SUMENEP, nusainsider.com — Kabar baik datang bagi masyarakat Kabupaten Sumenep. RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) resmi ditetapkan sebagai penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) Tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).
Penetapan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan penyakit katastropik di Kabupaten Sumenep.
Kehadiran program ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah, sehingga pasien dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih cepat dan berkualitas di daerah sendiri.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan kepercayaan dari pemerintah pusat menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut.
Menurutnya, program tersebut membuktikan bahwa rumah sakit daerah terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang semakin kuat.
- “Alhamdulillah, pada tahun 2026 RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep mendapatkan Program KJSU dari Kementerian Kesehatan. Ini adalah amanah besar sekaligus bukti bahwa rumah sakit daerah mampu berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan yang lebih kuat dan berkualitas,” ujar dr. Erliyati, Rabu (15/7/2026).
Program KJSU merupakan agenda prioritas nasional yang difokuskan pada penguatan pelayanan empat kelompok penyakit utama, yakni kanker, jantung, stroke, dan gangguan uronefrologi.
Keempat penyakit tersebut masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan membutuhkan penanganan cepat serta fasilitas kesehatan yang memadai.
Melalui program tersebut, pemerintah pusat memberikan dukungan berupa pembangunan gedung layanan khusus, pengadaan peralatan kesehatan modern, penguatan sumber daya manusia, hingga pemenuhan tenaga dokter spesialis sesuai kebutuhan pelayanan.
“Kebutuhan terhadap layanan tersebut semakin mendesak mengingat sebagian besar kasus kematian di Indonesia masih didominasi oleh penyakit tidak menular yang membutuhkan penanganan cepat dan fasilitas kesehatan yang memadai,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah memberikan perhatian khusus agar layanan penyakit kritis semakin mudah dijangkau masyarakat. Kebijakan itu juga menjadi harapan besar bagi warga di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep yang selama ini masih harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.
“Karena itu pemerintah memberikan perhatian khusus melalui Program KJSU agar layanan kesehatan untuk penyakit-penyakit tersebut semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Saat ini, pembangunan gedung khusus KJSU di lingkungan RSUD dr. H. Moh. Anwar masih berlangsung. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung sehingga layanan unggulan KJSU dapat mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027.
“Apabila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, layanan unggulan KJSU akan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027,” terang dr. Erliyati.
Selain pembangunan infrastruktur, RSUDMA juga terus mempersiapkan sumber daya manusia. Untuk layanan kanker dan uronefrologi telah didukung tenaga medis yang memadai, sementara dokter spesialis jantung masih menjalani pendidikan dan kebutuhan tenaga pelayanan stroke terus dipenuhi.
Dengan berbagai persiapan tersebut, masyarakat Sumenep diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan ke kota-kota besar untuk mendapatkan penanganan penyakit kritis.
Kehadiran layanan KJSU di RSUD dr. H. Moh. Anwar diyakini akan mempercepat akses pelayanan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di ujung timur Pulau Madura.
“Kami ingin seluruh pasien bisa memperoleh penanganan yang cepat, tepat, dan berkualitas di rumah sakit kebanggaan masyarakat Sumenep ini,” tandas dr. Erliyati
![]()
Penulis : Wafa
















