Bukan Sekadar Festival! FESTAPORA 2026 Dorong Budaya, UMKM dan Pariwisata Pesisir Sumenep

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Screenshot Ilustrasi Flayer FESTAPORA 2026 Sumenep

Foto. Screenshot Ilustrasi Flayer FESTAPORA 2026 Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Festival Kebudayaan Pesisir Utara (FESTAPORA) Sumenep 2026 siap digelar untuk menghidupkan kembali kekayaan tradisi masyarakat pesisir sekaligus mendorong potensi ekonomi dan pariwisata daerah.

Mengusung tema “Menjaga Laut, Merawat Budaya, Menguatkan Pesisir Utara”, FESTAPORA 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di kawasan wisata Pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep.

Festival tersebut dirancang oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep sebagai ruang untuk memperkenalkan, merawat, sekaligus mengembangkan kebudayaan masyarakat pesisir utara.

Selain menjadi panggung kebudayaan, FESTAPORA juga diarahkan untuk mendongkrak aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak seluruh masyarakat Pantai Utara (Pantura), khususnya masyarakat Kecamatan Dasuk, untuk bersama-sama memeriahkan festival tersebut.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Kembali Terima Tiga Penghargaan dari Pemprov Jatim atas Capaian Pengendalian PMK

Ajakan itu disampaikan Achmad Fauzi melalui video yang ditayangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Rabu (12/8/2026).

“Mari kita hadir dan ramaikan bersama-sama pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026 di wisata Pantai Slopeng,” kata Achmad Fauzi.

Foto. Ilustrasi Flayer FESTAPORA 2026 (Istimewa for nusainsider.com/Redaksi)

Menurutnya, FESTAPORA bukan sekadar agenda hiburan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal sekaligus memperkenalkan potensi wisata pesisir Sumenep kepada masyarakat luas.

Cak Fauzi mengatakan, FESTAPORA 2026 merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga warisan budaya masyarakat pesisir agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi mendatang.

Di sisi lain, festival tersebut juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan pelaku UMKM, seniman, komunitas, hingga masyarakat pesisir.

“Lestarikan budaya, perkuat kebersamaan dan bangkitkan potensi wisata pesisir Sumenep. Datang dan meriahkan Festival Kebudayaan Pesisir Utara 2026,” ajaknya.

Ia berharap masyarakat dapat menjadikan FESTAPORA sebagai ruang bersama untuk mempererat kebersamaan sekaligus membangun kepedulian terhadap laut dan lingkungan pesisir.

Baca Juga :  Budaya Lokal vs Budaya Global, Aspirasi UNIRA Pada DPD RI Lia Istifhama

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruk Hanafi, mengaku FESTAPORA 2026 menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mengangkat potensi budaya dan pariwisata yang berkembang di kawasan pesisir utara.

Menurutnya, kekayaan tradisi masyarakat pesisir memiliki nilai budaya yang kuat dan perlu terus dipertahankan melalui kegiatan yang melibatkan langsung masyarakat.

Rangkaian FESTAPORA 2026 juga dibuat beragam sehingga masyarakat tidak hanya menyaksikan pertunjukan budaya, tetapi dapat menikmati berbagai kegiatan tradisional, olahraga rakyat, hingga pameran produk UMKM.

Adapun sejumlah rangkaian kegiatan yang akan memeriahkan FESTAPORA 2026 di antaranya Kirab Budaya Lokal, berupa pawai pakaian adat dan tradisi masyarakat pesisir utara.

Kemudian Petik Laut Pesisir Utara, yakni ritual adat sebagai wujud rasa syukur masyarakat nelayan setempat atas hasil laut yang diberikan.

Baca Juga :  Hampir Sepekan Gelap Gulita, Warga Pulau Sepanjang Keluhkan Listrik Tak Kunjung Menyala

Festival juga menghadirkan kesenian tradisional, seperti pertunjukan Topeng Dhalang Madura dan Jhurangan. Sementara di bidang musik, masyarakat dapat menyaksikan Lomba Musik Habsyi Al Banjari.

Tak kalah menarik, terdapat olahraga rakyat berupa lomba tarik tambang tradisional yang diharapkan mampu menghidupkan suasana kebersamaan antarwarga.

Untuk mendukung sektor ekonomi masyarakat, FESTAPORA juga menghadirkan bazar UMKM lokal yang menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk unggulan mereka.

Dengan berbagai rangkaian tersebut, FESTAPORA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta budaya, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat identitas masyarakat pesisir, menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik wisata Pantai Slopeng.

Masyarakat Sumenep, khususnya kawasan Pantura dan Kecamatan Dasuk, diajak hadir dan meramaikan FESTAPORA 2026 sebagai bagian dari upaya bersama menjaga budaya, merawat laut, serta menguatkan potensi pesisir utara Sumenep, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru