SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), terus mendorong capaian tanam padi sebagai langkah strategis mewujudkan ketahanan pangan nasional di tahun 2025.
Hingga pertengahan tahun ini, progres tanam padi di Kabupaten Sumenep telah mencapai sekitar 75 persen dari target keseluruhan seluas 25 ribu hektare. Angka tersebut menunjukkan tren positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, menyampaikan bahwa hingga saat ini penanaman padi telah dilakukan di lahan seluas 20 ribu hektare. Ia optimistis target akan tercapai pada musim tanam berikutnya.
“Kami akan maksimalkan potensi musim hujan pada akhir tahun untuk menyelesaikan target yang tersisa,” ujar Chainur kepada nusainsider.com, Jumat (11/7).
Menurutnya, musim tanam berikutnya diperkirakan berlangsung pada akhir tahun, seiring datangnya musim hujan. Momentum itu akan dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mencapai target 25 ribu hektare.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Inong itu menegaskan bahwa pencapaian ini tak lepas dari kontribusi para tenaga penyuluh yang konsisten mendampingi petani secara langsung di lapangan.
DKPP Sumenep mengerahkan sebanyak 149 penyuluh pertanian lapangan (PPL) yang tersebar di seluruh kecamatan untuk memberikan pendampingan teknis kepada petani selama proses penanaman berlangsung.
“Pendampingan ini ditopang juga oleh koordinasi rutin dengan kelompok-kelompok tani guna menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan,” jelas Inong.
Ia menggarisbawahi bahwa pencapaian target ini bukan hanya tentang angka atau data statistik semata, melainkan merupakan bagian dari kontribusi nyata daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Ini bukan hanya soal data atau statistik. Ini adalah bagian dari kontribusi daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara nyata,” tegasnya.
Menurut Inong, keberhasilan dalam mendorong pencapaian target tanam juga menjadi indikator meningkatnya kesadaran petani terhadap pentingnya peran mereka dalam mendukung kedaulatan pangan nasional.
Pemkab Sumenep melalui DKPP berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok tani, penyuluh, hingga pemerintah pusat agar target produksi pangan tetap terjaga.
Selain penanaman padi, DKPP Sumenep juga menjalankan sejumlah program pendukung seperti penyediaan benih unggul, pemupukan berimbang, serta edukasi penggunaan teknologi pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Dengan dukungan infrastruktur pertanian yang terus dibenahi dan semangat gotong royong petani, DKPP optimistis Kabupaten Sumenep bisa menjadi salah satu lumbung pangan strategis di wilayah Madura dan Jawa Timur.
![]()
Penulis : Dre

















