PAMEKASAN, nusainsider.com — Ratusan karyawan CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BLT DBHCHT). Masing-masing pekerja menerima bantuan tunai sebesar Rp600.000.
Penyaluran bantuan tersebut menjadi angin segar bagi para pekerja di sektor industri hasil tembakau. BLT DBHCHT diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan ekonomi keluarga, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Owner sekaligus Direktur CV Ayunda Permata Sejahtera, H. Bambang Budianto, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya penyaluran BLT DBHCHT bagi para karyawan.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap kesejahteraan pekerja yang selama ini menjadi bagian penting dalam keberlangsungan industri hasil tembakau.
“Kami sangat bersyukur atas terealisasinya penyaluran BLT DBHCHT ini bagi ratusan karyawan kami. Bantuan sebesar Rp600.000 ini tentu sangat berarti dan diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga para pekerja,” ujar H. Bambang Budianto.
Ia berharap para karyawan dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara bijak, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang menjadi prioritas.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para karyawan. Pergunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan keluarga, sehingga dapat sedikit meringankan beban ekonomi dan memberikan manfaat bagi orang-orang tercinta di rumah,” tegasnya.
Bambang menambahkan, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja tidak hanya diwujudkan melalui dukungan dalam aktivitas perusahaan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
“Harapan kami, bantuan ini bisa digunakan untuk kebutuhan yang memang menjadi prioritas keluarga. Semoga dapat membantu dan memberikan manfaat bagi para karyawan serta keluarganya,” harapnya.
Selain menjalankan kegiatan usaha, CV Ayunda Permata Sejahtera diketahui aktif dalam sejumlah kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Di antaranya, perusahaan turut memfasilitasi kegiatan religi dengan memberangkatkan ratusan karyawan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Sementara di bidang pemberdayaan, perusahaan juga terlibat dalam program hortikultura di Lapas Kelas IIA Pamekasan bersama Kelompok Tani Sanren Pamekasan Keren.
Program tersebut mencatatkan hasil panen perdana sebanyak 5.400 tanaman semangka golden.
Kendati demikian, dalam penyaluran BLT DBHCHT kali ini, perhatian utama diarahkan pada manfaat langsung yang diterima para pekerja.
Bantuan Rp600.000 diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga daya beli keluarga penerima manfaat.
Bagi para pekerja, bantuan tersebut bukan sekadar nominal, tetapi menjadi tambahan dukungan ekonomi di tengah kebutuhan keluarga yang terus berjalan.
![]()
Penulis : Wafa
















