Ribuan Relawan Fauzi – Imam ikut Antarkan Jagoannya Menuju KPU Sumenep

Kamis, 29 Agustus 2024 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Sebelum berangkat ke Asta Tinggi untuk melakukan doa bersama kemudian berlanjut ke KPU Kabupaten Sumenep guna melakukan pendaftaran Calon Bupati pada Pilkada 2024, kediaman Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo dibanjiri ratusan relawan.

Pantauan media ini di lokasi, ratusan orang tampak bersiap-siap mengantar Bacabup Achmad Fauzi Wongsojudo dan Bacawabup Kyai Imam Hasyim.

Di kediaman politikus partai berlogo Banteng tersebut juga hadir mantan Bupati Sumenep KH. Moh Ramdlan Siraj, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Relawan militan dibawah naungan Insan Bismillah Melayani, Bambang mengatakan berharap kegiatan tersebut berjalan dengan lancar.

“Terkait dengan pendaftaran di hari perdana ini kami mengharapkan berjalan dengan lancar serta menghimbau kepada semua simpatisan untuk mengawal pendaftaran ke KPU hingga pelaksanan Pilkada selesai,” tuturnya.

Baca Juga :  Besok! Pasangan Kiai Fikri dan Kiai Unais Siap Daftar Juga ke KPU

Diketahui, bahwa hari ini, Kamis, 29/08/2024, Achmad Fauzi Wongsojudo akan melanjutkan perjuangannya untuk memimpin Kabupaten Sumenep bersama ketua DPC PKB Sumenep yakni Kiai Imam Hasyim.

Pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim akan mendaftarkan diri ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, sebagai calon bupati dan wakil bupati Sumenep pada Pilkada 2024.

KPU Sumenep telah membuka pendaftaran bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumenep sejak tanggal 27- 29 Agustus 2024.

Berikut Cuplikan Videonya

Achmad Fauzi Wongsojudo maupun Kiai Imam Hasyim akan berangkat dari kediaman masing masing.

Achmad Fauzi berangkat dari Torbang, sementara Kiai Imam berangkat dari kediamannya desa Aengbaja Kecamatan Bluto dan titik kumpulnya di Asta Tinggi.

Di Asta Tinggi, pasangan Fauzi -Imam bersama tim akan melakukan doa bersama. Usai Doa bersama, kita akan berangkat ke KPU pada pukul 10.00 wib.

Tampak di perjalanan menuju lokasi Asta Tinggi, Sekitar 47 Mobil dan Ribuan pengendara Sepeda motor ikut Konvoi mengkawal Cabup dan Cawabup Fauzi – Imam.

Bahkan relawan itu juga membawa bendera Partai Koalisi pendukung serta Bendera bertuliskan FAHAM.

Loading

Penulis : Mif

Berita Terkait

Terkuak! Dugaan Setoran Warnai Pelepasan Pengguna Narkoba M di Batuputih
Momentum Hari Laut Sedunia, PKDI Sumenep Kampanyekan Pelestarian Laut dan Pesisir
Talk Show Pendidikan STITA Aqidah Usymuni Kupas Kurikulum Terbaru, Mahasiswa Diajak Kritis dan Adaptif
Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura
Polres Sumenep Sebut M Jalani Asesmen Akibat Narkoba, Namun Dikabarkan Bebas dan Pulang
Pertengahan 2026 Belum Beroperasi, KNMP Dapenda Senilai Rp10 Miliar Jadi Sorotan Aktivis
Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot
Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 07:45 WIB

Terkuak! Dugaan Setoran Warnai Pelepasan Pengguna Narkoba M di Batuputih

Senin, 8 Juni 2026 - 06:44 WIB

Momentum Hari Laut Sedunia, PKDI Sumenep Kampanyekan Pelestarian Laut dan Pesisir

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:21 WIB

Talk Show Pendidikan STITA Aqidah Usymuni Kupas Kurikulum Terbaru, Mahasiswa Diajak Kritis dan Adaptif

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:55 WIB

Usai Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka, Dugaan Praktik Jual Beli Titik MBG Mulai Terkuak Libatkan DPR RI Asal Madura

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polres Sumenep Sebut M Jalani Asesmen Akibat Narkoba, Namun Dikabarkan Bebas dan Pulang

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:47 WIB

Belum Ada Tersangka, Dugaan Korupsi Logistik KPU Sumenep Kian Disorot

Minggu, 7 Juni 2026 - 05:58 WIB

Kelola APBN Rp75 Miliar, KSOP Kalianget Diminta Diaudit Ketat oleh BPK RI

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:37 WIB

Kasus Anisa Berkah Wisata Memanas, Tim Kuasa Hukum Ungkap Kerugian Jamaah Rp15,16 Miliar

Berita Terbaru