Sosok Sekda Mulai Terlihat, BKPSDM Sumenep Beri Bocoran Begini

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Proses pendaftaran seleksi terbuka Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, hingga menjelang penutupan masih mencatatkan jumlah pendaftar yang minim.

Hingga Rabu (28/1/2026), tercatat baru satu orang yang secara resmi mendaftarkan diri dalam seleksi jabatan strategis tertinggi di lingkungan birokrasi daerah tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan

Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Benny Irawan, membenarkan kondisi tersebut.

Ia menyampaikan bahwa satu pelamar itu telah memenuhi prosedur pendaftaran, baik melalui sistem daring ASN Karier milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun dengan menyerahkan berkas fisik ke kantor BKPSDM Sumenep.

“Untuk pendaftaran seleksi terbuka Sekda Kabupaten Sumenep, sampai saat ini yang mendaftar baru satu orang, baik melalui ASN Karier BKN maupun penyampaian berkas hard copy ke BKPSDM,” ujar Benny.

Benny menjelaskan, pendaftaran seleksi terbuka Sekda Sumenep masih dibuka hingga 2 Februari 2026. Setelah tahapan pendaftaran ditutup, panitia seleksi akan langsung melanjutkan proses berikutnya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Di Balik Gemerlap MNV-MCF 2026, Tangisan Anak Hilang Nyaris Tak Terdengar dari Panggung Utama

Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 3 Februari 2026. Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi kemudian akan mengikuti tahapan asesmen pada 4 Februari, dengan pengumuman hasil asesmen pada keesokan harinya, yakni 5 Februari 2026.

Selanjutnya, para peserta akan mengikuti tahapan penulisan makalah pada 6 Februari 2026. Proses seleksi akan ditutup dengan wawancara yang dilaksanakan oleh tim panitia seleksi (pansel) pada 7 Februari 2026.

Menurut Benny, asesmen dalam seleksi Sekda Kabupaten Sumenep tergolong asesmen kompleks. Hal itu tidak terlepas dari posisi Sekda sebagai jabatan strategis yang memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan seluruh perangkat daerah.

“Asesmennya sangat kompleks, mulai dari Computer Assisted Test (CAT) hingga diskusi. Karena statusnya Sekda, maka asesmennya juga asesmen kompleks,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa panitia seleksi terdiri dari lima orang yang berasal dari unsur profesional dan akademisi. Ketua pansel berasal dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur, sementara anggota lainnya berasal dari BKPSDM Provinsi Jawa Timur serta tiga orang akademisi.

“Akademisi terdiri dari dua orang dari Universitas Airlangga dan satu orang dari Universitas Merdeka Malang,” terangnya.

Hasil akhir seleksi nantinya akan menghasilkan tiga besar calon Sekda yang kemudian diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep. Penetapan Sekda definitif sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Sumenep.

“Hasil pansel itu tiga besar, dan selanjutnya menjadi hak bupati untuk menetapkan satu orang dari tiga besar tersebut,” tambah Benny.

Terkait persyaratan, Benny menegaskan bahwa peserta seleksi wajib menduduki jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama, seperti kepala dinas, kepala badan, atau asisten. Ketentuan tersebut tidak didasarkan pada golongan kepangkatan semata.

Baca Juga :  Isu Jemaah Terlantar di Madinah Dibantah PPIH, Penempatan Hotel Sudah Sesuai Sistem

Sementara itu, seluruh ketentuan teknis, termasuk batas usia dan persyaratan administratif lainnya, telah diumumkan secara resmi melalui BKPSDM.

Klarifikasi dan konfirmasi terkait kelengkapan administrasi sepenuhnya menjadi kewenangan tim panitia seleksi.
“Semua ketentuan dan konfirmasi menjadi wilayah tim pansel sesuai dengan aturan yang berlaku,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Sumber Berita : dimadura.id

Berita Terkait

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang
Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP
Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026
Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember
100 Kamar, 6 Tipe, Fasilitas Lengkap, Grand Miami Hotel Siap Manjakan Tamu di Malang
Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat
Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas
Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Krisis Air Meluas, Lumajang Idea Distribusikan Bantuan ke Ranuyoso dan Padang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Dokumen Pendidikan Gibran Disorot MK, Surokim Dorong Pemeriksaan Etik KPU di DKPP

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Dari Sumenep Mengguncang Lombok, Tongtong Bawa Identitas Madura ke Parade MotoGP 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Jalan Desa Banyak Dikeluhkan, DPRKPP Pamekasan Siapkan Penanganan hingga Desember

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Rakerwil di Pesantren, BEM SI Kerakyatan Jatim Serukan Gerakan Bersama Rakyat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Investasi China Masuk Bangkalan, Akademisi Dorong Tenaga Kerja Lokal Jadi Prioritas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Berita Terbaru