Libur 18 Agustus Disambut Antusias, Senator Lia: Presiden Prabowo Peka Aspirasi Rakyat

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. DPD RI Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

Foto. DPD RI Dr Lia Istifhama, S.Sos.i., M.E.I

JATIM, nusainsider.com Pemerintah resmi menetapkan 18 Agustus 2025 sebagai hari libur nasional tambahan dalam rangka perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Penetapan ini tertuang dalam SKB Tiga Menteri yang ditandatangani oleh Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengumumkan keputusan tersebut di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (1/8/2025). “18 Agustus Diliburkan,” ujarnya singkat kepada awak media.

Keputusan itu disambut positif oleh berbagai kalangan. Salah satunya datang dari anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, yang turut mengapresiasi langkah pemerintah.

Baca Juga :  Babak Kelam PWI Sumenep: Surat Suara Diduga Dimanipulasi

Senator yang akrab disapa Ning Lia ini menilai bahwa penambahan hari libur mencerminkan kepemimpinan Presiden Prabowo yang penuh empati dan dekat dengan aspirasi rakyat.

“Harus diakui, Bapak Prabowo adalah Presiden yang memiliki kekuatan dalam membangun hubungan interpersonal,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan meliburkan 18 Agustus adalah bentuk perhatian Presiden terhadap kebutuhan masyarakat pasca rangkaian perayaan kemerdekaan.

“Beliau sosok simpatik dan negarawan. Keputusan ini adalah kado manis untuk rakyat, meskipun aspirasi masyarakat mungkin tidak tersampaikan secara langsung,” tambah Ning Lia.

Ia menjelaskan bahwa momen Agustusan memang menyita banyak energi masyarakat, mulai dari aneka lomba hingga malam tirakatan yang digelar pada 16 Agustus malam.

“Lalu dilanjut dengan upacara bendera pada pagi hari tanggal 17 dan penurunan bendera pada sore harinya. Aktivitas ini tentu menguras tenaga masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa tambahan libur pada 18 Agustus memberi waktu untuk menyegarkan kembali energi masyarakat sebelum kembali ke rutinitas kerja.

“Libur ini menjadi momen rehat yang sangat dibutuhkan sebelum kembali bekerja secara optimal. Banyak kantor yang pada 18 Agustus belum kondusif karena SDM-nya belum siap bekerja penuh,” pungkasnya.

Dengan adanya tambahan hari libur ini, pemerintah dianggap telah memberikan ruang pemulihan sekaligus penghormatan atas semangat nasionalisme masyarakat dalam menyambut kemerdekaan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid
Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas
Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif
Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward
Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan
“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 10:26 WIB

Tak Hanya Menulis, JSI Buktikan Aksi Nyata Bangun Fasilitas Masjid

Jumat, 24 April 2026 - 06:53 WIB

Saksi Dinilai Tak Sesuai Fakta, Sengketa Tanah di PN Sumenep Kian Memanas

Kamis, 23 April 2026 - 16:42 WIB

Perempuan Politik Jatim Bersinar, Ning Lia Dorong Demokrasi Inklusif dan Objektif

Kamis, 23 April 2026 - 14:21 WIB

Aksi Cepat Ungkap Kokain di Pantai Kahuripan, Anggota Polres Sumenep Terima Reward

Kamis, 23 April 2026 - 13:51 WIB

Dana PKH Diduga Dipotong Sejak 2020, Warga Mantajun Tuntut Keadilan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Berita Terbaru