JSI Buka Panggung Kreasi: Gerakkan Ruang Ekspresi Tanpa Batas di Sumenep

Jumat, 28 November 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua Panitia Kegiatan JSI, David Jauzi saat menyampaikan sambutannya dalam Agenda Panggung Kreasi

Foto. Ketua Panitia Kegiatan JSI, David Jauzi saat menyampaikan sambutannya dalam Agenda Panggung Kreasi

SUMENEP, nusainsider.com Jurnalis Sumenep Independen (JSI) Kabupaten Sumenep resmi membuka Panggung Kreasi sebagai bagian dari rangkaian JSI Community Impact & Journalism Festival 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Youth Creative Movement: Ruang Ekspresi Tanpa Batas” ini menjadi ruang kolaborasi baru bagi generasi muda dan pelaku seni di Kota Keris.

Pada penyelenggaraan tahun ini, JSI memilih Warung Kopi Wirausaha Muda Sumenep (WMS) sebagai lokasi acara. Pemilihan tempat tersebut bukan tanpa alasan.

JSI ingin memberikan dukungan nyata kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar dapat merasakan dampak ekonomi dari meningkatnya aktivitas komunitas dan ruang kreatif di Sumenep.

Sebagai penghibur utama, JSI menghadirkan grup musik Zonata Music Generation yang tampil membawakan sejumlah repertoar energik untuk menyemarakkan suasana.

Kehadiran mereka sekaligus menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk turut hadir meramaikan acara tersebut.

Baca Juga :  Akhir Tahun 2024, Penderita HIV/Aids di Sumenep Kian Meningkat, Ini Penyebabnya

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, jurnalis, akademisi, hingga perwakilan Satlantas Polres Sumenep. Tak hanya itu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep juga menunjukkan dukungan dengan menghadirkan pejabat terkait.

Ketua Panitia Pelaksana, David Jauzi, mengatakan bahwa kehadiran JSI di Sumenep bukan hanya sebagai ruang berkumpulnya para jurnalis, tetapi juga sebagai wadah untuk melakukan gerakan sosial kemasyarakatan secara berkelanjutan.

Menurutnya, JSI telah menjalankan berbagai program sosial sejak awal berdiri.

Beberapa program tersebut di antaranya pembangunan musala umat di Manding, program Saku Berkah berupa santunan mingguan, kegiatan menjaga lingkungan dari kota hingga desa bekerja sama dengan PKDI dan DLH Sumenep, serta pelaksanaan Jum’at Berkah yang berfokus pada santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.

Baca Juga :  Ketua YKB Jatim Kunjungi TK Kemala Bhayangkari 81 Sumenep, Puluhan Murid TK Dapat Makanan Bergizi

David menegaskan bahwa Panggung Kreasi menjadi langkah strategis untuk mempersatukan seluruh elemen masyarakat agar turut mengawal dan mendukung visi-misi Pemerintah Kabupaten Sumenep secara bijak dan berkesinambungan.

“Kami ingin masyarakat dari berbagai latar belakang bisa bersatu, saling mendukung, dan bergerak dalam semangat kolaborasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa JSI akan terus membangun kemitraan dengan berbagai stakeholder untuk memperkuat program sosial, kesenian, budaya, dan kegiatan produktif lainnya.

“Ini adalah langkah awal untuk mewujudkan Sumenep yang unggul, mandiri, dan sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumenep, Irwan Sujatmiko, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang telah dibangun antara JSI dan Pemkab Sumenep.

Ia menilai, kerja sama dalam isu lingkungan dan sosial sudah menunjukkan dampak positif, dan ia berharap kegiatan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Geram Institusinya di Sebut Pengedar Narkoba, Himpass Desak DPRD Sumenep Lakukan Klarifikasi

Miko sapaan akrabnya menjelaskan bahwa upaya menjaga lingkungan seharusnya tidak hanya bersifat insidental.

Ia mendorong agar kampanye kebersihan, edukasi publik, dan gerakan ekologis lainnya terus dikembangkan dengan metode yang lebih kreatif dan efektif.

“Dengan adanya JSI, kami berharap tercipta Sumenep yang lebih bersih dan sehat,” ujarnya.

Selain itu, Miko menaruh harapan besar pada peran organisasi jurnalis seperti JSI dalam peningkatan kompetensi wartawan dan gerakan sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi kontribusi tersebut.

“Menurutnya, keberadaan komunitas jurnalis seperti JSI bukan hanya memperkuat ekosistem informasi, tetapi juga menjadi mitra penting dalam membangun masyarakat yang lebih peduli dan berdaya,” tambahnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas
Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau
Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri
Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan
Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep
Petani Pulau Sapeken Keluhkan Pupuk Telat Datang, DPRD Minta Jalur Distribusi Dibenahi
Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini
Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:26 WIB

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas

Senin, 13 Juli 2026 - 02:51 WIB

Pesan H Her ditengah Situasi Bangsa yang Rumit, Uang Triliunan Diharapkan Sampai ke Petani Tembakau

Senin, 13 Juli 2026 - 00:28 WIB

Dari Sumenep hingga Malang, Ali Zainal Abidin Teguhkan Gerakan Fastabiqul Khairat untuk Negeri

Minggu, 12 Juli 2026 - 22:06 WIB

Founder BIP Tegaskan Bantuan Rp2 Miliar Tetap Sesuai Rencana, Ali: Fokus Kami Kemanusiaan

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:39 WIB

Dunia E-Bike Bumi Putra, Pusat Sepeda dan Motor Listrik Terlengkap di Sumenep

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:34 WIB

Ucapan Harkopnas Bupati Sumenep Diduga Sarat Sinyal Politik, GPPD Bocorkan Hal Ini

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:02 WIB

Diduga Langgar Perda, Stand UMKM di depan MAN Sumenep Diminta Segera Ditertibkan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:39 WIB

Proyek Rp374 Juta Disorot, Jalan Tamidung–Gapura Tengah Mulai Mengelupas Sebelum Selesai

Berita Terbaru