Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Fauzi Gelar Sumenep Bersalawat sebagai Wujud Syukur

Sabtu, 28 Februari 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo di tengah-tengah para Alim Ulama' dalam Momentum Sumenep Bersholawat 2026 Dalam Rangka satu tahun Kepemimpinan.

Foto. Bupati Sumenep Dr H Achmad Fauzi Wongsojudo di tengah-tengah para Alim Ulama' dalam Momentum Sumenep Bersholawat 2026 Dalam Rangka satu tahun Kepemimpinan.

SUMENEP, nusainsider.com Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menghadirkan kegiatan Sumenep Berselawat 2026, sebuah agenda religius yang sarat makna dengan memadukan rasa syukur, refleksi kepemimpinan, serta penguatan nilai spiritual di tengah masyarakat.

Kegiatan ini digelar sebagai bentuk evaluasi perjalanan satu tahun kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Sumenep. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fauzi menyampaikan bahwa Sumenep Berselawat bukan sekadar kegiatan spiritual, melainkan wujud syukur atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih selama satu tahun terakhir.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bersyukur atas raihan capaian selama ini. Tentu semua keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Sumenep,” ujar Fauzi di sela kegiatan.

Acara yang dilaksanakan bersama Majelis At-Taufiq tersebut dihadiri ribuan jamaah. Mereka dengan khidmat melantunkan selawat kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus memanjatkan doa agar Kabupaten Sumenep senantiasa diberkahi, diberikan kedamaian, dan terus berkembang menuju kemajuan di berbagai sektor.

Baca Juga :  Partisipatif dan Bottom-Up, Musrenbang Kecamatan Jadi Fondasi RKPD 2027

Bupati Fauzi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari aspek fisik semata, seperti pembangunan infrastruktur atau peningkatan layanan publik.

Menurutnya, pembangunan juga harus berjalan seiring dengan penguatan moral, spiritual, dan nilai religius masyarakat.

“Kami ingin pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Untuk itu, sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep juga menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Rayakan Idul Fitri 1447 H, Halilintar Cell Sumenep Ajak Perkuat Silaturahmi

Berbagai langkah strategis terus dilakukan, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penguatan sektor ekonomi lokal, hingga pemberdayaan sumber daya manusia.

Langkah tersebut diharapkan mampu memastikan setiap warga Sumenep dapat merasakan secara langsung hasil pembangunan, sekaligus berperan aktif dalam proses pembangunan daerah.

Sumenep Berselawat tidak hanya menjadi ajang spiritual semata, tetapi juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Promosikan Kekayaan Budaya, Pemkab Sumenep bersama EO Tirta Amerta Akan Menggelar Fashion Batik 2024

Melalui kegiatan ini, ukhuwah dan kedekatan antara pemimpin daerah dengan masyarakat semakin terjalin erat.

Kebersamaan tersebut diharapkan menjadi fondasi penting bagi pembangunan daerah yang harmonis, berkelanjutan, dan penuh keberkahan.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Doa tersebut menjadi simbol harapan agar Kabupaten Sumenep terus berkembang menjadi daerah yang sejahtera, religius, dan damai.

Dengan semangat berselawat dan refleksi kepemimpinan, pemerintah bersama masyarakat Kabupaten Sumenep berharap ikatan kebersamaan yang telah terbangun dapat menjadi energi positif dalam mewujudkan pembangunan yang adil, berkualitas, dan bermartabat bagi seluruh warga.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan
Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis
Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN
Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh
Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis
Diduga Kriminalisasi Wartawan, JSI Siap Aksi Tiap Hari di Polres Sumenep
Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria
ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 14:31 WIB

“Our Power, Our Planet”, Seruan Ketua GEN Jatim untuk Aksi Kolektif Jaga Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 - 08:57 WIB

Kapolres Baru Torehkan “Sejarah Baru” di Sumenep, APJ Soroti Dugaan Kriminalisasi Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 08:46 WIB

Skandal MBG Ganding: Dua Kali Temuan Ulat, Aktivis Ancam Laporkan ke BGN

Selasa, 21 April 2026 - 16:50 WIB

Produk Jurnalistik Dilaporkan, Jurnalis Sumenep Akan Gelar Aksi Sebulan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 03:38 WIB

Soroti Kasus Kliktimes, Pimred Nusainsider Ingatkan Ancaman Kriminalisasi Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 12:57 WIB

Edukasi Kreatif Hari Kartini, Anak PAUD Belajar Batik dengan Ceria

Senin, 20 April 2026 - 08:07 WIB

ALARM Geram! Temuan Ulat Berulang di MBG Ganding Dinilai Cederai Program Nasional

Senin, 20 April 2026 - 07:25 WIB

Kasus Bea Cukai Kian Panas, Nama Pengusaha Sumenep Ikut Terseret

Berita Terbaru