PAMEKASAN, nusainsider.com — Sosok pengusaha sukses yang akrab disapa Sultan Madura, H Her, kembali menjadi perbincangan hangat di berbagai lintas sektor.
Melalui perusahaannya, PT Bawang Mas Group, ia dikenal luas bukan hanya karena kiprahnya di dunia usaha, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap masyarakat, khususnya di Madura.
Pengusaha bernama lengkap H Hairul Umam itu dinilai sebagai figur dermawan yang sederhana, loyal, dan totalitas dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Kiprahnya yang konsisten selama bertahun-tahun menjadikannya sosok yang dikenang masyarakat, tidak hanya di Madura tetapi juga di tingkat nasional.
Sejak 2019, H Her aktif menyediakan rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Kabupaten Pamekasan, tanah kelahirannya. Program tersebut terus berjalan hingga saat ini dan telah membantu banyak keluarga keluar dari kondisi hunian tidak layak.
Tak hanya di sektor perumahan, kepeduliannya juga menyentuh dunia pendidikan. Ia membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan, membuka akses yang sebelumnya sulit mereka raih.
Selain itu, H Her juga mendukung talenta muda berprestasi, salah satunya Valen, untuk menggapai cita-cita hingga tampil sebagai juara di panggung nasional beberapa bulan lalu.
Dalam dunia usaha tembakau yang digelutinya, kontribusinya juga dirasakan langsung oleh para petani. Ia secara konsisten membeli hasil panen petani tembakau setiap tahun, sehingga membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di Pamekasan. Upaya tersebut secara tidak langsung turut berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan di wilayah setempat.
Dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah tokoh beberapa hari lalu, H Her secara terbuka menyampaikan pandangannya tentang dunia usaha. Ia menyebut, jika berbicara soal aturan, hampir semua pengusaha belum tentu sepenuhnya taat.
“Namun yang perlu digarisbawahi adalah bagaimana seorang pengusaha memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan masyarakat. Itulah yang terpenting, bagaimana membangun daerah dengan tetap menjaga kekayaan alam, lingkungan, dan sosial agar terus tumbuh dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, hidup manusia pada hakikatnya adalah tentang kebermanfaatan. Ia menegaskan bahwa apa yang dimiliki seseorang tidak akan berarti jika hanya dinikmati sendiri.
“Manusia hidup di muka bumi ini tentang kebermanfaatan. Apa manfaat kita bagi orang lain dan masyarakat. Apa yang saat ini kita miliki tidak akan bermanfaat jika hanya untuk diri sendiri,” tegasnya.
Karena itulah, ia terus melakukan berbagai gerakan sosial agar apa yang dimilikinya dapat dirasakan manfaatnya oleh orang lain. Konsistensinya sejak 2019 menjadi bukti bahwa kepedulian tersebut bukan sekadar pencitraan sesaat, melainkan komitmen jangka panjang terhadap daerahnya.
Sementara itu, salah satu warga Madura, Ahmad Juhairi, mengaku merasakan langsung dampak kehadiran H Her.
Menurutnya, sosok tersebut telah menjadi penyelamat bagi banyak petani tembakau di Madura karena kesediaannya membeli hasil panen mereka setiap tahun.
“Beliau bukan hanya pengusaha sukses, tapi juga dermawan. Sikap berbagi dan bersedekah yang terus dilakukan menunjukkan bagaimana hidup yang sejati sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.
Juhairi menambahkan, tidak mudah menemukan sosok pengusaha yang sukses namun tetap sederhana, rendah hati, dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Ada banyak orang kaya di luar sana, tetapi sulit menemukan kesederhanaan dan kedermawanan seperti beliau. Madura bangga memiliki sosok teladan seperti H Her. Semoga beliau selalu diberi kesehatan dan kelancaran usaha untuk terus membantu masyarakat kurang mampu,” pungkasnya.
Dengan konsistensi dan komitmen sosial yang terus dijaga, H Her tidak hanya dikenal sebagai Sultan Madura dalam arti materi, tetapi juga sebagai sultan dalam kebermanfaatan bagi sesama.
![]()
Penulis : Wafa
















