Prabowo Subianto Kenang 3 Pesan Dari Soeharto Sebelum Ke Medan Perang

- Pewarta

Rabu, 14 Juni 2023 - 03:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, nusainsider.com Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengenang hari lahir Presiden ke-2 RI Soeharto. Ia menilai Soeharto merupakan sosok pekerja keras, sangat disiplin, dan teliti.

“8 Juni kemarin merupakan hari lahir dari Jenderal Besar TNI (Purn) H.M. Soeharto, Presiden RI Ke-2. Bagi saya beliau merupakan sosok pekerja keras, sangat disiplin dan teliti,” tulis Prabowo dalam akun Facebook-nya, Selasa (13/6).

Dalam unggahan itu Prabowo turut mengenang kala dirinya memimpin operasi Batalyon 328 ke Timor Timur.

Baca Juga :  Seminggu, PSK Online di Puncak Layani 40 Pria Dibayar Rp2 juta

Di masa lalu Timor Timur adalah bagian dari wilayah Indonesia. Provinsi itu bergejolak karena aspirasi memisahkan diri dari RI. TNI pernah berperang dengan kelompok pro kemerdekaan Timor Timur.

Sebelum menjalankan operasi, Prabowo mengaku dipanggil oleh Soeharto ke kediamannya di Cendana, Jakarta Pusat.

“Saya pun menceritakan kepada perwira-perwira saya, bahwa saya dipanggil Presiden, dan mereka pun bergembira. Karena sebuah tradisi di kami, kalau dipanggil Panglima Tertinggi sebelum menjalankan tugas, akan diberi sangu, bekal,” tulis Prabowo.

Dikira akan diberikan bekal, ternyata setibanya di Cendana Prabowo hanya diberikan nasihat.

Baca Juga :  Sabet Pemilihan Duta Pariwisata Jatim 2023, Ini Sosok Perempuan Hebat Asal Kampus Unisma

“Kemudian Pak Harto berkata, saya hanya titip tiga hal kepada kamu, Bowo. Ojo lali, ojo dumeh, ojo ngoyo. Paham, mengerti!” ungkap Prabowo mengenang nasihat Soeharto.

Prabowo mengaku sempat kecewa lantaran hanya diberikan nasihat dan bukan bekal. Namun setelah ia renungkan ternyata nasihat itu memiliki makna yang mendalam.

Pesan pertama ojo lali, kata Prabowo, punya arti tidak melupakan semua pelajaran yang telah diterima. Mulai dari pelajaran dari orang tua, agama, sekolah dasar, hingga pelajaran militer.

Kemudian, ojo dumeh yang artinya tidak boleh sombong.

“Orang yang sombong biasanya meremehkan musuh, biasanya lengah, biasanya tidak teliti karena dia terlalu percaya diri,” tulis dia.

Terakhir, ojo ngoyo yang berarti jangan memaksakan diri. Ia diingatkan bahwa setiap orang memiliki batas kemampuannya.

“Kita tidak boleh bernafsu dalam melaksanakan operasi militer,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku menuliskan tiga pesan Soeharto itu di atas peta di posko setiap melaksanakan operasi militer.

“Alhamdulillah dalam operasi, Batalyon 328 mendapat hasil yang sangat baik dan mendapat penghargaan dari Panglima Operasi,” kata dia.

Loading

Berita Terkait

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan
PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara
Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk
Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil
Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu
Dipastikan Ikut BK PON XXI, Ketua Asprov PSSI Jatim Mengapresiasi KONI Pusat dan Gubernur
RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing
Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Berita Terkait

Senin, 4 Maret 2024 - 09:14 WIB

Miskomunikasi, Kades JA dan RP Sepakat Selesaikan Persoalan Secara Kekeluargaan

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:19 WIB

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Maret 2024 - 18:15 WIB

Diduga Kontrak Belanja Pemeliharaan TA 2017 Dipecah, Aroma Rp.2,6 M Lebih Di RSUP H Adam Malik Membusuk

Sabtu, 2 Maret 2024 - 21:16 WIB

Panitia Penghitungan Kecamatan (PPK) Tanjung Morawa: Komitmen untuk Proses yang Jujur dan Adil

Sabtu, 2 Maret 2024 - 10:14 WIB

Menteri ESDM Resmikan Kegiatan Tajak Sumur Infill dan Clastic Banyu Urip Blok Cepu

Sabtu, 2 Maret 2024 - 08:58 WIB

RJ Dikabulkan, Kajari Sumenep Kembalikan 2 Warga pada Keluarga Masing Masing

Jumat, 1 Maret 2024 - 21:36 WIB

Kisruh! Dugaan Kecurangan Pemilu Mulai Terungkap di Kabupaten Sumenep, Ini Faktanya

Jumat, 1 Maret 2024 - 10:04 WIB

Jelang Rekap Suara Provinsi, Ning Lia: Perjuangan Para Saksi InsyaAllah Pengantar Kemenangan

Berita Terbaru

Nasional

PPK Tanjung Morawa Diduga Mafia Penggelembungan Suara

Minggu, 3 Mar 2024 - 18:19 WIB