Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Program CKG, Warga Diimbau Periksa Kesehatan Sejak Dini

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Flayer Cek kesehatan gratis, Dinkes P2KB Sumenep Drg Ellya Fardasah, M.Kes

Foto. Flayer Cek kesehatan gratis, Dinkes P2KB Sumenep Drg Ellya Fardasah, M.Kes

SUMENEP, nusainsider.com Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai langkah nyata meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini berbagai faktor risiko penyakit.

Program ini merupakan layanan pemeriksaan kesehatan yang cepat, mudah, dan gratis bagi seluruh kelompok usia. Tidak hanya tersedia di Puskesmas, layanan CKG kini semakin mudah dijangkau karena juga diselenggarakan di berbagai lokasi pelayanan kesehatan lainnya.

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, M.Kes, mengatakan bahwa program CKG bertujuan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga tidak ada lagi alasan untuk menunda pemeriksaan kesehatan.

“Melalui program Cek Kesehatan Gratis, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan tanpa biaya. Semakin dini suatu penyakit diketahui, maka peluang penanganannya akan semakin baik,” ujar drg. Ellya.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting sebagai upaya pencegahan. Banyak penyakit tidak menunjukkan gejala pada tahap awal sehingga hanya dapat diketahui melalui pemeriksaan kesehatan.

“Jangan menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan. Deteksi dini merupakan investasi terbaik agar masyarakat tetap sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” tambahnya.

Dinkes P2KB Sumenep juga memperluas titik layanan CKG. Selain di seluruh Puskesmas, masyarakat dapat mengakses layanan ini di Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK), universitas atau perguruan tinggi, sekolah melalui UKS, pondok pesantren, perusahaan atau tempat kerja, Posyandu, pelayanan kesehatan keliling, hingga lokasi pelayanan kesehatan lainnya yang menyelenggarakan program CKG.

Baca Juga :  Liga 1 Rencana Akan Digelar 1 Juli 2023, Presiden Madura United: Belum Ada Surat Ke Klub

Melalui perluasan lokasi tersebut, pemerintah berharap layanan kesehatan semakin dekat dengan masyarakat, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.

Drg. Ellya menjelaskan, program CKG memiliki banyak manfaat, mulai dari mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini, mengetahui kondisi kesehatan masyarakat, mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat, hingga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat.

“Program ini sepenuhnya gratis. Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sumenep untuk memanfaatkan kesempatan ini demi menjaga kesehatan diri dan keluarga,” tegasnya.

Untuk mengikuti program CKG, masyarakat cukup membawa KTP, Kartu Keluarga (KK), atau identitas lainnya, kemudian mendatangi lokasi pelayanan CKG terdekat.

Baca Juga :  Peluang Usaha di Bulan Ramadan: Festival Srikaya Bantu Petani dan UMKM

Selanjutnya peserta akan mengikuti pemeriksaan kesehatan sesuai kelompok usia dan kondisi masing-masing.
Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan program tersebut sehingga budaya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dapat terus meningkat.

“Kesehatan adalah investasi yang paling berharga. Mari manfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis ini. Jangan tunggu sakit, cek kesehatan sekarang agar kita semua dapat hidup lebih sehat dan mewujudkan masyarakat Sumenep yang semakin sehat,” pungkas drg. Ellya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong
JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event
Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa
OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut
Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD
Blunder! Disbudporapar dan FKPPI Didesak Klarifikasi kejanggalan pelaksanaan KEN 2026 di Sumenep
Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026
Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 19:43 WIB

Buntut Flyer Konferensi Pers, Disbudporapar dan FKPPI Sumenep Klarifikasi Polemik Penilaian Festival Musik Tong-Tong

Senin, 7 September 2026 - 06:27 WIB

JSI Sumenep Apresiasi Hadirnya Mujahid Lingkungan dalam berbagai Gelaran Event

Senin, 7 September 2026 - 05:33 WIB

Klaim PAN sebagai “Partai Anak Nahdliyin” Disorot, GP Ansor Singgung Nasib Pendamping Desa

Minggu, 6 September 2026 - 14:13 WIB

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 September 2026 - 13:43 WIB

Malik Effendi Dukung Gagasan Bupati Sumenep: Kabupaten Kepulauan Sudah Saya Gagas Sejak di DPRD

Minggu, 6 September 2026 - 07:59 WIB

Sengit dan Meriah! Ini Daftar Juara Festival Musik Tong-Tong se-Madura 2026

Minggu, 6 September 2026 - 06:16 WIB

Di Balik Gemuruh Festival Tongtong, Petugas DLH Sumenep Berjibaku Bersihkan Sampah hingga Pagi

Sabtu, 5 September 2026 - 22:50 WIB

Gemuruh Tongtong Kembali Kuasai Sumenep, 27 Grup Se-Madura Tampil Spektakuler

Berita Terbaru

Foto. Grup Musik tong-tong Angin Ribut Tadi Malam, Sabtu 5 September 2026

Lifestyle

OPINI : Angin Ribut yang Seolah Tak Berani Ribut

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:13 WIB