Akun Lia Istifhama Kembali di Retas Hacker, Pengamanan Digital di Pertanyakan

Rabu, 26 Juni 2024 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, nusainsider.com Kesekian kalinya senator terpilih asal Jawa Timur, Dr Lia Istifhama, mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan karena sering menjadi korban hacker atau kejahatan siber (cyber crime).

“Semenjak ditetapkan sebagai anggota DPD RI oleh KPU RI, memang saya berulang kali mengalami tidak nyamannya kejahatan cyber. Sebelumnya, tidak lama setelah penetapan DPD terpilih, halaman Wikipedia dengan nama Lia Istifhama terblokir, dan semua akun Wikipedia yang pernah mengisi di halaman tersebut, juga terblokir dan tidak bisa digunakan lagi,” terangnya Rabu, (26/6/24).

Ning Lia panggilang akrab Lia Istifhama ini juga mengungkapkan jika nomer Whatsapp miliknya juga mengalami kejadian aneh yang mana tidak bisa digunakan sekian menit, dan semua pesan yang dikirim tidak masuk dalam history.

Bappeda Sumenep

Bahkan nomer Whatsapp tersebut pernah mengalami blokir pada 27/4/2024, padahal dirinya tidak membuka link atau aplikasi apapun.

Bukan hanya akun sosial media miliknya sendiri, akun relawan dirinya pun mengalami hal yang tidak menyenangkan.

“Instagram saya dan relawan juga pernah mengalami shadow blokir. Hal ini mengingatkan kita pada yang dialami artis Tengku Dewi Putri tatkala ia membuka kasus perselingkuhan suaminya,” imbuh Ning Lia.

Parahnya, runtutan kejadian cyber crime semakin ganas mengincar akun Googlenya liaistifhama@gmail.com, diretas oleh hacker pada 20 Juni 2024.

Baca Juga :  Komitmen Puskesmas Batang-batang Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Saat dirinya tiba di rumah setelah acara di Jember, tiba-tiba akun Google sudah log out dari perangkat HP miliknya yang saat itu ditinggal di rumah.

“Ini kan aneh. Padahal ada autentifikasi dua faktor. Sehingga jikalau saya tidak menekan ‘Iya, izinkan itu saya’, seharusnya kan gagal login. Tapi ternyata ini berhasil tanpa ada permitted atau izin dari saya,” paparnya.

Masih menurut Ning Lia jika hacker ini memang canggih sekali, terbukti bisa mematikan semua autentifikasi dua faktor yang seharusnya muncul di perangkat HP, mengubah sandi, mengubah nomer telepon dan email pemulihan.

“Semua mereka ubah tanpa ada history di email, karena kebetulan di perangkat HP, saya masih bisa membaca email tapi hanya mode membaca. Tidak bisa menulis apapun karena terkunci,” tambahnya.

Bahkan sampai saat ini, di HP Ning Lia, beberapa kali muncul notifikasi perubahan sandi semenjak akun tersebut dikuasai hacker.

Tapi dirinya hanya membaca notif tanpa bisa melakukan apapun. Sebelumnya, beberapa hari memang sempat ada upaya pembobolan yang dialami akun Google miliknya yang lain dan juga Google suaminya.

“Instagram pun sempat mengalami upaya pembobolan. Tapi semenjak akun Google utama berhasil diretas, upaya pembobolan ke semua akses digital lainnya tidak lagi dilakukan,” paparnya.

Baca Juga :  Panwascam Gayam Tegas Proses Pencoklitan oleh Pantarlih harus Sesuai Prosedur

Ning Lia, menerangkan bahwa dirinya sudah mengirimkan email ke support-id@google.com dan Email receptions_id@google.com. Bahkan ia sudah berkunjung ke kantor resmi Google di Jakarta.

“Langsung setelah kejadian terkena retas, saya mengirimkan pesan ke support-id@google.com namun tidak ada respons memuaskan dan terbukti akun Google masih dalam kuasa hacker. Saya pun sudah ke kantor resmi Google dan mendapat penjelaskan bahwa Google Indonesia hanya menghandle pemasaran sedangkan terkait legal maupun cyber crime, disarankan mengirimkan pesan ke receptions_id@google.com yang berpusat di Singapura,” paparnya.

Setelah melakukan beragam upaya namun belum menemukan solusi itulah, maka politisi cantik itu menyampaikan ke media agar menjadi pesan publik bahwa keamanan digital sangat lemah.

“Goal saya jelas, menyampaikan bahwa keamanan digital sangat lemah. Terbukti meskipun sudah menggunakan sandi yang mendapat keterangan kuat saat dibuat, sekaligus autentifikasi dua faktor dengan segala akun pemulihan maupun nomer telpon, ternyata masih mudah dibobol. Parahnya, kita sebagai pengguna Google pun tidak bisa berbuat banyak. Padahal itu one stop information,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Bangun Generasi Sadar Hukum, Program Kejati Jatim Tuai Apresiasi DPD RI
Sambut Ramadan 2026, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan Royal Mediterranean Iftar Buffet
Media Kanalnews akan Gelar JJS, Berikut Lokasi dan Jadwalnya
Dari Jalan Sehat Hingga Orasi Jurnalistik, SMSI Sumenep Siapkan HPN 2026 Meriah
Sertijab Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade Dapat Tugas Baru di Polda Jatim
Ikuti Arahan Presiden, Polres Sumenep Perkuat Budaya Kerja Bersih dan Sehat
Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Puting Beliung Terjang Pragaan, Pemkab Sumenep Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:56 WIB

Bangun Generasi Sadar Hukum, Program Kejati Jatim Tuai Apresiasi DPD RI

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:52 WIB

Sambut Ramadan 2026, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan Royal Mediterranean Iftar Buffet

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:34 WIB

Media Kanalnews akan Gelar JJS, Berikut Lokasi dan Jadwalnya

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:08 WIB

Dari Jalan Sehat Hingga Orasi Jurnalistik, SMSI Sumenep Siapkan HPN 2026 Meriah

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:46 WIB

Sertijab Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade Dapat Tugas Baru di Polda Jatim

Senin, 2 Februari 2026 - 21:49 WIB

Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 10:36 WIB

Puting Beliung Terjang Pragaan, Pemkab Sumenep Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Senin, 2 Februari 2026 - 07:38 WIB

Wujudkan Kamseltibcarlantas, Polres Sumenep Gelar Operasi 14 Hari

Berita Terbaru