JATIM, nusainsider.com — Ketua DPD Perempuan Tani (Pertani) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Jawa Timur Dr. Lia Istifhama menyalurkan bantuan paket sembako kepada penyandang disabilitas di Lamongan.
Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis, oleh ketua DPD Pertani HKTI Provinsi Jawa Timur Lia Istifhama kepada penyandang disabilitas di Desa Manyar Kecamatan Sekaran Kabupaten Lamongan, Sabtu (09/03/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPD Pertani HKTI Jatim Dr Lia Istifhama MEI mengucapkan terimakasih kepada masyarakat khususnya Pemerintah Desa Manyar yang telah menyambut baik kegiatan baksos hari ini.

Lia Istifhama yang juga keponakan Gubernur Khofifah, menyampaikan tujuan HKTI membagikan sembako sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat khususnya bagi penyandang disabilitas.
“Mungkin tidak seberapa nilai dari paket sembako yang kita bagikan hari ini, tapi mudah-mudahan kedepannya kami bisa berbagi yang lebih dan bermanfaat,” tutur Ketua DPD Pertani HKTI Provinsi Jawa Timur yang juga calon DPD RI Dapil Jawa Timur yang sukses melenggang ke Senayan.
Menurutnya, Program Gernas Segelas Beras Disabilitas yang diinisiasi oleh Ketua Umum HKTI, Jenderal TNI (Purn) Dr H Moeldoko akan dilakukan secara berkesinambungan dan kemungkinan tidak akan terhenti guna menunjang program pemerintah dalam pemenuhan pangan nasional maupun di daerah.
Ning Lia berharap kedepan, setelah dilantik menjadi anggota DPD RI nantinya bisa lebih memberikan manfaat untuk masyarakat khususnya penyandang disabilitas.
“Mohon doanya,semoga diberikan kemudahan dan kelancaran untuk semuanya,” ujar Ning Lia.
Sementara itu, Ketua DPC HKTI Lamongan yang juga selaku Ketua Gerai UMKM Lamongan Reni Setiawati mengatakan, selain penyaluran paket sembako untuk disabilitas. Kedepan juga akan dilakukan pendampingan pengembangan UMKM di Desa Manyar khususnya bagi penyandang disabilitas.
“Sebagai wujud komitmen kami, nantinya atasnama Pertani HKTI Jatim serta Pertani HKTI Lamongan dan juga Gerai UMKM Lamongan kita akan mengadakan dan membentuk sentra produksi UMKM yang mana dijalankan oleh bapak ibu penyandang disabilitas,” kata Reni Setiawati dalam kata sambutannya.
Menurutnya, dengan kondisi disabilitas tidak menghalangi untuk tetap bisa berkarya dan menghasilkan di bidang UMKM. Reni menegaskan, bahwa pihaknya siap untuk membantu tetap bisa berkiprah melalui program program baik dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, atau Kabupaten Lamongan bahkan Kementerian.
Kedepan, kolaborasi bersama Pertani HKTI Jawa Timur, Pertani HKTI Lamongan dan Gerai UMKM Lamongan akan terus mendorong mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera melalui program program UMKM.
“Bahwa selain hari ini kita menggelar baksos, kita bisa melihat potensi masyarakat penyandang disabilitas untuk bisa berkiprah di bidang UMKM. Semoga membawa dampak positif bagi masyarakat khususnya penyandang disabilitas,” ungkapnya.
![]()
Penulis : Fawaid

















