Wow! Trending Resepsi Pernikahan Anak Kajari Sumenep Dihadiri Kades, Fauzi As Soroti Undangan Kades Terlapor

Rabu, 12 Juli 2023 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi Pernikahan Anak Kajari Sumenep, Fauzi As (Kanan), Herman Wahyudi (Kiri)

Foto. Ilustrasi Pernikahan Anak Kajari Sumenep, Fauzi As (Kanan), Herman Wahyudi (Kiri)

SUMENEP, nusainsider.com Pada Hari minggu (09/07) kemarin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sumenep, Trimo, SH., MH., menggelar resepsi pernikahan anaknya di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Pesta pernikahan yang digelar orang nomor satu di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep tersebut menarik perhatian dari publik Kota Keris, khususnya kalangan aktivis dan pers.

Hal tersebut lantaran Kajari Sumenep mengundang Kepala Desa (Kades) se Kabupaten ujung timur pulau madura (Sumenep) dalam acara resepsi pernikahan anaknya.

Baca Juga :  Diduga Melanggar Hukum, Mantan Kepsek SLB Rugikan Puluhan Juta

Sontak saja fenomena tersebut menjadi rasan-rasan para aktivis hukum dan insan pers di Kabupaten berlambang kuda terbang ini. Pasalnya, Kades merupakan pejabat yang paling rentan dengan konflik kepentingan.

Apalagi banyak Kades di Sumenep yang sering kali bersentuhan dengan aparat penegak hukum, entah atas dugaan penyelewengan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa (DD & ADD) dan persoalan-persoalan lainnya.

“Bahkan salah satu Kades yang diundang oleh Kajari Sumenep berstatus sebagai terlapor di Kejari Sumenep atas kasus dugaan penyelewengan keuangan desa,” kata salah satu aktivis hukum Herman Wahyudi, SH., saat bincang-bincang dengan sejumlah insan pers di sebuah warkop.

Baca Juga :  DPW Pernusa Sumbar Tegak Lurus Dengan Presiden Joko Widodo

Lebih lanjut Ketua LBH FORpKOT ini menduga jika Kajari Sumenep menggunakan jabatannya sebagai pimpinan tertinggi di Kejaksaan yang notabene adalah aparat penegak hukum untuk meraup keuntungan dalam acara pesta pernikahan anaknya.

“Oleh karena itu, kami akan kembali bersurat kepada Jamwas Kejagung dan Kejati Jawa Timur untuk meminta melakukan supervisi atas temuan ini,” jelasnya.

Alasannya, lanjut dia, bagi kami Kajari Sumenep ini telah cacat moral. Sebab, peristiwa ini tidak menutup kemungkinan akan menimbulkan konflik kepentingan.

Baca Juga :  Reka Ulang Pembunuhan Di Desa Talawaan Di Gelar Di Polres Minahasa Utara

“Jadi selain kita akan melaporkan ke Jamwas Kejagung dan Kejati Jatim, kami juga akan mendesak dia agar mundur dari jabatannya sebagai Kepala Kejaksaan Sumenep,” tambahnya.

Apalagi, sebentar lagi akan menghadapi momentum Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, kami khawatir Kejaksaan ini akan dijadikan alat untuk menekan Kades di Sumenep demi kepentingan politik oknum tertentu,” tandasnya.

Sementara itu, Fauzi As, pengamat kebijakan publik kota keris menghimbau kepada aktivis dan media agar supaya tidak suudzon dulu terkait mobilisasi kades dalam undangan pernikahan kajari kabupaten sumenep.

Bisa saja, itu bukan inisiatif kajari. Bisa Saja. Sebab dirinya tidak yakin kajari bertindak seceroboh itu, “katanya kepada media ini, Selasa 11 Juli 2023.

Kalau undangan tersebut betul-betul terjadi, pihaknya menyayangkan karena memang dari beberapa kepala desa, informasi teman-teman yang beredar dan sudah diverifikasi kebenarannya.

Yang hadir pada acara tersebut (red. Resepsi pernikahan) statusnya sebagai terlapor di kejaksaan. Jadi dipandang kurang etis.

Pihaknya menilai dari kejauhan bahwa kajari itu orang yang baik dilihat dari kejauhan, “Tutupnya.

Lebihlanjut, hingga berita ini dinaikkan belum ada keterangan secara resmi dari Kajari Sumenep, Trimo, SH., MH.

Sebab, wartawan media ini belum memiliki akses guna konfirmasi lebihlanjut kepada kajari sumenep.

Loading

Berita Terkait

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain
Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi
Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK
Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF
Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!
Detikzone Tebar Kepedulian, Santuni Pekerja Informal Lewat Program Jumat Berkah
Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor
KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:19 WIB

Berat Barang Bukti Berbeda, BEMSU Singgung Lemahnya Komunikasi Publik Kasus Kokain

Sabtu, 18 April 2026 - 08:32 WIB

Baru 4 Hari Klarifikasi, SPPG Yayasan Sosial Rumah Sejahtera Kembali Disorot: Makanan MBG Diduga Berulat Lagi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:45 WIB

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 April 2026 - 03:15 WIB

Tak Lagi Parsial, Lia Istifhama Dorong Pengelolaan Dana Umat Lebih Transparan Lewat PDUF

Jumat, 17 April 2026 - 22:59 WIB

Baru Buka, SkY Coffee Grounds Diserbu Pengunjung, Nongkrong Naik Level!

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

Gerakan Hijau DPRD Sumenep, Anggota PDIP Pilih Sepeda ke Kantor

Jumat, 17 April 2026 - 09:03 WIB

KI Sumenep Bangun Budaya Transparansi Lewat Kolaborasi Akademik

Jumat, 17 April 2026 - 06:34 WIB

Tabir Skandal Cukai Mulai Terbuka, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Madura

Berita Terbaru

Foto. Pintu Masuk dan Keluar Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur

Berita

Kasus Cukai DJBC Melebar, PR Lokal Sumenep Masuk Radar KPK

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:45 WIB