Wow! UPP Kelas III Sapudi Kelola Anggaran 151M Untuk Kebutuhan Pelabuhan Laut

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com — Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) Kucurkan Anggaran besar untuk pembangunan dan rehabilitasi Fasilitas pelabuhan di wilayah kepulauan Sapudi melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III setempat.

Program yang berjalan sejak 2024 hingga 2026 itu mencakup rehabilitasi fasilitas pelabuhan, pemeliharaan dermaga, hingga proyek replacement atau penggantian fasilitas pelabuhan laut Sapudi berupa rehabilitasi dan pelebaran dermaga.

Berdasarkan penelusuran media nusainsider.com melalui dokumen Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Kementerian Perhubungan RI, total anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat mencapai ratusan miliar rupiah.

Pada Tahun 2024, Kemenhub RI mengalokasikan sejumlah paket pekerjaan, di antaranya Rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Dermaga Sapudi dengan nilai Rp31.123.192.000 melalui mekanisme tender dengan Kode RUP 45844124.

Baca Juga :  Mega Remmeng Juara III, Pelatih Sujud Syukur dan Kecewa Karena Ini

Selain itu terdapat paket Supervisi Rehabilitasi Fasilitas Pelabuhan Dermaga Sapudi senilai Rp812 juta melalui penunjukan langsung dengan Kode RUP 49330988.

Tak hanya Sapudi, pemeliharaan fasilitas pelabuhan di wilayah kepulauan lain juga masuk dalam penganggaran. Untuk pemeliharaan dermaga, trestle, dan causeway Raas dialokasikan Rp193.023.000 melalui e-purchasing dengan Kode RUP 51649350.

Sementara pemeliharaan dermaga, trestle, dan causeway Sapudi dianggarkan Rp825.928.000 dengan Kode RUP 51649367. Sedangkan pemeliharaan prasarana bangunan dan gedung mencapai Rp52.360.000 serta pemeliharaan gedung dan bangunan Rp36.550.000.

Memasuki Tahun 2025, pemerintah pusat kembali mengalokasikan anggaran besar melalui proyek multiyears contract Replacement Fasilitas Pelabuhan Laut Sapudi Tahun Anggaran 2025–2026.

Baca Juga :  Saat Mesin MotoGP Meraung, Tongtong Sumenep Bersiap Bikin Mandalika Bergemuruh

Untuk pekerjaan fisik replacement fasilitas pelabuhan laut Sapudi, anggaran yang disiapkan mencapai Rp82.406.656.000 melalui mekanisme tender dengan Kode RUP 53786189.

Sedangkan paket supervisi replacement fasilitas pelabuhan laut Sapudi dianggarkan Rp2.523.900.000 melalui tender dengan Kode RUP 53786292.

Kemudian pada Tahun 2026, proyek multiyears tersebut kembali mendapatkan alokasi lanjutan sebesar Rp63.245.966.000 untuk pekerjaan replacement fasilitas pelabuhan laut Sapudi dengan Kode RUP 66030823.

Adapun supervisi pekerjaan tahun 2026 dianggarkan Rp1.378.741.000 dengan Kode RUP 66031636.

Berdasarkan data tender, pekerjaan Supervisi Replacement Fasilitas Pelabuhan Laut Sapudi Multiyears Contract TA 2025–2026 dimenangkan oleh PT Mettana yang beralamat di Jalan Aeromodeling IV Nomor 2 Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga :  Bibit Rubaru Tak Muncul, Upland Project Sumenep Diambang Kegagalan

Sementara untuk pekerjaan replacement fasilitas Pelabuhan Laut Sapudi, pejabat pembuat komitmen (PPK) tercatat atas nama Dedi Wijayanto dengan satuan kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Sapudi.

Program rehabilitasi dan pelebaran dermaga tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas transportasi laut, memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan, serta menunjang keselamatan dan pelayanan pelabuhan di wilayah Sapudi dan sekitarnya.

Besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat juga menjadi perhatian publik agar pelaksanaan proyek berjalan transparan, tepat mutu, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat kepulauan.

Hingga Berita ini diterbitkan, pihak pewarta belum punya akses guna konfirmasi penggunaan anggaran tersebut dan progres Mega Proyek Pelabuhan Sapudi kepada Kepala KUPP Setempat.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Dari Kolaborasi hingga Aksi Sosial, Dodik Ariyanto Bawa Paguyuban Sinar Mas Jatim ke Babak Baru
Kebahagiaan Pernikahan Dibagi, Bambang Budianto Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah untuk Tamu
Babak Baru Regulasi Sumenep: 8 Raperda Diteruskan, 1 Raperda BPRS Dihentikan
MES Jatim Dipimpin Lagi Emil Dardak, Ning Lia: UMKM, Pesantren dan Pemuda Harus Punya Ruang Tumbuh
Berminat, Yuk Daftar! KIMMS Buka Rekrutmen Mulai 28 September, Kuota Peserta Terbatas
IPK Sempurna 4,00! Dr. Sri Roekminiati Jadi Wisudawan Doktor Ilmu Administrasi Universitas Jember
2.190 PMR Surabaya Dikobarkan Semangat Kemanusiaan, Eri: Merdeka Harus Punya Nilai Kemanusiaan
SMSI Sumenep Edukasi Guru soal Jurnalistik, Literasi Media dan Bahaya Wartawan Gadungan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 10:46 WIB

Dari Kolaborasi hingga Aksi Sosial, Dodik Ariyanto Bawa Paguyuban Sinar Mas Jatim ke Babak Baru

Selasa, 29 September 2026 - 07:29 WIB

Kebahagiaan Pernikahan Dibagi, Bambang Budianto Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah untuk Tamu

Selasa, 29 September 2026 - 02:53 WIB

Babak Baru Regulasi Sumenep: 8 Raperda Diteruskan, 1 Raperda BPRS Dihentikan

Minggu, 27 September 2026 - 16:51 WIB

MES Jatim Dipimpin Lagi Emil Dardak, Ning Lia: UMKM, Pesantren dan Pemuda Harus Punya Ruang Tumbuh

Minggu, 27 September 2026 - 15:23 WIB

Berminat, Yuk Daftar! KIMMS Buka Rekrutmen Mulai 28 September, Kuota Peserta Terbatas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:47 WIB

2.190 PMR Surabaya Dikobarkan Semangat Kemanusiaan, Eri: Merdeka Harus Punya Nilai Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:57 WIB

SMSI Sumenep Edukasi Guru soal Jurnalistik, Literasi Media dan Bahaya Wartawan Gadungan

Sabtu, 26 September 2026 - 10:53 WIB

Dua Penghargaan Asia untuk Bang Ali, Dedikasi Sosial BASHRA BIP Tuai Apresiasi

Berita Terbaru