Menuju Konser Lanjutan, Indosiar Didorong Pilih Sumenep dan Libatkan Sultan Madura H. Her

Senin, 5 Januari 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Program Indosiar

Foto. Program Indosiar "D'Academy Menggoyang Indonesia".

MADURA, nusainsider.com Panggung spektakuler yang melibatkan artis jebolan Dangdut Academy (DA) kembali santer diperbincangkan.

Setelah sebelumnya sukses besar meraup donasi lebih dari Rp1,1 miliar saat kedatangan Valen DA7, konser lanjutan bertajuk program Indosiar dikabarkan akan kembali digelar di wilayah Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Ach Valen akbar, yang disebut sebagai “King of Dynamica” oleh salah satu dewan juri saat audisi beberapa pekan lalu di Dangdut Academy 7 Indosiar, menjadi magnet utama kesuksesan konser amal sebelumnya.

Tak heran, rencana lanjutan program tersebut kini kembali mengundang perhatian publik. Isu ini semakin viral setelah beredar informasi adanya proposal resmi dari Stasiun Televisi Indosiar yang ditujukan untuk penyelenggaraan konser lanjutan di Pamekasan.

Namun hingga kini, belum diketahui secara pasti apakah proposal tersebut telah diterima dan ditindaklanjuti oleh pihak pemerintah daerah atau swasta.

Baca Juga :  QRIS Goes to University: 910 Mahasiswa Baru UINSA Dikenalkan Transaksi Digital Lintas Negara

Di platform TikTok, akun Kuswanto Ferdian dalam siaran langsungnya menyebut bahwa pihak Indosiar meminta agar acara serupa kembali digelar di Pamekasan.

Dalam live tersebut, ia bahkan memperlihatkan sebuah proposal dengan halaman depan bertuliskan “Program D’Academy Menggoyang Indonesia”, lengkap dengan foto puluhan artis jebolan DA.

“Ini sudah saya pegang proposalnya, tinggal digelar saja. Mintanya indosiar bulan ini,” ujar Kuswanto Ferdian dalam rekaman layar yang kemudian diunggah oleh akun @lor_tellor.

Kuswanto mengaku bahwa proposal tersebut memang diterima dirinya lantaran ia merupakan Event Organizer (EO) saat acara penyambutan Valen di Pamekasan beberapa hari lalu.

Ia juga menyebut, konser yang diminta Indosiar dijadwalkan berlangsung bulan ini, dengan melibatkan sekitar 10 artis jebolan Dangdut Academy, termasuk Valen.

“Artis yang hadir sekitar 10 orang, ini langsung dari Indosiar yang menggelar. Saya diminta membantu mencari titik lokasi, ikut mengonsep, dan mensukseskan acara ini,” imbuhnya.

Meski demikian, saat dikonfirmasi lebih lanjut melalui pesan WhatsApp, Kuswanto Ferdian belum memberikan respons hingga berita ini diterbitkan, sehingga kepastian konser program Indosiar tersebut masih menunggu klarifikasi resmi dari Kuswanto ferdian dan juga Indosiar.

Baca Juga :  Kolaborasi Desa dan Migas, Melon The Blues Tumbuh Subur di Alas Malang

Sementara itu, tokoh pemuda Madura, Amin Hanafi, mengapresiasi langkah Indosiar yang dinilainya berpotensi menggerakkan ekonomi masyarakat Madura melalui kegiatan hiburan berskala nasional.

Namun menurutnya, konsep kegiatan harus dirancang secara matang. Amin sapaan akrabnya menilai, jika Indosiar ingin memaksimalkan dampak sosial dan budaya, maka Kabupaten Sumenep adalah lokasi paling strategis di Madura.

“Sumenep adalah kabupaten yang terbuka terhadap kekayaan seni dan konsisten mengapresiasi talenta anak muda sejak beberapa tahun terakhir,” ujar Amin kepada media ini, Senin (5/1/2025).

Lebih jauh, Amin juga menekankan pentingnya keterlibatan Sultan Madura, H. Her, sebagai figur sentral dan konseptor kegiatan, terutama jika konser tersebut dikemas sebagai konser amal kemanusiaan, misalnya untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera.

“Indosiar perlu datang langsung ke H. Her. Dengan keterlibatan beliau, energi kemanusiaan akan jauh lebih besar dan legitimasi kegiatan akan semakin kuat,” tegasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dari sisi lokasi, infrastruktur, dan iklim seni budaya, Sumenep merupakan tempat paling strategis dan mendukung untuk program Indosiar di Madura, karena seni dalam berbagai bentuk, hidup dan berkembang di kabupaten ujung timur Pulau Madura tersebut.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan
Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat
13 Tahun Hadapi Sengketa Rumah, Sri Endah Minta Keadilan, Ning Lia Turun Tangan
Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 16:51 WIB

Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Rabu, 9 September 2026 - 09:51 WIB

Industri Rokok Lokal Tertekan, Ayunda Group Dorong Pemerintah Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal

Senin, 7 September 2026 - 21:58 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tong-Tong Sumenep Dinilai Gerakkan Pariwisata dan UMKM

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Berita Terbaru