Disebut Bupati Tong-tong, Grup Mega Remmeng Sampaikan Bukti Keberhasilan Achmad Fauzi

Jumat, 27 September 2024 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Protes Keras kepada Bupati Sumenep Ra Achmad Fauzi Wongsojudo, SH., MH Akhir-akhir ini disebut sebagai Bupati Tong-tong oleh penyair kawakan dari Kota Keris, Deni Puja Pranata yang dibacakan secara terbuka di publik mendapat Tanggapan dari Keluarga besar Tong-tong di Timur daya.

Pasalnya, Protes tersebut tidak pantas disampaikan penyair kawakan dengan bahasa penghakiman seolah menyudutkan Kreativitas dan seni pemuda se-kabupaten Sumenep.

Bappeda Sumenep

Padahal, Tanpa adanya Musik Tong-tong di kabupaten Sumenep maka peningkatan ekonomi masyarakat lokal (red. UMKM) akan Stagnan dan atau tidak akan mengalami peningkatan secara Ekonomi “Kata Suryadi, Pelatih Grup Musik Tong-tong Mega Remmeng kepada media nusainsider.com, Jumat 27 September 2024.

Buktinya, setiap kegiatan yang dimeriahkan oleh musik Tong-tong akan selalu dipadati Ribuan penonton baik dari kalangan Pemuda hingga Orang tua.

Baca Juga :  Abracadabra! KKN Inkadha Sumenep Jadikan Daun Sebagai Jamu Herbal, Ini Rahasianya

Hal tersebut tentunya menambah pemasukan ekonomi bagi UMKM yang membuka Stand dilokasi tempat keramaian. Selain dari pada itu, dengan Musik Tong-tong mampu menyatukan Masyarakat sekaligus membawa suasana sedih menjadi bahagia, “Imbuhnya.

Adi sapaan akrabnya berterimakasih kepada Bupati Sumenep mewakili Grup musik Tong-tong telah menghidupkan kembali Seni musik ini yang sejak 2019 sempat terhenti karena Covid-19.

Semoga Bapak Bupati Achmad Fauzi tetap sabar ditengah Cacian serta Protes apapun dari Orang yang tidak Suka kepadanya. Namun kami akan tetap mendukung segala kebijakannya yang berpihak kepada pemberdayaan Ekonomi dan peningkatan Kreativitas dan Seni Pemuda se-kabupaten Sumenep, “Tutupnya.

Diketahui, Dalam protesnya, Deni Puja Pranata mengatakan jika perhelatan kesenian tradisional itu terlalu banyak dalam satu tahun terakhir.

“Dimana-mana tongtong, pagi siang malam tongtong. Berapa banyak tongtong dalam setahun terakhir ini. Pemuda-pemuda latihan musik. Demam tongtong ini mengakar ke desa kecamatan ya. Masa bisanya cuma ngadakan tongtong?” Protes Deni Puja Pranata, Kamis (26/9/2024) kemarin.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Bangun Generasi Sadar Hukum, Program Kejati Jatim Tuai Apresiasi DPD RI
Sambut Ramadan 2026, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan Royal Mediterranean Iftar Buffet
Media Kanalnews akan Gelar JJS, Berikut Lokasi dan Jadwalnya
Dari Jalan Sehat Hingga Orasi Jurnalistik, SMSI Sumenep Siapkan HPN 2026 Meriah
Sertijab Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade Dapat Tugas Baru di Polda Jatim
Ikuti Arahan Presiden, Polres Sumenep Perkuat Budaya Kerja Bersih dan Sehat
Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan
Diduga Dipicu Cemburu, Pembunuhan Sadis di Lenteng Berhasil Diungkap Polisi
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:56 WIB

Bangun Generasi Sadar Hukum, Program Kejati Jatim Tuai Apresiasi DPD RI

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:52 WIB

Sambut Ramadan 2026, Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan Royal Mediterranean Iftar Buffet

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:34 WIB

Media Kanalnews akan Gelar JJS, Berikut Lokasi dan Jadwalnya

Rabu, 4 Februari 2026 - 11:08 WIB

Dari Jalan Sehat Hingga Orasi Jurnalistik, SMSI Sumenep Siapkan HPN 2026 Meriah

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:46 WIB

Sertijab Wakapolres Sumenep, Kompol Masyhur Ade Dapat Tugas Baru di Polda Jatim

Senin, 2 Februari 2026 - 21:49 WIB

Akses Vital Terabaikan, Warga Dusun Kaladi Gotong Royong Perbaiki Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 15:43 WIB

Diduga Dipicu Cemburu, Pembunuhan Sadis di Lenteng Berhasil Diungkap Polisi

Senin, 2 Februari 2026 - 10:36 WIB

Puting Beliung Terjang Pragaan, Pemkab Sumenep Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Berita Terbaru