Dari BEM hingga PMII, Bagus R Perkuat Tradisi Kepemimpinan dan Kaderisasi di UNIBA Madura

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Bagus R.

Foto. Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Bagus R.

SUMENEP, nusainsider.com — Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura, Bagus R, terus menunjukkan kiprahnya dalam pengembangan organisasi, kepemimpinan, sekaligus pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Sejak awal menjalani masa perkuliahan, Bagus aktif mengambil bagian dalam berbagai organisasi kemahasiswaan. Baginya, organisasi bukan sekadar wadah untuk menjalankan aktivitas kampus, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengasah kapasitas, memperluas jejaring, serta membangun karakter kepemimpinan.

Sejumlah posisi strategis pernah dipercayakan kepadanya. Di antaranya sebagai Sekretaris Kabinet BEM KM UNIBA Madura, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Biro Wakil Ketua I PMII UNIBA Madura, Ketua Pelaksana SOeCI UNIBA 2026, serta Koordinator Kaderisasi HIMPASS.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Achmad Fauzi Andalkan Kolaborasi Atasi Disparitas Kepulauan

Beragam pengalaman tersebut menjadi proses penting dalam membentuk karakter kepemimpinan Bagus. Ia dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai situasi, membangun komunikasi dengan banyak pihak, sekaligus memastikan program organisasi berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Pengalaman di sejumlah organisasi juga mengasah kemampuan Bagus dalam bidang manajemen kelembagaan, administrasi, komunikasi publik, kaderisasi hingga pengelolaan kegiatan berskala besar.

Menariknya, latar belakangnya sebagai mahasiswa Informatika turut memengaruhi cara pandangnya dalam menjalankan organisasi. Bagus berupaya memadukan pola pikir analitis dan sistematis yang diperoleh dari dunia teknologi dengan pola kepemimpinan yang mengedepankan kolaborasi.

Menurutnya, perkembangan teknologi tidak cukup hanya diikuti dengan kemampuan teknis. Kemajuan tersebut juga harus dibarengi dengan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, adaptif dan mampu menjawab kebutuhan zaman.

“Organisasi bukan sekadar tempat menjalankan aktivitas kemahasiswaan, melainkan ruang pembelajaran untuk membentuk integritas dan karakter calon pemimpin masa depan,” tegas Bagus.

Ia menilai, budaya kolaborasi menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang sehat. Perbedaan latar belakang, gagasan maupun karakter anggota, menurutnya, justru dapat menjadi kekuatan apabila dikelola melalui komunikasi dan tujuan bersama.

Baca Juga :  Tembakau Panen, Ekonomi Tetap Berputar: DRT The Big Family Serap Pelinting Lokal

Bagi Bagus, pengalaman berorganisasi juga tidak boleh berhenti pada pencapaian pribadi. Setiap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama berproses harus mampu memberikan manfaat lebih luas.

Karena itu, ia menempatkan pengembangan SDM sebagai bagian penting dari perjalanan organisasinya. Kaderisasi, menurutnya, bukan hanya proses regenerasi kepengurusan, tetapi juga upaya menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas, integritas dan kemampuan beradaptasi.

“Bagi saya, kepemimpinan sejati tidak diukur dari tingginya jabatan yang diemban, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat melalui setiap langkah dan keputusan yang kita ambil,” ujarnya.

Kiprah Bagus di berbagai organisasi kemahasiswaan menjadi gambaran bahwa dunia akademik dan organisasi dapat berjalan beriringan. Pengetahuan di bangku kuliah menjadi bekal berpikir, sementara pengalaman organisasi menjadi ruang untuk menguji gagasan sekaligus membangun kemampuan kepemimpinan.

Baca Juga :  Digadang-gadang Pantas Menduduki Jabatan Sekda, Begini Tanggapan Chainur Rasyid

Dengan perpaduan kompetensi di bidang Informatika dan pengalaman organisasi, Bagus berkomitmen terus mengembangkan kapasitas diri serta mendorong lahirnya SDM mahasiswa yang lebih prospektif, kolaboratif dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru