Pengasuh Ponpes Al-Bajigur Manding Serukan Fauzi-Imam Lanjutkan 2 Periode

Senin, 21 Oktober 2024 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.comKH Abdurrahman, pengasuh Pondok Pesantren Al-Bajigur di Kecamatan Manding, menyatakan bahwa Achmad Fauzi dan Imam Hasyim layak untuk melanjutkan kepemimpinan di Sumenep.

Pernyataan tersebut disampaikan saat silaturrahmi dengan Fauzi pada 19 Oktober 2024 yang penuh dengan keharmonisan.

KH Abdurrahman menekankan bahwa keduanya memiliki pengalaman yang memadai untuk memimpin.

Ia mendoakan agar pasangan yang dikenal dengan akronim Faham ini diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah mereka untuk masyarakat Sumenep.

Lebih lanjut, ia berpesan agar Fauzi dan Imam tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan yang diambil.

Baca Juga :  Yuk Hadir, Nanti Malam Festival Museum Ukir Bonsai Dan Keris Akan Digelar Meriah

“Jika semua itu dijalankan, insya Allah segala usaha akan dimudahkan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan rasa terimakasihnya kepada KH Abdurrahman yang telah menerima kunjungannya dengan penuh kehangatan. Serta doa restu terhadap dirinya bersama kiai Imam Hasyim untuk melanjutkan pengabdian.

“Kami akan melaksanakan pesan para kiai dan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Diketahui, selama tiga tahun setengah kepemimpinan Achmad Fauzi telah menorehkan berbagai keberhasilan.

Diantaranya, menurunkan angka kemiskinan dan menduduki peringkat pertama di jatim. Pada tahun 2022, angka kemiskinan mencapai 18,76 persen, menurun menjadi 18,7 persen pada tahun 2023, dan selanjutnya turun menjadi 17,78 persen di tahun 2024. Penurunannya yakni 0,92 persen.

Pada periode 2016-2021, angka kemiskinan menunjukkan fluktuasi, dengan puncaknya mencapai 20,51 persen pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19.

Angka kemiskinan Tahun 2016 sebesar 20,09 persen. Tahun 2017 sebesar 19,62, tahun 2018 sebesar 20,16, tahun 2019 mencapai 19,48, naik menjadi 20,18 persen pada tahun 2020

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu
Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah
Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4
Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani
Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN
Bukan Sekadar Rp3.000 – Rp10.000, Karcis Penitipan Motor di MCF #4 Pertanyakan Legalitasnya
Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik
Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:22 WIB

Dugaan Pungutan Parkir di MCF#4 Jadi Sorotan, Kades Pabian Dorong Penertiban Tanpa Pandang Bulu

Rabu, 2 September 2026 - 08:32 WIB

Sumenep Bersholawat 3 September: Ribuan Jamaah Diajak Bersatu dalam Doa dan Cinta Rasulullah

Rabu, 2 September 2026 - 06:46 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Kiki Asiska Hadir di Malam Puncak Madura Culture Fest #4

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 05:49 WIB

Bertahun-tahun Gelap, Kini Rumah Warga Aeng Pao Kangean Terang Berkat PLN

Selasa, 1 September 2026 - 14:45 WIB

Ning Lia Makin Rajin Sambangi Madura, Dari Temui Kiai hingga Bongkar Luka Pascakonflik

Selasa, 1 September 2026 - 13:34 WIB

Kursi Strategis Polresta Tuban Bergeser, Kapolresta Ungkap Alasan di Baliknya

Selasa, 1 September 2026 - 10:09 WIB

Warga Sumenep, Siapkan Hati! Sumenep Bersholawat Digelar Malam Ini di GOR A Yani

Berita Terbaru