Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Flayer for Makayasa

Foto. Flayer for Makayasa

SUMENEP, nusainsider.com Rokok MAKAYASA di bawah naungan PT Mahaputra Nusantara mulai memperkuat jaringan distribusi melalui program bertajuk Operasi Tapal Kuda.

Pergerakan pemasaran MAKAYASA kini memasuki fase pembentukan Distribution Control Area di sejumlah wilayah Jawa Timur. Sistem tersebut dibangun untuk memperkuat koneksi distribusi, menciptakan repeat order, hingga memperluas jalur pemasaran aktif di tingkat daerah.

Wilayah Jember menjadi daerah dengan penetrasi tertinggi yang mencapai 80 persen. Repeat order mulai terbentuk dan jalur distribusi dinilai semakin stabil.

Baca Juga :  Mencekam! 26 PPK di Kabupaten Sumenep akan Berurusan dengan Hukum, Ini Daftar Orangnya

Sementara itu, Situbondo dan Lumajang menyusul dengan progres masing-masing sebesar 70 persen. Pergerakan motoris di dua wilayah tersebut disebut semakin agresif dan konsisten membuka titik distribusi baru.

Adapun Bondowoso mencapai 40 persen dan mulai memasuki fase pembangunan pondasi distribusi. Sedangkan Probolinggo dan Banyuwangi berada di angka 25 persen dengan fokus pada pembukaan jalur distribusi awal.

Manajemen MAKAYASA mencatat, kecepatan eksekusi lapangan saat ini mampu membuka sekitar 200 outlet baru setiap hari. Kondisi tersebut membuat awareness produk semakin meluas dan akses pasar mulai terbentuk di berbagai wilayah.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Tekankan OPD Untuk Tidak Memperlambat Kerja Wartawan

Untuk menjaga stabilitas operasional, MAKAYASA juga membentuk divisi baru bernama MCS atau Makayasa Control System. Divisi tersebut berfungsi mengendalikan sektor keuangan, distribusi, hingga operasional lapangan agar ekspansi berjalan lebih terukur.

Selain itu, MAKAYASA membentuk SKSM atau Satuan Kendali Senyap Makayasa. Unit internal ini bertugas memantau ritme distribusi, validasi wilayah, serta mendeteksi potensi gangguan operasional.

Owner Rokok MAKAYASA, H. Supriyadi yang akrab disapa H. Adi Makayasa mengatakan, penguatan distribusi menjadi langkah penting dalam membangun market jangka panjang.

“MAKAYASA tidak hanya membangun penjualan. Kami sedang membangun jaringan, jalur distribusi hidup, dan kekuatan market berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan, setelah wilayah Tapal Kuda mulai terbentuk, ekspansi berikutnya akan diarahkan ke Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro.

“Semua ini baru permulaan. Kami ingin membawa MAKAYASA berkembang lebih luas dengan semangat Dari Desa Untuk Dunia,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?
Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan
Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon
Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar
Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas
DPR RI Beri Dukungan Penuh, Polri Diminta Tuntaskan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia
PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:11 WIB

Saat Rekam Jejak Bertemu Integritas: Mengapa EMILIA Mencuri Perhatian dan Perbincangan Publik?

Jumat, 10 Juli 2026 - 22:43 WIB

Muktamar NU Kembali ke Jombang, Lia Istifhama: Meneguhkan Warisan Ulama dan Komitmen Kebangsaan

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53 WIB

Dua Kali Demo ke PLN, Warga Kini Dukung Polsek Batang-Batang Usut Tuntas Kasus Penebangan Pohon

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:58 WIB

Reses DPRD Sumenep: Gerindra-PKS Tuntut Pemerataan Pembangunan hingga Pulau Terluar

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:26 WIB

Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU Diduga Picu Blackout, CERI Minta Penyidikan Diperluas

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:32 WIB

PT ESM Siap Luncurkan King Djava Reguler, Bidik Filipina hingga Australia

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:34 WIB

PT Garam Diduga Bongkar Tambak Produktif Tanpa Musyawarah, P4GI Desak Kades dan Manajemen Bertindak

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:32 WIB

Komitmen Bangun SDM Kepulauan, Medco Energi Gelar Pelatihan Deep Learning untuk Guru Sumenep

Berita Terbaru