Pesta Usai, Sampah Menggunung! Petugas DLH Sumenep Sterilkan GOR A Yani

Rabu, 2 September 2026 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Petugas DLH Sumenep saat melakukan Sterilisasi sampah usai kegiatan Sumenep Bershalawat bersama PT Arinna Makmur Sejahtera dan Cinta Nabi

Foto. Petugas DLH Sumenep saat melakukan Sterilisasi sampah usai kegiatan Sumenep Bershalawat bersama PT Arinna Makmur Sejahtera dan Cinta Nabi "Sulis"

SUMENEP, nusainsider.com Kemeriahan Sumenep Bershalawat di GOR A Yani Sumenep menyisakan pekerjaan besar bagi petugas kebersihan. Begitu puluhan ribu masyarakat meninggalkan lokasi, sampah berserakan memenuhi sejumlah titik kawasan kegiatan.

Sumenep Bershalawat yang digelar PT Arinna Makmur Sejahtera pada Selasa (1/9/2026) malam menjadi salah satu agenda yang menyedot perhatian masyarakat.

Warga dari berbagai daerah di Madura memadati kawasan GOR A Yani untuk mengikuti kegiatan bernuansa religi tersebut.

Namun, di balik kemeriahan dan khidmatnya lantunan shalawat, terdapat pekerjaan yang tak kalah penting setelah acara berakhir, yakni membersihkan kawasan dari sampah yang ditinggalkan pengunjung.

Memasuki pagi dini hari setelah masyarakat berangsur membubarkan diri, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep langsung bergerak.

Baca Juga :  UNIBA Madura Dorong Industri Rokok Lokal Terapkan GMP, Cetak Doktor Baru

Petugas kebersihan dikerahkan untuk mengumpulkan sampah, membersihkan area kegiatan, hingga mensterilkan kembali kawasan GOR A Yani agar dapat digunakan Pelaksanaan MCF#4 dalam kondisi bersih.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya DLH Sumenep menjaga kebersihan selama pelaksanaan Madura Culture Festival (MCF) #4 2026 yang berlangsung di kawasan tersebut.

Sejak rangkaian kegiatan berlangsung, DLH Sumenep terus melakukan pengawasan sekaligus mengarahkan petugas kebersihan agar kondisi lingkungan di sekitar lokasi kegiatan tetap terjaga.

Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, mengaku pihaknya terus memberikan arahan kepada petugas kebersihan untuk tidak hanya bekerja setelah acara selesai, tetapi juga melakukan pemantauan selama kegiatan berlangsung.

Menurut Anwar, tingginya jumlah masyarakat yang datang tentu berpotensi meningkatkan volume sampah. Karena itu, kesiapan petugas menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

“Petugas kami terus diarahkan untuk menjaga kebersihan di lokasi kegiatan. Setelah acara selesai, mereka langsung bergerak melakukan pembersihan,” ujar Anwar.

Anwar sapaan akrabnya mengatakan, kebersihan menjadi tanggung jawab bersama, terutama ketika sebuah kegiatan melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.

Baca Juga :  DPMD Sumenep Gembleng Sekdes se-Kabupaten, Perkuat Tata Kelola dan LPPD Desa

Ia berharap masyarakat yang menghadiri berbagai rangkaian kegiatan MCF #4, termasuk Sumenep Bershalawat, turut memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Harapan kami, masyarakat juga ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat yang telah disediakan,” katanya.

Menurutnya, keberadaan petugas kebersihan bukan berarti masyarakat dapat mengabaikan persoalan sampah. Kesadaran pengunjung tetap dibutuhkan agar kawasan kegiatan tidak dipenuhi sampah setelah acara berakhir.

Baca Juga :  Inovasi Lagi, RSUD Moh Anwar Sumenep Bakal Hadirkan Free Booking. Begini Cara Kerja Dan Syaratnya

DLH Sumenep pun memastikan petugas tetap bekerja untuk mengembalikan kondisi kawasan GOR A Yani seperti semula setelah kegiatan yang menghadirkan puluhan ribu masyarakat tersebut.

Pemandangan petugas yang berjibaku membersihkan sampah pada dini hari menjadi sisi lain dari kemeriahan Sumenep Bershalawat.

Ketika sebagian besar masyarakat telah meninggalkan lokasi untuk beristirahat, para petugas kebersihan justru mulai bekerja lebih keras.

Mereka mengumpulkan sampah yang berserakan di area kegiatan dan memastikan kawasan tersebut kembali bersih.

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa suksesnya sebuah kegiatan tidak hanya diukur dari meriahnya acara, tetapi juga bagaimana kondisi lingkungan setelah seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Kepulauan Sumenep Dibidik Bappenas, Energi Surya hingga Hilirisasi Garam Dikaji
Emas Bernilai Ibadah, Central 88 Gold & Jewellery Dedikasikan Keuntungan untuk Yatim-Duafa
Bawa Polresta Sumenep ke Arah Baru, Kombes Pol Ariek Raih Penghargaan
ICONIS ke-10 Jadi Ruang Refleksi Merawat Tradisi Keagamaan Masyarakat Madura
Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru
Tak Andalkan Perang Harga, DRT The Big Family Perkuat Kualitas Rokok Lokal Madura
Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi
STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 22:49 WIB

Kepulauan Sumenep Dibidik Bappenas, Energi Surya hingga Hilirisasi Garam Dikaji

Kamis, 10 September 2026 - 14:23 WIB

Emas Bernilai Ibadah, Central 88 Gold & Jewellery Dedikasikan Keuntungan untuk Yatim-Duafa

Kamis, 10 September 2026 - 09:19 WIB

Bawa Polresta Sumenep ke Arah Baru, Kombes Pol Ariek Raih Penghargaan

Kamis, 10 September 2026 - 08:06 WIB

ICONIS ke-10 Jadi Ruang Refleksi Merawat Tradisi Keagamaan Masyarakat Madura

Rabu, 9 September 2026 - 17:48 WIB

Rokok Makayasa Lebarkan Sayap, Ratusan Warung Disiapkan Jadi Jaringan Baru

Rabu, 9 September 2026 - 14:01 WIB

Antrean BBM Meluas di Jember-Lumajang-Situbondo-Bondowoso, KOPRI PMII Soroti Kesiapan Distribusi

Rabu, 9 September 2026 - 13:04 WIB

STIT Aqidah Usymuni Bersiap Naik Level, Kopertais Minta Civitas Akademika Perkuat Kelembagaan

Rabu, 9 September 2026 - 12:53 WIB

Wisuda ke-15 STITA Aqidah Usymuni, 61 Sarjana Disiapkan Terjun ke Masyarakat

Berita Terbaru