RSUDMA Masuk Program Prioritas Kemenkes, Warga Sumenep Segera Nikmati Layanan Penyakit Katastropik

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tampak Bangunan RSUD Moh Anwar Sumenep dari arah Utara depan Pemkab Sumenep

Foto. Tampak Bangunan RSUD Moh Anwar Sumenep dari arah Utara depan Pemkab Sumenep

SUMENEP, nusainsider.com Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) resmi ditetapkan sebagai penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) Tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penetapan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan penyakit katastropik di Kabupaten Sumenep.

Kehadiran program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah, sehingga pasien dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas di daerah sendiri.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan kepercayaan dari pemerintah pusat menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut.

Menurutnya, program tersebut membuktikan bahwa rumah sakit daerah terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang semakin kuat.

  1. “Alhamdulillah, pada tahun 2026 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mendapatkan Program KJSU dari Kementerian Kesehatan. Ini adalah amanah besar sekaligus bukti bahwa rumah sakit daerah mampu berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang lebih kuat dan berkualitas,” ujar dr. Erliyati, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga :  Polwan Cantik Polres Sumenep Ikut Serta Amankan Aksi Damai KORAMEL di Bawaslu

Program KJSU merupakan agenda prioritas nasional yang difokuskan pada penguatan pelayanan empat kelompok penyakit utama, yakni kanker, jantung, stroke, dan gangguan uronefrologi.

Keempat penyakit tersebut masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan membutuhkan penanganan cepat serta fasilitas kesehatan yang memadai.

Melalui program tersebut, pemerintah pusat memberikan dukungan berupa pembangunan gedung layanan khusus, pengadaan peralatan kesehatan modern, penguatan sumber daya manusia, hingga pemenuhan tenaga dokter spesialis sesuai kebutuhan pelayanan.

“Kebutuhan terhadap layanan tersebut semakin mendesak mengingat sebagian besar kasus kematian di Indonesia masih didominasi oleh penyakit tidak menular yang membutuhkan penanganan cepat dan fasilitas kesehatan yang memadai,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah memberikan perhatian khusus agar layanan penyakit kritis semakin mudah dijangkau masyarakat. Kebijakan itu juga menjadi harapan besar bagi warga di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep yang selama ini masih harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

“Karena itu pemerintah memberikan perhatian khusus melalui Program KJSU agar layanan kesehatan untuk penyakit-penyakit tersebut semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.

Saat ini, pembangunan gedung khusus KJSU di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar masih berlangsung. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung sehingga layanan unggulan KJSU dapat mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027.

“Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, layanan unggulan KJSU akan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027,” terang dr. Erliyati.

Selain pembangunan infrastruktur, RSUDMA juga terus mempersiapkan sumber daya manusia. Untuk layanan kanker dan uronefrologi telah didukung tenaga medis yang memadai, sementara dokter spesialis jantung masih menjalani pendidikan dan kebutuhan tenaga pelayanan stroke terus dipenuhi.

Baca Juga :  DKPP Sumenep Gulirkan Program Bantuan Tembakau dari DBHCHT Senilai Rp2,1 Miliar

Dengan berbagai persiapan tersebut, masyarakat Sumenep diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan ke kota-kota besar untuk mendapatkan penanganan penyakit kritis.

Kehadiran layanan KJSU di RSUD dr. H. Moh. Anwar diyakini akan mempercepat akses pelayanan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di ujung timur Pulau Madura.

“Kami ingin seluruh pasien bisa memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan berkualitas di rumah sakit kebanggaan masyarakat Sumenep ini,” tandas dr. Erliyati

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Siapkan Layanan Terbaik, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelontorkan Hadiah Rp17 Juta untuk Unit Terbaik
Pelayanan Kesehatan Naik Kelas, RSUD dr. Moh. Anwar Lengkapi 19 Poliklinik dan SDM Spesialis
Menuju Rumah Sakit Modern, RSUDMA Sumenep Optimalkan Teknologi untuk Pelayanan Publik
Komitmen Mutu Dibuktikan, RSUDMA Sumenep Raih Capaian Indikator Pelayanan di Atas 90 Persen
Police Goes To School, Satlantas Sumenep Ajak Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Guru Besar UIN Madura Prof. Achmad Mulyadi Tegaskan Ilmu Falak Harus Jadi Solusi Nyata bagi Masyarakat
Fauzi As ; Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan
Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:44 WIB

Siapkan Layanan Terbaik, RSUD dr. Moh. Anwar Sumenep Gelontorkan Hadiah Rp17 Juta untuk Unit Terbaik

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:42 WIB

Pelayanan Kesehatan Naik Kelas, RSUD dr. Moh. Anwar Lengkapi 19 Poliklinik dan SDM Spesialis

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:45 WIB

Menuju Rumah Sakit Modern, RSUDMA Sumenep Optimalkan Teknologi untuk Pelayanan Publik

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:32 WIB

Komitmen Mutu Dibuktikan, RSUDMA Sumenep Raih Capaian Indikator Pelayanan di Atas 90 Persen

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:28 WIB

RSUDMA Masuk Program Prioritas Kemenkes, Warga Sumenep Segera Nikmati Layanan Penyakit Katastropik

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:58 WIB

Guru Besar UIN Madura Prof. Achmad Mulyadi Tegaskan Ilmu Falak Harus Jadi Solusi Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:20 WIB

Fauzi As ; Jaksa dan Polri Bugil di Tengah Jalan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:26 WIB

Perkuat Literasi Energi, SKK Migas–MedcoEnergi Ajak Insan Media Madura Bedah Industri Hulu Migas

Berita Terbaru