Jokowi ; Growth Triangle (IMT-GT) Harus Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Yang Inklusif Dan Berkelanjutan

Sabtu, 13 Mei 2023 - 00:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto. Antara

Sumber Foto. Antara

Labuan Bajo, NTT, Nusainsider.com — Presiden Republik Indonesia (Presiden RI) Ir, Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) harus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tengah tantangan global yang tidak pasti.

Saat mengawali pertemuan KTT ke-15 IMT-GT di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis, Jokowi mengatakan bahwa volume perdagangan IMT-GT cukup baik, yakni mencapai 618 miliar dolar AS (Rp9.089,23 triliun) meski dilanda krisis global.

“Ke depan IMT-GT harus makin mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan karena tantangan tidak mudah, ketidakpastian masih tinggi, rivalitas masih tajam dan efek domino guncangan ekonomi global masih mengancam,” kata Jokowi.

Baca Juga :  Distribusi Naik, PR Mahaputera Nusantara Rekrut 230 Karyawan Tambahan

“Mari kobarkan semangat kolaborasi khususnya dengan peningkatan daya saing konektivitas, pariwisata, dan investasi untuk mencapai visi IMT-GT 2036,” ujar Jokowi menambahkan.

IMT-GT merupakan kerangka kerja sama ekonomi yang dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah perbatasan negara-negara IMT-GT. Melalui kerja sama IMT-GT, sektor swasta terus didorong menjadi mesin pertumbuhan.

Wilayah Indonesia yang menjadi bagian dari kerja sama IMT-GT adalah Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Pada aspek pariwisata, Indonesia menginisiasi peluncuran IMT-GT Visit Year Campaign 2023-2025 untuk mendorong pemulihan pariwisata di tiga negara.

Baca Juga :  “Rontgen” Bumi di Laut Kangean, KEI Gunakan Teknologi Seismik 3D Nirkabel Tanpa Merusak Ekosistem

IMT-GT 2023-2025 Visit Year 2023-2025 disahkan oleh para pemimpin IMT-GT pada KTT ke-14 IMT-GT di Phnom Penh, Kamboja pada 10 November 2022, tetapi kampanyenya baru diluncurkan pada KTT ke-42 di Labuan Bajo.

Kampanye ini juga merupakan salah satu upaya IMT-GT untuk mencapai salah satu visi dalam Visi IMT-GT 2036, yaitu menciptakan pariwisata lintas batas yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing.

Kampanye ini merupakan salah satu dari lima strategi utama IMT-GT di bidang pariwisata, yaitu memasarkan sub-regional sebagai destinasi wisata tunggal.

Sehubungan dengan kondisi situasi pandemi telah membaik, kampanye juga bertujuan untuk mendorong pemulihan pariwisata di daerah tersebut, serta untuk meningkatkan kesadaran tentang IMT-GT sebagai destinasi tunggal.

Baca Juga :  Ma'ruf Maulana Ajak Masyarakat dan Pengusaha Membangun Madura, Begini Alasannya

Bagi Indonesia, sebagai Ketua IMT-GT Bidang Pariwisata, kampanye ini juga bermanfaat untuk mendorong pemulihan pariwisata dan pemasaran destinasi pariwisata, khususnya di 10 provinsi di Sumatera.

Hal ini menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempromosikan dua destinasi prioritas di Sumatera, yaitu Danau Toba di Sumatera Utara dan Tanjung Kelayang di Bangka Belitung.

Selain itu, kampanye ini juga merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan destinasi baru dan kurang dieksplorasi di wilayah Sumatera.

Sumber : Antara.com

Loading

Berita Terkait

KEI Dorong UMKM Kepulauan Sumenep Naik Kelas, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan
UMKM Binaan Searah, Sukga.id Kenalkan Potensi Lokal di Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026
Produk Lokal Giligenting Naik Panggung, UMKM Binaan Medco Energi Perluas Jejaring Pasar
Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern
Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera
Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:00 WIB

KEI Dorong UMKM Kepulauan Sumenep Naik Kelas, Kerajinan Santigi Jadi Produk Unggulan

Kamis, 17 September 2026 - 15:36 WIB

UMKM Binaan Searah, Sukga.id Kenalkan Potensi Lokal di Lokakarya Media SKK Migas Jabanusa 2026

Kamis, 17 September 2026 - 09:36 WIB

Produk Lokal Giligenting Naik Panggung, UMKM Binaan Medco Energi Perluas Jejaring Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Senin, 17 Agustus 2026 - 05:15 WIB

Fauzi As ; Madura Merdeka di Tiang Bendera

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas

Berita Terbaru