Jaring Demokrasi Sumekar Gelar Aksi, Dorong Polresta Sumenep Lebih Terbuka kepada Pers

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Aksi Jaring Demokrasi Sumekar di Polresta Sumenep

Foto. Aksi Jaring Demokrasi Sumekar di Polresta Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com  Aktivis yang tergabung dalam Jaring Demokrasi Sumekar menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polresta Sumenep, Jawa Timur, Jumat (24/7/2026).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk keprihatinan terhadap dua insiden yang dinilai mencerminkan perlunya evaluasi terhadap pola komunikasi jajaran Humas Polresta Sumenep dengan insan pers.

Dua peristiwa yang menjadi sorotan massa yakni penolakan terhadap wartawan saat meliput kegiatan peresmian peningkatan status Polres Sumenep menjadi Polresta Sumenep serta batalnya agenda konferensi pers terkait pengungkapan kasus narkotika jenis kokain yang ditemukan di perairan Gili Raja, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep.

Koordinator aksi Jaring Demokrasi Sumekar, Arafat, menilai kedua insiden tersebut menjadi catatan serius karena dinilai menghambat keterbukaan informasi publik dan akses masyarakat terhadap informasi melalui kerja-kerja jurnalistik.

“Hubungan yang sehat antara kepolisian dan insan pers merupakan prasyarat penting bagi terwujudnya demokrasi yang terbuka dan akuntabel. Karena itu, setiap kebijakan yang membatasi ruang kerja jurnalistik patut dievaluasi agar tidak mengurangi hak masyarakat untuk memperoleh informasi,” ujar Arafat dalam orasinya.

Menurutnya, penolakan terhadap wartawan saat peliputan peresmian Polresta Sumenep maupun batalnya agenda rilis kasus kokain menunjukkan perlunya pembenahan pola komunikasi publik yang dibangun jajaran Humas Polresta Sumenep.

“Sudah dua kali peristiwa terjadi. Ini menjadi catatan serius terhadap pola komunikasi publik yang dibangun jajaran Humas Polresta Sumenep,” katanya.

Arafat menambahkan, hubungan antara kepolisian dan insan pers semestinya dibangun di atas prinsip saling menghormati dan menjunjung tinggi komunikasi yang baik.

Baca Juga :  Khofifah Terapkan Aturan Baru: Gadget Siswa Dibatasi demi Fokus Belajar

Menurutnya, nilai tersebut sejalan dengan kearifan lokal masyarakat Sumenep yang mengedepankan silaturahmi serta penghormatan kepada sesama.

“Di Tanah Sumekar, tamu datang untuk bersilaturahmi dan menghormati tuan rumah. Nilai itu semestinya juga tercermin dalam hubungan antara pemimpin daerah dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam demokrasi,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Jaring Demokrasi Sumekar menyampaikan tiga tuntutan kepada Polresta Sumenep. Pertama, meminta Kapolresta Sumenep mengevaluasi kinerja jajaran Humas agar lebih profesional, terbuka, serta memberikan kemudahan akses informasi kepada publik.

Baca Juga :  UNIBA Madura Bekali Mahasiswa Strategi Hadapi Transformasi Bisnis di Era AI

Kedua, massa aksi mendesak agar dibangun kembali komunikasi yang sehat dengan insan pers melalui pola hubungan yang menghormati profesi jurnalis dan menjamin kemudahan peliputan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketiga, mereka meminta Kapolresta Sumenep bersilaturahmi ke kantor-kantor organisasi pers dan asosiasi jurnalis di Kabupaten Sumenep sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal sekaligus membangun kembali hubungan yang harmonis dengan insan pers.

Baca Juga :  Usai Investasi Ratusan Triliun, Kini Investor Singapura Juga Tertarik Investasi di Sumenep

Meski menyampaikan kritik, Arafat menegaskan bahwa aksi tersebut tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan institusi kepolisian. Sebaliknya, aksi itu merupakan bentuk masukan konstruktif agar hubungan antara Polresta Sumenep dan insan pers semakin terbuka, profesional, dan saling menghormati.

“Kami percaya kewibawaan institusi tidak dibangun dengan menjaga jarak dari pers, melainkan melalui keterbukaan, komunikasi yang baik, dan penghormatan terhadap kebebasan pers sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi,” tegasnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa aksi menyampaikan aspirasi secara damai sembari berharap tuntutan yang disampaikan dapat menjadi perhatian pimpinan Polresta Sumenep dalam memperkuat sinergi dengan insan pers demi terwujudnya pelayanan informasi publik yang lebih baik.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Tak Cukup Lihat Rumah dan Barang, Lia Istifhama Soroti Akurasi Data Desil
Saat Mesin MotoGP Meraung, Tongtong Sumenep Bersiap Bikin Mandalika Bergemuruh
Ning Lia dan Filosofi “Makan Kali Lima, Aura Bintang Lima”
Ringankan Beban Warga, Bang Ali BIP Hadirkan Program BBM Gratis
KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan
Dari Sumenep ke Pentas Jawa Timur, SonGENnep FC Buka Babak Baru Futsal Lokal
Cari Kerja? Job Fair Sumenep 2026 Buka 2.596 Lowongan dari 35 Perusahaan
Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:59 WIB

Tak Cukup Lihat Rumah dan Barang, Lia Istifhama Soroti Akurasi Data Desil

Rabu, 23 September 2026 - 14:42 WIB

Saat Mesin MotoGP Meraung, Tongtong Sumenep Bersiap Bikin Mandalika Bergemuruh

Rabu, 23 September 2026 - 12:32 WIB

Ning Lia dan Filosofi “Makan Kali Lima, Aura Bintang Lima”

Rabu, 23 September 2026 - 10:13 WIB

Ringankan Beban Warga, Bang Ali BIP Hadirkan Program BBM Gratis

Selasa, 22 September 2026 - 18:51 WIB

KNPI Sumenep Bertemu Kapolresta, Galian C dan Rokok Ilegal Jadi Sorotan

Selasa, 22 September 2026 - 15:36 WIB

Cari Kerja? Job Fair Sumenep 2026 Buka 2.596 Lowongan dari 35 Perusahaan

Selasa, 22 September 2026 - 14:45 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Festival Tani Ganding Bidik Pertanian dan Ekonomi UMKM

Selasa, 22 September 2026 - 13:44 WIB

Soirée Gigs Vol. 2 Hadir di Rooftop Surabaya, Orkes Silampukau Siap Bikin Malam Makin Berkesan

Berita Terbaru