PR Mulia Indah & Bima Dharma Tampilkan Produk Unggulan di Festival Tembakau

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Stand PR Mulia Indah Dan PR Bima Dharma saat Dikunjungi pembeli di Festival Tembakau 2025 Sumenep

Foto. Stand PR Mulia Indah Dan PR Bima Dharma saat Dikunjungi pembeli di Festival Tembakau 2025 Sumenep

SUMENEP, nusainsider.comFestival Tembakau Madura 2025 di Stadion A. Yani kembali menjadi ajang bergengsi bagi produsen rokok lokal untuk menampilkan produk terbaik mereka.

Dua perusahaan asal Sumenep, PR Mulia Indah dan PR Bima Dharma Sejahtera, tampil percaya diri dengan memperkenalkan produk unggulan: HM Cokelat serta varian SKT – SKM Gharnam.

Bappeda Sumenep

Dengan tata stand yang rapi, pelayanan ramah, serta kemasan produk menarik, kedua pabrikan berhasil menyedot perhatian pengunjung.

HM Cokelat hadir dengan cita rasa khas kretek Madura, sedangkan Gharnam menawarkan kombinasi varian SKT dan SKM yang unik, sehingga memberikan pilihan baru bagi pecinta kretek.

“Melalui HM Cokelat dan Gharnam, kami ingin memperkuat identitas kretek Madura sekaligus memberikan variasi bagi konsumen. Produk ini bukan sekadar hasil olahan tembakau, melainkan bagian dari kebanggaan daerah,” ujar Santi, perwakilan PR Bima Dharma Sejahtera, Sabtu (30/8) malam.

Festival Tembakau Madura tidak hanya menjadi ajang promosi produk, tetapi juga mencerminkan peran penting industri rokok dalam menyerap tenaga kerja lokal.

Baca Juga :  Paguyuban Tong-tong Sumenep Resmi Dibentuk, Guyub Rukun Antar Komunitas menjadi Tujuan

Ribuan buruh linting, mayoritas perempuan, menggantungkan kehidupan keluarga mereka dari sektor ini.

Tidak hanya itu, festival juga membuka lapangan kerja tambahan bagi kalangan muda, mulai dari SPG, tim dekorasi stand, hingga distribusi produk.

Kehadiran industri rokok terbukti memberi dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat.

Santi menegaskan, partisipasi PR Mulia Indah dan PR Bima Dharma Sejahtera merupakan bukti nyata ketangguhan industri kretek Madura di tengah berbagai tantangan.

“Inilah kekuatan industri lokal. Kita tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Festival yang masih akan berlangsung hingga Rabu 3 September mendatang menampilkan puluhan PR dari berbagai daerah di Madura. Masing-masing menghadirkan produk unggulan, mulai dari kemasan sederhana hingga premium, dengan inovasi yang terus berkembang mengikuti selera pasar.

Baca Juga :  Kepala Desa Sapeken Raih Anugerah Pelayanan Publik Transformatif di Malam Anugerah SMSI Award 2025

Kehadiran HM Cokelat dan Gharnam di Festival Tembakau Madura 2025 menjadi penanda penting bahwa kretek Madura bukan sekadar produk konsumsi, tetapi juga identitas, kebanggaan, dan potensi ekonomi masyarakat yang harus terus dijaga serta diperkuat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru