Kemerdekaan Ala Santri: MTs-MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning Gabungkan Teknologi, Kreativitas dan Kebhinnekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning.

Foto. Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning.

PAMEKASAN, nusainsider.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di MTs dan MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning Pamekasan, berlangsung semarak sekaligus sarat nilai edukasi.

Digelar selama 14–18 Agustus 2026, rangkaian perayaan ini dikemas bukan sekadar ajang seremonial dan hiburan visual, melainkan laboratorium pembentukan karakter, pelestarian lingkungan, serta pendidikan kebinekaan bagi para santri.

Direktur Utama IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (PKMKK) Pamekasan, Achmad Muhlis, menyampaikan bahwa perayaan kemerdekaan harus mampu memberikan pengalaman belajar langsung yang mendalam bagi peserta didik.

“Semangat kemerdekaan tidak diterjemahkan hanya melalui atribut merah putih dan perlombaan yang bersifat hiburan. Kami mengarahkannya menjadi pengalaman pembelajaran yang memungkinkan santri mengembangkan gagasan, bekerja sama, berkreasi, serta menghasilkan karya yang memiliki nilai edukatif,” ujar Achmad Muhlis.

Salah satu terobosan dalam perayaan tahun ini adalah digelarnya Lomba Web Kebangsaan. Melalui kompetisi tersebut, santri diajak memanfaatkan teknologi secara produktif untuk mengolah informasi, menyusun narasi positif, serta menyebarkan semangat nasionalisme di era digital.

Baca Juga :  LPPNU Sumenep Optimalkan Produksi Pangan dan Perkuat Ketahanan Pangan Umat

Selain literasi digital, kepedulian lingkungan turut menjadi fokus utama melalui Lomba Kreativitas Kostum Santri. Menariknya, kostum yang diperagakan wajib memanfaatkan barang bekas dan bahan ramah lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi kritik terhadap pola pikir konsumtif dalam ranah pendidikan.

“Kreativitas tidak selalu membutuhkan biaya besar. Justru keterbatasan dapat menjadi ruang lahirnya inovasi. Kualitas sebuah karya tidak identik dengan harga mahal, melainkan lahir dari ide yang baik, proses kreatif, ketelitian, dan kerja sama tim,” tegas Achmad Muhlis.

Ketua Senat UIN Madura itu menambahkan, ragam bahan, ide, dan warna dalam kostum daur ulang tersebut secara tidak langsung menanamkan nilai kebinekaan dan keharmonisan sosial yang beretika, sesuai dengan ajaran agama dan norma masyarakat.

Baca Juga :  Perkuat Swasembada Pangan, Polsek Batang-Batang Intensif Monitoring Lahan Jagung

Seluruh rangkaian kegiatan dirancang memadukan aspek akademis, keterampilan sosial, hingga penanaman jiwa kepemimpinan. Kegiatan puncak akan ditutup pada 18 Agustus 2026 melalui Upacara Bendera, dilanjutkan dengan Pemutaran Film Kebangsaan serta Resepsi Kemerdekaan pada malam harinya.

Achmad Muhlis menekankan bahwa tantangan generasi muda saat ini telah bergeser dari perjuangan fisik menuju pertempuran melawan kebodohan, disinformasi, intoleransi, hingga degradasi moral.

“Pendidikan kemerdekaan yang sejati tidak hanya melahirkan peserta didik yang mampu mengatakan ‘Saya merdeka’, tetapi juga manusia yang mampu bertanggung jawab atas kemerdekaannya,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dugaan Pelayanan Kesehatan Berujung Maut di Manding, Legalitas Praktik Perawat Dipertanyakan
Dari Paskibra SMA hingga UNIBA Madura, Mohammad Mahrus Kini Jadi Komandan Pasukan
Ketua Organisasi Wartawan Pamekasan Buka Suara, Ini PR yang Dititipkan kepada Kapolres AKBP Wahyu Hidayat
Bareng Konten Kreator se-Jatim, Lia Istifhama Saksikan Film Istimewa: Sarat Pesan Humanisme dan Kemandirian
HUT ke-81 RI Makin Semarak, SDN Palengaan Laok 1 Bagikan Mesin Cuci hingga Kipas Angin
Gerbang Generasi Baru UNIBA Madura Dibuka, Mahasiswa Baru Diajak Menyalakan Api Perubahan
PKB Pamekasan Satukan Kader dalam Musancab Serentak, Konsolidasi Akar Rumput Diperkuat
Dari Kebun ke Produk Bernilai Jual, KKN UIN Madura Ajak Warga Tlagah Inovatif Olah Alpukat

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:22 WIB

Dugaan Pelayanan Kesehatan Berujung Maut di Manding, Legalitas Praktik Perawat Dipertanyakan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:33 WIB

Dari Paskibra SMA hingga UNIBA Madura, Mohammad Mahrus Kini Jadi Komandan Pasukan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Ketua Organisasi Wartawan Pamekasan Buka Suara, Ini PR yang Dititipkan kepada Kapolres AKBP Wahyu Hidayat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:49 WIB

Kemerdekaan Ala Santri: MTs-MA Kyai Mudrikah Kembang Kuning Gabungkan Teknologi, Kreativitas dan Kebhinnekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:56 WIB

Bareng Konten Kreator se-Jatim, Lia Istifhama Saksikan Film Istimewa: Sarat Pesan Humanisme dan Kemandirian

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Gerbang Generasi Baru UNIBA Madura Dibuka, Mahasiswa Baru Diajak Menyalakan Api Perubahan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:15 WIB

PKB Pamekasan Satukan Kader dalam Musancab Serentak, Konsolidasi Akar Rumput Diperkuat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Dari Kebun ke Produk Bernilai Jual, KKN UIN Madura Ajak Warga Tlagah Inovatif Olah Alpukat

Berita Terbaru