Deteksi Dini Jadi Fokus, Puskesmas Batang-Batang Intensifkan Skrining TBC

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Batang-Batang terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TBC) melalui pelaksanaan kegiatan Skrining Sistematis TBC (SSTB).

Program tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular tersebut.

Kepala Puskesmas Batang-Batang, dr. Sulaiha Riningsih, menjelaskan bahwa kegiatan SSTB bertujuan meningkatkan penemuan kasus TBC secara aktif sedini mungkin sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan medis yang tepat.

Baca Juga :  “Dalih Birokrasi, Derita Kepulauan: Potret Buram Pengelolaan Anggaran Ratusan Miliar"

Menurutnya, deteksi dini menjadi salah satu kunci penting dalam memutus rantai penularan TBC di tengah masyarakat.

Karena itu, pihaknya terus mengintensifkan kegiatan skrining kepada kelompok masyarakat yang berisiko maupun warga yang memiliki gejala mengarah pada Tuberkulosis.

“Pelaksanaan Skrining Sistematis TBC ini bertujuan untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Tuberkulosis melalui peningkatan penemuan kasus secara aktif sedini mungkin,” ujar dr. Sulaiha Riningsih kepada media nusainsider.com, Selasa 12 Mei 2026.

Ia menambahkan, melalui skrining aktif tersebut petugas kesehatan dapat lebih cepat menemukan pasien yang terindikasi TBC sehingga proses pengobatan bisa segera dilakukan dan risiko penularan dapat ditekan.

Baca Juga :  Ironi Rp216,9 Triliun dari Tembakau ; Negara Kaya Cukai, Petani Tetap Merana

Puskesmas Batang-Batang juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala seperti batuk berkepanjangan, penurunan berat badan, demam, maupun keringat malam.

Kesadaran masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung keberhasilan program pengendalian TBC.

Dengan pelaksanaan SSTB secara berkelanjutan, diharapkan angka kasus Tuberkulosis di wilayah Batang-Batang dapat ditekan serta kualitas kesehatan masyarakat semakin meningkat, “Tutupnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Pengurus JSI Sumenep 2026-2029 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Dorong Media Sajikan Berita Mencerdaskan
Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial
Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan
Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan
Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah
Gegara Investasi Dapur MBG, Warga Sumenep Laporkan Istri DPR RI ke Polisi
Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:34 WIB

Pengurus JSI Sumenep 2026-2029 Dikukuhkan, Bupati Fauzi Dorong Media Sajikan Berita Mencerdaskan

Selasa, 15 September 2026 - 15:26 WIB

Dikukuhkan Periode 2026-2029, JSI Sumenep Tegaskan Komitmen Bergerak di Bidang Sosial

Selasa, 15 September 2026 - 12:46 WIB

Sosialisasi Empat Pilar, Ning Lia Tekankan Peran Anak Muda Kawal Keadilan

Selasa, 15 September 2026 - 11:20 WIB

Dari Borobudur, Fauka Noor Farid Tegaskan Arah Baru Lindu Aji: Budaya, Sosial dan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 15 September 2026 - 10:22 WIB

Lia Istifhama Dorong RUU Pertanahan Jadi Benteng Warga Hadapi Sengketa dan Mafia Tanah

Senin, 14 September 2026 - 19:45 WIB

Ning Lia Apresiasi Haji dan Umrah Fest 2026 Gresik, Dorong Pelayanan Jemaah Makin Prima

Senin, 14 September 2026 - 16:27 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Komisi XI Titip Pesan soal APBN

Senin, 14 September 2026 - 11:28 WIB

Perkuat Iman dan Kebersamaan, Bappeda Sumenep Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru