Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kecamatan Batang-Batang bersama jajaran pegawai menggelar aksi bersih-bersih di wilayah perbatasan antara Kecamatan Gapura dan Kabupaten Sumenep, Jumat (13/2/2026).

Camat Batang-Batang, Mujib, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus menciptakan kawasan perbatasan yang tertata, nyaman, dan enak dipandang.

“Aksi bersih-bersih ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, khususnya di wilayah perbatasan antar kecamatan,” ujarnya kepada media nusainsider.com, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.

Baca Juga :  Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Berdasarkan pantauan di lokasi, para petugas tampak bekerja secara gotong royong membersihkan rumput liar yang tumbuh lebat di sekitar area perbatasan. Mereka menggunakan berbagai peralatan, seperti mesin penebas rumput dan parang untuk mempercepat proses pembersihan.

Mujib, sapaan akrabnya, berharap kegiatan ini dapat menjaga estetika wilayah perbatasan antar kecamatan serta memberikan contoh positif bagi masyarakat agar turut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga :  Sukses Jalankan Program K3, Kangean Energy Indonesia Ltd. Kembali Terima Penghargaan dari Kemnaker RI

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk ikut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut.

“Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari budaya gotong royong yang telah menjadi kearifan lokal masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Belajar Kelola Limbah, Puluhan Mahasiswi UNIB Situbondo Kunjungi Fasilitas KEI di Pagerungan Besar
Viral! Wanita di Ketapang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polres Sampang Selidiki
Polres Pamekasan Jawab Kritik Prabowo: FGD Kami Berbasis Aksi, Bukan Seremonial
Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan
UHC Sumenep Jadi Sorotan, Puskesmas Batuan Diduga Tak Sejalan dengan Himbauan Bupati Fauzi
Dari BEM hingga PMII, Bagus R Perkuat Tradisi Kepemimpinan dan Kaderisasi di UNIBA Madura
Lagu Daerah Nusantara Antarkan DWP RSUD Sumenep Raih Penghargaan Gold
Benarkah Pasien UHC Harus Menunggu 2 Hari? Ini Penjelasan Puskesmas Batuan dan Dinkes Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Belajar Kelola Limbah, Puluhan Mahasiswi UNIB Situbondo Kunjungi Fasilitas KEI di Pagerungan Besar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Viral! Wanita di Ketapang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polres Sampang Selidiki

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Polres Pamekasan Jawab Kritik Prabowo: FGD Kami Berbasis Aksi, Bukan Seremonial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:39 WIB

UHC Sumenep Jadi Sorotan, Puskesmas Batuan Diduga Tak Sejalan dengan Himbauan Bupati Fauzi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Lagu Daerah Nusantara Antarkan DWP RSUD Sumenep Raih Penghargaan Gold

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Benarkah Pasien UHC Harus Menunggu 2 Hari? Ini Penjelasan Puskesmas Batuan dan Dinkes Sumenep

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM

Berita Terbaru