Mega Remmeng Kuasai TikTok, Netizen: “Seperti Dewa Kuno dengan Ajian Rawa Rontek!”

Selasa, 21 Oktober 2025 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Foto. Disbudporapar Sumenep

Sumber Foto. Disbudporapar Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com — Grup musik tong-tong legendaris asal Desa Legung Timur, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Mega Remmeng, kembali menjadi buah bibir di dunia maya.

Selama tiga hari terakhir, nama Mega Remmeng mendadak viral dan mendominasi platform digital TikTok.

Fenomena ini bermula ketika sejumlah unggahan tentang penampilan Mega Remmeng di ajang Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2025 ramai dibagikan warganet.

Video-videonya menembus ribuan penonton dalam waktu singkat. Banyak netizen bahkan menjuluki grup tersebut sebagai “Dewa Kuno yang memiliki Ajian Rawa Rontek”, seolah-olah bisa “Hidup Kembali” setelah lama vakum dari panggung besar.

Unggahan dari akun @drys* menyebut bahwa hampir seluruh beranda TikTok kini dipenuhi video Mega Remmeng.

“Beranda saya penuh Mega Remmeng, benar-benar menguasai TikTok!,” tulis akun tersebut, disertai emoji api dan bendera Madura.

Di sisi lain, sejumlah netizen mengaku heran dengan hasil penjurian festival musik tersebut. Mereka menilai Mega Remmeng seharusnya meraih Juara Umum.

“Dengan dekorasi, busana, aransemen, dan penyajiannya sehebat ini, kok bisa bukan juara umum? Saya benar-benar tidak habis pikir,” tulis akun @n_di** dalam kolom komentar.

Dukungan moral pun terus mengalir. Banyak penggemar menyebut Mega Remmeng sudah menjadi pemenang sejati di hati masyarakat.

“Keep strong Mega Remmeng! Di mata juri kamu mungkin bukan pemenang, tapi di mata kami, kamu sudah juara sejati,” tulis salah satu warganet dengan penuh semangat.

Namun ada juga yang memberikan pandangan lebih objektif. Akun @Die*** menilai bahwa dekorasi yang ditampilkan Mega Remmeng sebenarnya belum rampung sepenuhnya.

“Dekorasinya baru sekitar 70 persen selesai, tapi sudah mampu meraih Juara Terbaik Dekorasi dan Penyaji. Itu luar biasa!” ujarnya.

Fenomena ini juga menarik perhatian sejumlah pihak yang turut terlibat dalam perjalanan Mega Remmeng.

Baca Juga :  2 Ulama Kharismatik Gapura Sumenep Doakan Fauzi - Imam Menang Pilkada 2024

Pihak sponsor Utama, PT Mahaputera Nusantara (red. Makayasa), melalui unggahan resminya, menyampaikan bahwa dukungan mereka tahun ini belum maksimal karena berbenturan dengan berbagai agenda.

“Kami tahun ini belum bisa mendukung secara penuh karena banyak kegiatan yang bersamaan. Tapi tahun depan, kami akan lebih maksimal mendukung Mega Remmeng, grup legendaris yang punya ciri khas dan sejarah panjang di Sumenep,” tulis Admin Makayasa.

Selain Makayasa, dukungan juga datang dari Dian Astrid Make-up, yang dikenal sebagai sponsor kecantikan di balik tampilannya yang memukau. Mereka menampilkan “Putri Ratu” sebagai ikon dekorasi, berdiri anggun dan menambah pesona visual Mega Remmeng di ajang festival.

Viralnya Mega Remmeng ini tak hanya menandai kembalinya grup legendaris itu ke panggung utama, tetapi juga mempertegas eksistensi musik tong-tong sebagai warisan budaya Madura yang terus hidup di era digital.

Baca Juga :  Diluar Nalar, Kegiatan FAHAM Membawa Berkah Bagi UMKM Lokal

Hingga kini, video Mega Remmeng masih terus mendominasi linimasa TikTok dengan berbagai versi remix, reaction, dan video dukungan dari penggemar di seluruh Madura.

Banyak warganet menyebut bahwa kehadiran grup ini seperti simbol kebangkitan seni rakyat Madura yang penuh semangat dan daya tahan luar biasa.

“Mega Remmeng bukan sekadar grup musik, tapi roh dari budaya dan Sejarah Madura itu sendiri. Setiap dentuman tong-tong-nya seperti membangunkan semangat warga Sumenep,” tulis seorang pengguna TikTok dalam kolom komentar.

Fenomena ini pun membuktikan bahwa di tengah derasnya arus digitalisasi, karya seni tradisional tetap mampu bersaing dan bahkan mendominasi ruang publik digital.

Baca Juga :  Puskolegis Uinsa Sebut Revisi Tatib DPR Bisa Menghancurkan Demokrasi

Mega Remmeng kembali hidup bukan hanya di panggung festival, tetapi juga di hati masyarakat dan dunia maya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK
Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan
LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya
Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah
Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas
Kementan RI Apresiasi Sumenep atas Keberhasilan Program Pertanian UPLAND
Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi
Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Menyapa Madrasah dari Hal Sederhana, Jurnalis Sapudi Salurkan Bantuan AMDK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Pemulihan BBM di Bali Dipercepat, 108 Mobil Tangki dan 465 Awak Disiagakan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:07 WIB

LUKW Unitomo dan IJTI Dorong Profesionalisme Wartawan Lewat Uji Kompetensi di Surabaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Mukernas TDA 9.0 di Surabaya, Himpun 500 Pengurus dari 119 Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Hadapi Era Digital, Ning Lia Dorong Mahasiswa Miliki Karakter dan Integritas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 02:37 WIB

Santri dan Mahasiswa Belajar Jurnalistik, LensaMadura.com Buka Ruang Literasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Dinkes P2KB Sumenep dan Puskesmas Dasuk Bersinergi Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan Desa

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Dari Pantai Slopeng, Khofifah Indar Parawansa Dorong Potensi Maritim Sumenep dan Kesejahteraan Nelayan

Berita Terbaru