Pilkades Serentak 2027 di Sumenep Libatkan 246 Desa, Pemkab Matangkan Regulasi dan Anggaran

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Achmad D Zulkarnaen, Kepala DPMD Sumenep

Foto. Achmad D Zulkarnaen, Kepala DPMD Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memastikan sebanyak 246 desa akan mengikuti Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak pada tahun 2027 mendatang.

Pesta demokrasi tingkat desa tersebut diproyeksikan berlangsung pada penghujung tahun dengan seluruh biaya penyelenggaraan ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Saat ini, Pemkab Sumenep melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) mulai mematangkan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan regulasi, pemetaan kebutuhan penyelenggaraan hingga kesiapan anggaran.

Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Achmad Dzulkarnain, mengatakan pelaksanaan Pilkades Serentak masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat yang akan menjadi dasar penyusunan tahapan dan jadwal pelaksanaan.

“Sebanyak 246 desa akan mengikuti Pilkades Serentak pada tahun 2027. Pelaksanaannya kemungkinan pada akhir tahun, namun kami masih menunggu juknis dari pemerintah pusat,” ujar Dzulkarnain, Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menetapkan tahapan sebelum regulasi resmi diterbitkan.

Baca Juga :  Sikap Tenang H. Her di KPK, Kooperatif Beri Keterangan sebagai Saksi

Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh proses penyelenggaraan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan dan terhindar dari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

Selain regulasi, kesiapan anggaran menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Seluruh pembiayaan Pilkades dipastikan akan ditanggung oleh Pemkab Sumenep melalui APBD.

Besaran anggaran yang dialokasikan untuk masing-masing desa akan disesuaikan dengan jumlah hak pilih atau Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dimiliki.

“Anggaran ditanggung pemerintah daerah. Besarannya bervariasi sesuai jumlah hak pilih di masing-masing desa. Kisarannya antara Rp70 juta hingga Rp120 juta per desa,” jelasnya.

Pilkades Serentak 2027 diperkirakan menjadi salah satu agenda politik terbesar di Kabupaten Sumenep. Dengan ratusan desa yang akan melaksanakan pemilihan secara bersamaan, pemerintah dituntut memastikan seluruh tahapan berjalan profesional, transparan, tertib, serta kondusif.

Baca Juga :  Ning Lia Istifhama Apresiasi Gebrakan Prabowo: Kampung Haji Indonesia Bukti Nyata Kepemimpinan Visioner

DPMD juga mulai melakukan pemetaan kebutuhan penyelenggaraan sembari menunggu terbitnya juknis dari pemerintah pusat. Koordinasi dengan berbagai pihak akan terus dilakukan agar seluruh perangkat pendukung siap ketika tahapan resmi dimulai.

Pemkab Sumenep berharap Pilkades Serentak 2027 tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan di tingkat desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat demokrasi lokal sekaligus melahirkan kepala desa yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong kemajuan desa.

Baca Juga :  Konsisten Berbagi, 11 Hari Program Detikzone.id Berbagi Buktikan Media Bisa Menjadi Jembatan Kebaikan

Masyarakat pun diimbau untuk menjaga persatuan dan kondusivitas menjelang pelaksanaan Pilkades.

Perbedaan pilihan politik dinilai sebagai bagian dari dinamika demokrasi, namun semangat kebersamaan harus tetap dijaga demi terciptanya Pilkades yang aman, damai, dan berkualitas.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi
Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram
“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda
Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep
NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU
Rutin Tiap Bulan ke Madura, Ning Lia Tunjukkan Wajah Senator yang Dekat dengan Rakyat
KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa
PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Cinta Indonesia Tak Cukup dengan Simbol, Nasionalisme Harus Dibuktikan dengan Aksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Haswal Group Resmi Buka Pembelian Tembakau 2026, Harga Tembus Rp70 Ribu per Kilogram

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:54 WIB

“Syubbanul Yaum, Rijalul Ghad”, Ning Lia Titip Pesan Demokrasi kepada Generasi Muda

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:36 WIB

Dari Buku untuk Kemerdekaan, Puluhan Penggerak Literasi Berkumpul di Taman Adipura Sumenep

Senin, 24 Agustus 2026 - 02:42 WIB

NU Education Summit Sumenep 2026 Jadi Momentum Transformasi Pendidikan NU

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:39 WIB

KPM STITA dan PKK Bersinergi, Temulawak Beluk Raja Diolah Jadi Produk Unggulan Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:29 WIB

PBB Sumenep Bakal Full Digital 2027, Bapenda: Pembayaran Langsung Masuk Kas Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Bangga Hasil Bumi Lokal, Bos Ayunda Group Sebut Produk Olahan Tani Tak Kalah dari Produk Modern

Berita Terbaru