Tanpa EO dan Gratis, Bawang Mas Grup Pastikan Konser Valen DA7 Tetap Jalan

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Konser Akbar Valen DA7 di Pamekasan yang di Fasilitasi H Hairul Umam CEO PT Bawang Mas Group

Foto. Konser Akbar Valen DA7 di Pamekasan yang di Fasilitasi H Hairul Umam CEO PT Bawang Mas Group

PAMEKASAN, nusainsider.com Rencana konser akbar penyambutan Ach. Valen Akbar, Juara II Dangdut Academy (DA) 7 Indosiar, sempat menuai polemik di Kabupaten Pamekasan.

Agenda yang awalnya difasilitasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan itu mendapat penolakan dari sejumlah oknum setempat.

Penolakan tersebut bahkan disertai pernyataan yang mengharamkan alunan musik menggema di wilayah Pamekasan. Akibatnya, rencana konser yang semula dijadwalkan di Alun-alun Arek Lancor belum menemukan titik terang.

Menanggapi dinamika tersebut, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya para penggemar Valen, atas situasi yang berkembang.

“Kami hanya bisa menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi. Sampai saat ini proses penyambutan Valen masih dinamis dan belum ada kepastian,” ujar Kholilurrahman saat ditemui wartawan.

Menurutnya, proses penyambutan Valen masih mengalami dinamika karena adanya perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Namun demikian, Pemkab Pamekasan memastikan komunikasi antar pihak terus berjalan.

“Kami berharap perkembangan ini segera menemukan kejelasan,” ungkapnya.

Kholilurrahman juga menjelaskan bahwa pihak keluarga Valen memilih mundur dari perencanaan yang sebelumnya disusun oleh panitia bentukan Pemkab Pamekasan. Oleh karena itu, keluarga Valen memilih mencari sponsor secara mandiri.

“Pihak keluarga berencana menarik diri dari perencanaan panitia Pemkab dan memilih mencari sponsor sendiri untuk kelanjutan agenda penyambutan,” jelasnya.

Di sisi lain, Kholilurrahman mengakui adanya tekanan dari sejumlah kelompok ulama sebagaimana sebelumnya disampaikan oleh perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Bahkan, MUI disebut mengajukan sejumlah syarat jika konser tetap digelar.

Baca Juga :  Apresiasi Talenta Muda, Pemkab Sumenep Terima Valen DA7 di Pendopo

Ia menilai perlu adanya ruang dialog agar semua kepentingan dapat diakomodasi secara bijak.

“Berbagai unsur di Pamekasan, mulai dari ulama, Forkopimda, hingga pesantren perlu duduk bersama. Harus ada sikap saling memberi ruang demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Menurut Kholilurrahman, ulama, Forkopimda, dan pesantren sejatinya bisa berjalan beriringan. Setiap pihak, kata dia, perlu mundur satu langkah untuk memberi kesempatan pihak lain maju.

“Saya harus sowan ke beberapa ulama dan pesantren untuk menjelaskan bahwa kesenian ini juga menjadi kebutuhan,” ujarnya.

Sementara itu, meski agenda yang difasilitasi Pemkab belum menemukan kepastian, konser Ach. Valen Akbar dipastikan tetap digelar secara mandiri. Konser akan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Kamis (1/1/2026) pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Pelayanan Prima Tanpa Pandang Status, RSUD Moh Anwar Sumenep Tuai Pujian Pasien

Konser tersebut difasilitasi penuh oleh PT. Bawang Mas Grup. CEO PT. Bawang Mas Grup, H. Khairul Umam atau H. Her, menegaskan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi kepulangan Valen sebagai bentuk apresiasi terhadap talenta muda daerah.

“Karena Valen ini masih muda, talenta muda, dan telah mengharumkan nama Pamekasan, Madura, serta Jawa Timur,” ujar H. Her, Selasa (30/12/2025) malam.

H. Her menyampaikan bahwa setiap anak muda berbakat membutuhkan ruang, pengayoman, dan dukungan yang baik agar dapat terus berkembang.

“Valen pulang kampung dengan prestasi. Ia telah berjuang dan mengharumkan Madura,” sambungnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap kepulangan Valen. Namun, ia mengingatkan agar seluruh rangkaian acara tetap menjaga norma dan adat kesopanan.

“Ini semacam tasyakuran. Antusiasme masyarakat tidak boleh dipotong, tetapi tetap harus menjaga norma. Madura kental dengan budaya kesantrian,” paparnya.

Terpisah, Media Relations Bawang Mas Grup, Khairul Umam atau Irul, memastikan bahwa konser tersebut digelar langsung oleh internal perusahaan tanpa melibatkan Event Organizer (EO).

“Langsung Bawang Mas Grup yang menggelar, dan acara ini tidak ada tiket masuk. Gratis untuk masyarakat,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari
47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional
East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah
Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H
Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat
Harkitnas ke-118, Kepala Bakesbangpol Sumenep Tekankan Pentingnya Persatuan dan Ketahanan Bangsa
Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan
Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Rokok MAKAYASA Genjot Ekspansi Pasar, 200 Outlet Baru Dibuka Setiap Hari

Kamis, 21 Mei 2026 - 02:21 WIB

47 Tahun Achmad Fauzi Wongsojudo, Pemimpin Inspiratif Sumenep dengan Deretan Prestasi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 01:18 WIB

East Java Maritime Awards 2026: Sumenep Diakui sebagai Penggerak Ekonomi Maritim Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:32 WIB

Tebar Manfaat hingga Pelosok Desa, Baznas Sumenep Buka Program Kurban 1447 H

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:23 WIB

Di Balik Seremoni Kebangkitan Nasional, Ada Keresahan Rakyat

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:29 WIB

Baznas Sumenep Gelar Seleksi Akhir Beasiswa Cendekia, 62 Mahasiswa Akan Ditetapkan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:37 WIB

Pemdes Jangkong Permudah Pengurusan Sertifikat Tanah Lewat Program PTSL

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:57 WIB

Sinergi Polisi dan Petani di Sumenep, Panen Jagung untuk Dukung Asta Cita Presiden

Berita Terbaru