Dukung Kemandirian Energi Desa, LPPM Madura Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Ini

Minggu, 12 Januari 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, nusainsider.com Dalam upaya mendukung tercapainya kemandirian energi dan digitalisasi di desa, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Trunojoyo Madura melaksanakan program inovatif yang melibatkan mahasiswa dalam pemanfaatan tenaga surya di Desa Badung, Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan.

Program ini bertujuan guna memberikan solusi energi terbarukan yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mempersiapkan desa untuk menghadapi tantangan di era digital.

Kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 2024 hingga 21 Januari 2025 dengan fokus pada energi terbarukan yang juga di dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan Yoga Aulia Sulaiman S.T. M.T.

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan energi yang terus meningkat, pemanfaatan sumber energi terbarukan seperti tenaga surya menjadi sangat penting.

Program pengabdian ini berfokus pada pemanfaatan tenaga surya sebagai langkah awal menuju desa yang lebih mandiri dan siap bersaing di era digital.

Baca Juga :  Expresikan Diri, Festival Kreasi Anak Yatim Akan Awali Pagelaran Kalender Event 2025

Dalam kegiatan ini, mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura memberikan pelatihan tentang instalasi dan pemanfaatan panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik di desa.

“Kami berharap dengan adanya pemanfaatan tenaga surya, desa ini tidak hanya mandiri secara energi, tetapi juga lebih siap menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Kami juga mengajak masyarakat untuk beradaptasi dengan teknologi, seperti penggunaan internet dan perangkat digital untuk pendidikan dan ekonomi,” ujar Yoga Sulaiman selaku Dosen Pembimbing Lapangan.

Program ini melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknik, ilmu komputer, hingga manajemen, yang secara langsung terlibat dalam proses instalasi dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat serta cara merawat panel surya.

Selain itu, mahasiswa juga memberikan pelatihan penggunaan teknologi digital untuk menunjang aktivitas ekonomi dan pendidikan di desa.

Baca Juga :  Terkuak! Korkab BSPS di Kabupaten Sumenep Diduga Terima Penghasilan 40M Lebih sepanjang 2024

Salah satu manfaat yang diharapkan dari penggunaan tenaga surya adalah pengurangan ketergantungan desa terhadap energi listrik dari jaringan utama yang sering kali tidak stabil, terutama di daerah terpencil.

Dengan memanfaatkan sumber energi terbarukan ini, diharapkan biaya listrik yang dikeluarkan oleh warga desa dapat berkurang dan bahkan dapat menghasilkan energi yang dapat dijual atau digunakan untuk menunjang kegiatan produktif.

“Tenaga surya ini sangat membantu desa kami, terutama di saat malam hari atau saat ada pemadaman listrik. Kami bisa menggunakan energi ini untuk keperluan sehari-hari seperti penerangan, dan yang paling penting, anak-anak bisa belajar lebih lama dengan adanya lampu yang stabil,” ujar kepala desa badung.

Dengan adanya program ini, diharapkan Desa badung dapat menjadi desa mandiri digital, di mana seluruh kegiatan masyarakat, mulai dari pendidikan hingga ekonomi, dapat didukung dengan ketersediaan energi yang berkelanjutan dan pemanfaatan teknologi digital yang optimal.

Pengabdian masyarakat ini merupakan langkah konkret Universitas Trunojoyo Madura dalam berperan aktif dalam pemberdayaan desa serta mengurangi ketimpangan akses energi dan teknologi antara desa dan kota.

Dengan pemanfaatan energi surya, desa diharapkan dapat lebih siap menyambut masa depan yang semakin digital dan ramah lingkungan.

Loading

Penulis : Fiq

Berita Terkait

Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan
Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah
Piala AF Sport U-17 Digelar Oktober, Bupati Fauzi Bidik Lahirnya Bibit Pemain Profesional
Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih
Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru
Buronan Kasus Penganiayaan di Batuputih Diciduk Tim Resmob, Begini Kronologinya
Sumenep dalam Gemerlap Dunia Hiburan yang Tidak Sehat, Perlahan akan Terbongkar!
Tak Mau MoU Berhenti di Seremoni, Sumenep–Blitar Bidik Kerja Sama Konkret

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 13:44 WIB

Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan

Selasa, 22 September 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma Bansos, DTSEN Tak Akurat Bisa Berdampak ke KIP Kuliah

Selasa, 22 September 2026 - 05:19 WIB

Piala AF Sport U-17 Digelar Oktober, Bupati Fauzi Bidik Lahirnya Bibit Pemain Profesional

Senin, 21 September 2026 - 23:12 WIB

Kapolresta Sumenep Peduli Warga Kekeringan, Dua Truk Tangki Air Dikirim ke Batuputih

Senin, 21 September 2026 - 19:00 WIB

Resmi Dimulai, PBAK 2026 STIT Aqidah Usymuni Jadi Gerbang Awal Mahasiswa Baru

Senin, 21 September 2026 - 14:47 WIB

Sumenep dalam Gemerlap Dunia Hiburan yang Tidak Sehat, Perlahan akan Terbongkar!

Senin, 21 September 2026 - 14:39 WIB

Tak Mau MoU Berhenti di Seremoni, Sumenep–Blitar Bidik Kerja Sama Konkret

Senin, 21 September 2026 - 13:44 WIB

Saring Sebelum Sharing, UNESA Edukasi Warga Telang Tangkal Hoaks di Era Digital

Berita Terbaru