Kenakan Peci Nasional, Bupati Sumenep Ajak ASN dan BUMD Hidupkan Nilai-Nilai Bung Karno

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi wongsojudo,SH., MH di Juni Bulan Bung Karno

Foto. Bupati Sumenep, Dr H Achmad Fauzi wongsojudo,SH., MH di Juni Bulan Bung Karno

SUMENEP, nusainsider.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, memanfaatkan peringatan Bulan Bung Karno sepanjang Juni 2026 sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai nasionalisme di kalangan aparatur sipil negara (ASN) dan karyawan badan usaha milik daerah (BUMD).

Salah satu langkah yang dilakukan yakni mewajibkan seluruh ASN dan pegawai BUMD mengenakan peci nasional selama bulan Juni. Kebijakan tersebut menjadi simbol penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, sekaligus upaya menumbuhkan semangat kebangsaan di lingkungan birokrasi.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, Bulan Bung Karno tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan sarana untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme yang diwariskan oleh sang proklamator.

“Bulan Juni memiliki makna historis yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia. Di bulan ini lahir Bung Karno, lahir Pancasila, dan juga menjadi bulan wafatnya Bung Karno. Karena itu, kami ingin menjadikannya sebagai momentum refleksi kebangsaan,” ujar Fauzi.

Secara historis, bulan Juni memang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan hidup dan pemikiran Bung Karno. Pada 1 Juni 1945, Soekarno menyampaikan pidato yang kemudian dikenal sebagai tonggak lahirnya Pancasila. Bung Karno juga lahir pada 6 Juni 1901 dan wafat pada 21 Juni 1970.

Baca Juga :  Dalam Momentum HPN 2025, Kepala DLH Sumenep Apresiasi Kerja Pers dalam Menyajikan Informasi

Menurut cak Fauzi, peci nasional dipilih karena memiliki nilai simbolis yang kuat dalam sejarah perjuangan bangsa. Selain menjadi bagian dari identitas nasional, peci juga sangat lekat dengan sosok Bung Karno dalam berbagai momentum perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“Melalui Bulan Bung Karno ini, kami mengajak ASN dan karyawan BUMD tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga meneladani semangat perjuangan, keberanian, serta pengabdian Bung Karno kepada bangsa dan negara,” katanya.

Pemkab Sumenep menegaskan bahwa kewajiban mengenakan peci nasional selama bulan Juni bukan sekadar persoalan atribut atau penampilan semata. Lebih dari itu, kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter kebangsaan di kalangan aparatur pemerintah.

Baca Juga :  Di Ikuti 40 Atlet, Festival Pralayang Berlangsung Meriah Di Puncak Lanjari

Cak Fauzi menilai simbol kebangsaan harus diwujudkan dalam sikap dan etos kerja aparatur, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno, seperti disiplin, integritas, keberanian mengambil keputusan, serta keberpihakan kepada rakyat, harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Yang terpenting bukan hanya memakai pecinya, tetapi bagaimana semangat yang terkandung di dalamnya hadir dalam cara ASN bekerja dan melayani masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap peringatan Bulan Bung Karno dapat menjadi pengingat bahwa pelayanan publik merupakan bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan negara. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus globalisasi, penguatan identitas kebangsaan dinilai menjadi kebutuhan yang tidak kalah penting dibanding pembangunan fisik.

Baca Juga :  Suplai PDAM Tersendat, Polres Sumenep Hadir Bantu Warga dengan Air Bersih

Menurutnya, simbol-simbol nasional seperti peci, Pancasila, dan nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa memiliki peran strategis dalam menjaga karakter kebangsaan di tengah perubahan zaman.

Penggunaan peci nasional selama bulan Juni juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda aparatur pemerintahan.

Melalui peringatan Bulan Bung Karno, Pemkab Sumenep berupaya memastikan bahwa semangat nasionalisme tidak berhenti sebagai narasi sejarah, melainkan menjadi nilai yang hidup dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

“Kami berharap, semangat itu tercermin dalam loyalitas, dedikasi, dan komitmen ASN untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.

Dengan demikian, Pemerintah Kabupaten Sumenep ingin menjadikan Bulan Bung Karno bukan hanya sebagai agenda mengenang tokoh bangsa, tetapi juga momentum untuk memperkuat karakter kebangsaan dan profesionalisme aparatur di lingkungan birokrasi daerah.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan
Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM
Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah
BEM SI Kerakyatan Jatim 2026–2027: Bukan Sekadar Regenerasi, Tapi Mengawal Kepentingan Rakyat
Di Rakornas FKMSB, Lia Istifhama Tekankan Santri Harus Mandiri Secara Ekonomi
Ning Lia, Politisi yang Memilih Turun Langsung: Merawat Demokrasi dari Ruang-Ruang Anak Muda
Ning Lia: Raka-Raki Jatim Bukan Sekadar Duta Wisata, tapi Penggerak Potensi Daerah
Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 03:39 WIB

MYZE Hotel Sumenep Tawarkan Sensasi Dinner di Tepi Kolam, Cocok untuk Keluarga dan Pasangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:43 WIB

Ning Lia Sebut Sholawat di Grahadi Tak Hanya Satukan Umat, tapi Gerakkan Ekonomi UMKM

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:14 WIB

Dikukuhkan di Sumenep, Relawan Slamet Ariyadi Tegaskan Komitmen Perkuat PAN dari Bawah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:43 WIB

BEM SI Kerakyatan Jatim 2026–2027: Bukan Sekadar Regenerasi, Tapi Mengawal Kepentingan Rakyat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Di Rakornas FKMSB, Lia Istifhama Tekankan Santri Harus Mandiri Secara Ekonomi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 08:42 WIB

Ning Lia: Raka-Raki Jatim Bukan Sekadar Duta Wisata, tapi Penggerak Potensi Daerah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:54 WIB

Ekonomi Jatim Menguat, Kemiskinan dan Pengangguran Turun, Ning Lia: Pertumbuhan Makin Berkualitas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:48 WIB

Jelang Muktamar NU ke-35, Bu Mun dan Lia Istifhama Bertemu di Jombang

Berita Terbaru