kadisbudporapar Sumenep Sampaikan Alasan Munculnya Ide Komite Ekonomi Kreatif, Ternyata ini

Rabu, 22 Maret 2023 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kadisbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, S.Pd.MT

Foto. Kadisbudporapar Sumenep, Mohammad Iksan, S.Pd.MT

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep akan bentuk Komite Ekonomi Kreatif dan terus melakukan upaya terobosan dalam rangka penguatan sektor ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Pemulihan dan penguatan dalam sektor ekonomi menjadi salah satu program prioritas pemerintah pasca pandemi Covid-19 yang melanda tanah air tak luput Kabupaten Sumenep.

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor terkuat dan potensial untuk dikembangkan.

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep akan membentuk Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf).

Komite ini akan menjadi wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif, serta sarana bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor tersebut.

Baca Juga :  Bom Waktu Demografis dan Serdadu Politik

Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep, Mohammad Iksan menyampaikan, Komite ekonomi kreatif ini merupakan bentukan dari pemerintah pusat maupun daerah yang diamanatkan sesuai penilaian mandiri PMK.

Jadi, untuk kota maupun kabupaten kreatif. Adapun tugasnya, menghimpun kekuatan ekonomi kreatif, mengkoordinasikan dan merumuskan kebijakan teknis serta melaksanakan kegiatan Industri Pariwisata.

” Ada 17 sektor, jadi mulai griya, fashion, film, sampai pada griya batik, kemudian juga ada seni pertunjukan dan lain sebagainya,” kata Mohammad Iksan kepada Media ini, Selasa 21 Maret 2023.

Kadis Progresif ini menuturkan, jadi nantinya terdiri dari para anak muda yang menggemari dunia fashion, pembuatan film video, dan seniman yang tergabung dalam dunia seni pertunjukan.

” Tujuannya adalah untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan kreativitas anak muda yang akan berkolaborasi dengan dewan kesenian juga dengan kreativitas anak-anak muda baik di bidang design maupun di bidang seni dan budaya,” tuturnya.

Dalam rangka mewujudkan agenda besar itu, kata Iksan, dirinya tidak akan gegabah sebab pihaknya akan menguatkan regulasi dan segala persiapan, berkaitan dengan pembentukan Tim ekonomi kreatif.

” Kita akan betul-betul matang persiapannya, karena apa, kita bentuk tim ini tidak sekedar nama tetapi juga action plannya ada. Makanya kami butuh anak-anak muda karena nantinya akan berefek pada pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Adapun cikal bakal munculnya ide komite ekonomi kreatif ini adalah panggung kreasi anak negeri yang sudah biasa digelar di Kabupaten Sumenep setiap malam Minggu.

Baca Juga :  Sarasehan Bappeda–BEM Sumenep, Arif Firmanto Paparkan Arah Pembangunan Daerah

Selanjutnya, kata Iksan akrabnya, Sumenep dari berbagai sudut akan menggeliat untuk menjadi Kabupaten tujuan, baik wisata alam, seni budaya, dan kuliner. Hal itu sudah dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sumenep.

” Kita tidak henti-hentinya mempromosikan baik di dunia Maya maupun bentuk komunikasi dengan kabupaten lain. Kami kemarin sudah ke Jogja, ke Sleman untuk memasang baleho “Ayo ke Sumenep” termasuk di pulau Bali,” Tutupnya.

Loading

Berita Terkait

Musyawarah Gapoktan Paseyan Tetapkan Yusuf sebagai Ketua Periode 2026–2031
Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov
Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta
Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah
Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura
Kepala Bappeda Sumenep Ajak Masyarakat Sumenep Hidupkan Nilai Kejujuran dan Amanah di Rabiul Awal
Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda
Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Musyawarah Gapoktan Paseyan Tetapkan Yusuf sebagai Ketua Periode 2026–2031

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Talenta Muda Mulai Dibidik, KSMI Pamekasan Siapkan Regenerasi Atlet Porprov

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:17 WIB

Kasus Dugaan Penggelapan FIF Sumenep: Polisi Telusuri 8 Korban dengan Kerugian Rp87 Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:36 WIB

Dari Garam hingga Migas, Bappeda Sumenep Cari “Mesin” Penggerak Ekonomi Daerah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Karnaval HUT RI ke-81 di Pasean, RA Nahdlatul Athfal Suguhkan Kostum Kreatif dan Nuansa Budaya Madura

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Harga Tembakau hingga Rp72 Ribu, Bos HM Minta Petani Jangan Panen Terlalu Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Dari Perjuangan ke Pembangunan, Pesan Bupati Fauzi di Malam Tasyakuran HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:46 WIB

Bukan Sekadar Jurnalis, Ini Jejak Hairul Anam di Dunia Literasi, Akademik dan Media

Berita Terbaru