strategic thinking,” tambah perempuan kebanggaan Indonesia itu.

Video Lengkapnya akan Segera Tayang di channel Youtube nusainsiderTV.

BERIKUT LINKNYA

Loading

Berita Terkait

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan
Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis
Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga
Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026
SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data
Dua Pengusaha Lokal Terima Apresiasi PWI Sumenep atas Kiprah di Dunia UMKM
Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional
Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Bappeda Sumenep Diganjar Penghargaan atas Perencanaan Pembangunan yang Strategis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Melalui Program Polisi Peduli Pengangguran, Polresta Sumenep Salurkan Bansos kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:53 WIB

Santri Berdaya, Indonesia Berjaya: Pesan Arif Firmanto di Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:48 WIB

SIMPEL hingga e-Stunting, Bappeda Sumenep Perkuat Perencanaan Pembangunan Berbasis Data

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Integrasi Data Pembangunan dengan Prioritas Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:52 WIB

Kapolres Pamekasan Bersama Personel Atur Lalu Lintas, Warga Beraktivitas Lebih Nyaman

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:46 WIB

Sambut Hari Jadi ke-757 dan Hari Santri 2026, Pemkab Sumenep Gelar Gerakan Baca Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Berita Terbaru

Foto. Ach Toifur Ali Wafa, Pimred nusainsider.com

Hukum

OPINI : Sumenep, Dunia Malam Dan Ketidaksehatan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 01:02 WIB