Berikan 10 Rekomendasi tentang APBD, Fakta Foundation Audiensi ke TAPD Kabupaten Sumenep

Kamis, 13 Juli 2023 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com — Forum Analisis Kebijakan dan Transparansi Anggaran (Fakta) Foundation yang bergerak di bidang anggaran, melakukan audiensi dengan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada Kamis (13/7/2023).

Audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan sejumlah masukan dan rekomendasi terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023.

Dalam audiensi yang berlangsung selama sekitar satu jam itu, terjadi diskusi yang cukup panjang.

Sejumlah Anggota Fakta Foundation menyampaikan hasil kajian yang dilakukan terkait anggaran selama beberapa bulan terkahir. Hal tersebut meliputi Transparansi dan Maksimalisasi APBD Kabupeten Sumenep.

Baca Juga :  Jawab Tantangan Zaman, HMI MPO Sulawesi Resmi Dilantik Hari Ini

“Saya cukup apresiasi pemerintah daerah yang mulai membenahi persoalan transparansi. Soalnya tiga bulan lalu kami kesulitan mencari data APBD sebagai bahan kajian. Namun, baru-baru ini sepertinya sudah diunggah di website Pemda,” Ungkap Nur Hayat, Presiden Fakta Foundation.

Fakta Foundation juga memberikan beberapa rekomendasi konkret kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam rangka meningkatkan kualitas APBD tahun 2023. Berikut adalah rekomendasi-rekomendasi tersebut:

Pemerintah daerah kabupaten sumenep perlu melakukan sinkronisasi kebijakan yang ketat antar level pemerintah dalam rangka pemenuhan pelayanan publik dasar yang mengarah pada pemenuhan SPM (Standar Pelayanan Minimal).

Alokasi anggaran yang memadai untuk pembangunan ekonomi, termasuk pemberdayaan UMKM dengan mempermudah layanan dan akses permodalan dan fasilitas pemasaran.

Tujuan dari kebijakan ini untuk peningkatan kapasitas fiskal dan perekonomian daerah.
Meningkatkan alokasi belanja modal terutama infrastruktur dan peralatan mesin yang berorientasi pada pemenuhan aspek layanan dasar, pengembangan layanan publik berbasis elektronik dan transparansi.

Baca Juga :  Wow! Trending Resepsi Pernikahan Anak Kajari Sumenep Dihadiri Kades, Fauzi As Soroti Undangan Kades Terlapor

Pemerintah kabupaten sumenep dan DPRD harus mengembalikan APBD sebagai instrumen mensejahterakan rakyat sebagaimana amanat konstitusi. Pertumbuhan belanja operasional terutama belanja pegawai dan barang jasa setiap tahunnya harus bisa dikendalikan dan dibatasi maksimal 50% rasionya.

DPRD harus meminta Pemerintah kabupaten sumenep melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SKPD yang cenderung melakukan pemborosan anggaran.

DPRD harus berani memangkas belanja perjalanan dinas, minimal setengah dari yang telah dianggarkan. Agar DPRD memiliki kekuatan melakukan pemangkasan ini, maka penghematan belanja perjalanan dinas juga harus di mulai dari tubuh DPRD yang kami perhatikan pada tahun 2023 sampai mencapai Rp.17 miliar.

Melakukan realokasi belanja pegawai, barang dan jasa pada belanja belanja yang punya fungsi ekonomi. Hal ini demi terwujudnya pengentasan kemiskinan yang membelenggu kabupaten sumenep selama ini di posisi lima teratas se Jawa Timur.

Memperbaiki skema dan formulasi pada belanja dana transfer. dengan fokus pada pembangunan infrastruktur dengan prioritas peningkatan kapasitas ekonomi desa sesuai dengan potensi dan keunggulan masing-masing desa.

Baca Juga :  Diduga Melanggar Hukum, Mantan Kepsek SLB Rugikan Puluhan Juta

Selain itu, Fakta Foundation juga menyoroti beberapa persoalan yang perlu mendapat perhatian lebih dalam penyusunan APBD tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Sumenep juga harus melibatkan partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan APBD.

“Dari kemarin kami cukup kesulitan mencari data-data untuk menjadi bahan kajian teman-teman. Bahkan sempat mengirimkan beberapa surat ke beberapa OPD. Namun, tidak ada satupun yang merespon,” tambah Hayat.

Sekretariat daerah kabupaten Sumenep, Edy Rasyadi, menyambut baik audiensi dari Fakta Foundation. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumenep terbuka untuk menerima masukan dan kritik dari berbagai pihak, termasuk LSM.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Fakta Foundation dalam mengawal dan mengadvokasi APBD Kabupaten Sumenep.

“Kami sangat menghargai audiensi dari Fakta Foundation. Kami akan mempelajari dan menindaklanjuti masukan dan rekomendasi yang disampaikan. Kami juga siap bekerja sama dengan Fakta Foundation dalam rangka meningkatkan kualitas APBD Kabupaten Sumenep,” ujar Sekda.

Baca Juga :  Karang Taruna Sapeken Dilantik, Begini Pesan Moral Ketua Terpilih

Tak hanya itu, sekda juga berjanji akan membantu memberikan informasi dan data yang bisa menjadi kajian Fakta Foundation. Sehingga Audiensi ini diharapkan dapat menjadi awal dari kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Fakta Foundation dalam hal pengelolaan APBD. Dengan demikian, APBD Kabupaten Sumenep dapat lebih optimal dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Nanti komunikasikan dengan saya terkait data-data yang dibutuhkan teman-teman. Kalau mau Audiensi dan diskusi dengan OPD, akan saya komunikasikan juga,” pungkasnya.

Loading

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru