Lia Istifhama Buka Kesempatan Emas: Pasar Eropa Butuh PMI Terampil, Rumania Cari Banyak Welder

Minggu, 13 Juli 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Anggota DPD RI Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

Foto. Anggota DPD RI Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

SUMENEP, nusainsider.com — Peluang tenaga kerja migran Indonesia (PMI) ke pasar Eropa, khususnya Rumania, terbuka lebar. Namun, syarat utamanya adalah keterampilan. Hal ini ditegaskan oleh Anggota DPD RI, Lia Istifhama.

Dalam kunjungannya ke Rumania bersama Komite III DPD RI, Ning Lia—sapaan akrab Lia Istifhama—menyoroti kebutuhan mendesak akan tenaga kerja terampil di sektor industri negara Eropa Timur tersebut, terutama profesi welder (juru las).

“Kebutuhan welder di Rumania sangat besar. Ini menunjukkan celah pasar yang bisa diisi pekerja Indonesia jika memiliki skill yang sesuai,” ungkap Lia dalam sesi kunjungan kerja bersama delegasi DPD RI.

Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Rumania, terutama dalam bidang ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Berbasis Data dan Humanis, Satlantas Sumenep Sabet Penghargaan Polda Jatim

Data mencatat, sebanyak 2.713 warga Rumania berkunjung ke Indonesia, menandakan interaksi aktif antar dua negara.

DPD RI kini mendorong pelatihan keterampilan teknis bagi calon PMI.

Menurut Neng Lia sapaan akrabnya melanjutkan, pelatihan seperti pengelasan menjadi kunci utama agar mereka dapat langsung diserap pasar kerja Eropa dengan imbal hasil yang lebih tinggi dan kompetitif.

Namun, terlepas dari besarnya potensi, penempatan PMI ke Rumania masih menghadapi sejumlah tantangan.

Salah satunya terkait regulasi serta lemahnya sistem pendataan warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri, “Imbuhnya.

Duta Besar RI untuk Rumania, Meidyatama Suryodiningrat, menyebutkan kesulitan pihaknya dalam memantau keberadaan WNI di Rumania. Hal ini karena banyak yang datang tanpa laporan resmi ke Kedutaan.

“Contohnya, di dekat kantor Kedubes, ada spa yang mempekerjakan lima orang Indonesia, tetapi belum terdata secara resmi. Kami bahkan harus minta bantuan ke kantor migrasi untuk mendapatkan datanya,” jelas Meidyatama.

Tanpa data yang lengkap, perlindungan hukum dan bantuan kepada PMI bisa sangat terbatas. Ini menjadi perhatian serius pemerintah, terutama jika ingin meningkatkan jumlah dan kualitas penempatan PMI di Eropa.

Baca Juga :  FPK Pantau Ketat PAW DPRD Sumenep: Hairul Harus Beda dari Pendahulunya

Selain masalah teknis dan birokrasi, upaya penempatan tenaga kerja juga dipengaruhi dinamika politik dalam negeri, termasuk kebijakan lintas kementerian yang terkait dengan perlindungan dan pemberangkatan PMI.

Saat ini, sudah ada sejumlah PMI asal Indonesia yang bekerja di Rumania. Mereka tersebar di berbagai sektor, mulai dari pabrik, layanan spa, hingga sebagai pekerja mandiri (independent workers).

Baca Juga :  Pemerintah Jadikan Kelapa Sawit Komoditas Potensial Pemerataan Ekonomi

Namun belum semuanya berada dalam sistem yang resmi, “Kata Dubes RI untuk Rumania.

Oleh karena itu, Lia berharap dorongan peningkatan keterampilan PMI ini juga diiringi oleh regulasi yang mempermudah penempatan dan perlindungan mereka. Menurutnya, penyiapan SDM terampil bisa jadi model penempatan ke negara-negara Eropa lainnya.

“Fokus pada keahlian khusus akan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemasok tenaga kerja profesional di Eropa. Tapi, jalurnya harus aman dan regulasinya jelas,” pungkas Ning Lia.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih
Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan
Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan
Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis
Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir
Kolaborasi KEI dan Pemkab Sumenep Perkuat Pendidikan Guru Kepulauan
Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur
Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:47 WIB

Wujudkan Lingkungan Sehat, Pemdes Pinggirpapas Turun Langsung Bersih-Bersih

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:39 WIB

Budaya Gotong Royong Terjaga, Aparatur Kecamatan Batang-Batang Bersihkan Area Perbatasan

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:47 WIB

Tokoh Muda Sumenep Naghfir Sowan ke KHR. Azaim Ibrahimy, Teguhkan Warisan Sanad Keilmuan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:26 WIB

Bayi Terluka Ditemukan di Gang Trunojoyo, Polisi Selidiki Kasus Secara Humanis

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DEKOPINDA Sumenep Jadi Tonggak Penguatan UMKM dan Ekonomi Pesisir

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:25 WIB

Selamat Ulang Tahun Perempuan Inspiratif Jawa Timur

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:30 WIB

Prosedur KRS UNIBA Madura Menuai Keluhan, Mahasiswa Minta Reformasi Administrasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:45 WIB

Anggaran Bibit Pertanian Sumenep Capai Rp 2,1 Miliar, Poktan Jadi Prioritas

Berita Terbaru