Dongkrak UMKM, Disbudporapar Sumenep Akan Selenggarakan Festival Warna Di Wisata Ini

Kamis, 16 Maret 2023 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Slayer Festival Layangan LED Sumenep

Foto. Slayer Festival Layangan LED Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Pertama kali Pemerintah Kabupaten Sumenep Melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga Dan Pariwisata (Disbudporapar) akan selenggarakan Festival Layangan LED “Piala Bergilir Bupati Sumenep” yang akan di gelar di pantai lombang, Kecamatan Batang-batang, Sumenep.

Pasalnya, berbagai festival terus akan diselenggarakan dengan berbagai hiburan tradisional kepada masyarakat guna memperkenalkan ke belahan dunia, bahwa kabupaten Sumenep kaya dengan kegiatan tradisional Nusantara.

Salah satunya Festival layangan LED, hiburan tersebut merupakan pertama kali diadakan di Madura khususnya di Kabupaten Sumenep.

Namun uniknya, pada festival kali ini layangan tersebut akan diterbangkan pada malam hari, tepatnta pada malam ketupatan (Red. malam topak) bertempat di pantai lombang.

Ratusan peserta festival layang LED tersebut nantinya akan menghiasi langit dengan aksesoris lampu warna-warni yang akan ikut terbang bersama para layang-layang yang ikut serta memeriahkan.

Baca Juga :  Pastikan Rencana Program APBD Dilaksanakan Efektif, Bupati Achmad Fauzi Pimpin Penandatanganan Kinerja 2025

Mohammad Iksan menjelaskan, bahwa Layangan LED merupakan layangan biasa dengan berbagai bentuk yang bermacam-macam dilengkapi lampu warna-warni dengan baterai yang biasanya tidak perlu di charger ulang selama berada diudara.

“Karena dengan kreatifitas kreator-kreator layangan, mereka bisa membuat modul elektronik yang bisa jadi sumber tegangan led layangan tersebut, bahkan bisa nyala semalam suntuk”, Ungkapnya Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga Dan Pariwisata (Disbudporapar) kepada media ini, Kamis (16/3/2023).

Kadis Inovatif tersebut menyampaikan bahwa tujuan diadakannya festival tersebut supaya bisa Menambah daya tarik destinasi serta pengunjung semakin banyak, Kalau pengunjung semakin banyak tentunya menambah pundi PAD di sektor pariwisata.

“Dalam festival layangan Led, karena yang diutamakan adalah keindahan aksesoris lampunya, maka dibutuhkan kreativitas tinggi dari peserta untuk menciptakan layangan yang indah dan menarik saat diterbangkan,” jelasnya.

Menurutnya, agar peserta mempersiapkan keindahan layangan untuk ikut festival nanti, festival tersebut terbuka untuk umum.

“Karena festival layangan Led pertama diadakan di Madura khususnya Sumenep, tentunya dengan hadiah jutaan rupiah dan piala Bupati bergilir” ungkapnya

Melalui Kegiatan ini diharapkan mampu memacu usaha-usaha kecil baik kuliner, oleh-oleh, dan usaha kecil lainnya di sekitar Kecamatan Batang-batang dan Pantai Lombang.

Baca Juga :  Dari Papan Catur Menuju Prestasi, 47 Pecatur Unjuk Kemampuan di Bangkalan

Dirinya menjelaskan bahwa Bupati Sumenep direncanakan akan membuka festival layangan LED tersebut dan di rencanakan juga untuk menginap di pantai Lombang bersama jajaran Forkopimda Sumenep, sekaligus membuka Pesta Ketupat Rakyat keesokan harinya di tempat yang sama.

“Senin Depan kita akan persiapkan termasuk teknisnya mas, bersama Pokdarwis Dan Forkopimka batang-batang”, Tegasnya.

Sementara itu, Mujib membenarkan adanya pagelaran festival Layangan Led yang akan diletakkan dipantai lombang tersebut, ia bersyukur dengan adanya festival tersebut nantinya akan sedikit membantu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Ketika Cinta Kalah oleh Prinsip: Patah Hati yang Menyelamatkan Diri

Terkait persiapan, insyaallah minggu depan, menunggu undangan dari Disbudporapar.

Pihaknya berharap dengan kegiatan tersebut supaya mampu mendongkrak UMKM serta menambah pengunjung sekaligus berlangsung sukses dan meriah, “Singkatnya kepada media ini, Kamis (16/3).

Diketahui kegiatan festival layangan Led tersebut bekerjasama dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) kecamatan Batang-batang, dan di dampingi langsung oleh Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) serta pihak kecamatan Batang-batang.

Loading

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru