Taretan Sumenep, Inovasi Baru Disdik Sumenep Bangun Kolaborasi Kampus dan Sekolah Hadapi Defisit Guru

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP,

Foto. Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP,

SUMENEP, nusainsider.com — Krisis kekurangan guru yang masih terjadi di sejumlah sekolah di Kabupaten Sumenep mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) setempat menghadirkan sebuah inovasi baru sebagai solusi jangka menengah.

Di tengah meningkatnya jumlah guru yang memasuki masa pensiun dan terbatasnya rekrutmen aparatur sipil negara (ASN), Disdik Sumenep menggagas kolaborasi dengan perguruan tinggi melalui Program Taretan Sumenep (Talenta Relawan Pendidikan Sumenep).

Program tersebut dirancang untuk melibatkan mahasiswa semester akhir sebagai relawan pengajar di sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan tenaga pendidik, khususnya di wilayah terpencil dan kepulauan.

Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjaga keberlangsungan proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di daerah yang selama ini mengalami keterbatasan sumber daya manusia.

Gagasan inovatif tersebut dipresentasikan oleh Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Akhmad Fairusi, S.Pd., M.AP, dalam Seminar Presentasi Rancangan Aksi Perubahan (RAP) pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026 yang berlangsung di Badan Diklat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa (21/7/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Fairusi tergabung dalam Kelompok III PKA Angkatan II Tahun 2026. Selama proses penyusunan hingga presentasi aksi perubahan, ia mendapatkan pendampingan dari Coach Dr. Ir. Aswin Eka Adhi, M.Si, sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T., hadir sebagai mentor yang memberikan arahan, masukan, serta penguatan terhadap inovasi yang diusung.

Baca Juga :  Kejari Sumenep Bantah Isi Pemberitaan Salah Satu Media Online Atas Meninggalnya Tahanan

Menurut Fairusi, persoalan kekurangan guru tidak bisa lagi hanya mengandalkan pembukaan formasi ASN setiap tahun. Kondisi tersebut membutuhkan langkah cepat dan inovatif agar hak peserta didik memperoleh pendidikan yang layak tetap terjamin.

“Program Taretan Sumenep kami hadirkan sebagai solusi nyata untuk membantu sekolah-sekolah yang mengalami kekurangan guru, terutama di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Yang ingin kami jaga adalah hak setiap anak untuk tetap memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas,” ujar Fairusi dalam paparannya.

Ia menjelaskan, implementasi program akan dimulai dengan membangun kemitraan bersama perguruan tinggi yang berada di Pulau Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep. Setelah skema kerja sama berjalan optimal, kolaborasi akan diperluas hingga perguruan tinggi di luar Madura agar cakupan program semakin luas.

“Tahap pertama kami fokus menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep. Selanjutnya, kolaborasi ini akan diperluas ke perguruan tinggi di luar Madura agar semakin banyak pihak yang ikut berkontribusi,” katanya.

Fairusi menilai mahasiswa semester akhir memiliki kompetensi yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah. Selain telah memiliki bekal akademik sesuai bidang keilmuan, mereka juga dinilai mampu menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Baca Juga :  Kiai se Kecamatan Batu Putih Nyatakan Dukungan dan Pemenangan untuk FAHAM

Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa juga menjadi ruang pengabdian bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan.

“Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman mengajar, tetapi juga memiliki kesempatan mengabdi kepada daerah asalnya. Kami ingin membangun semangat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama,” lanjutnya.

Untuk memastikan program berjalan secara berkelanjutan, Disdik Sumenep berharap kolaborasi tersebut diperkuat melalui kerja sama resmi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dengan perguruan tinggi dalam bentuk nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

“Harapan kami ke depan akan terbangun nota kesepahaman atau MoU antara Pemerintah Kabupaten Sumenep yang dipimpin Bapak Bupati dengan perguruan tinggi sebagai mitra resmi Program Taretan Sumenep,” harap Fairusi.

Menurutnya, kerja sama tersebut akan memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi seluruh pihak. Sekolah memperoleh tambahan tenaga pendidik untuk mengatasi kekurangan guru, mahasiswa mendapatkan pengalaman praktik mengajar secara langsung, sementara perguruan tinggi dapat mengoptimalkan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sekaligus menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Ini adalah kolaborasi yang saling menguatkan. Sekolah terbantu, mahasiswa berkembang, perguruan tinggi menjalankan Tri Dharma, dan pemerintah daerah memperoleh solusi yang efektif dalam mengatasi defisit guru,” jelasnya.

Lebih jauh, Fairusi optimistis Program Taretan Sumenep mampu menjadi model kolaborasi pendidikan yang lahir dari Kabupaten Sumenep dan dapat direplikasi oleh daerah lain yang menghadapi persoalan serupa.

Baca Juga :  Benarkah Sumenep Dianaktirikan? Data APBN 2025 Justru Tunjukkan Kucuran Anggaran Fantastis

Ia meyakini bahwa penyelesaian persoalan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi dan dunia akademik.

“Kami berharap Taretan Sumenep menjadi gerakan bersama yang melibatkan pemerintah daerah, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat. Ketika semua bergerak bersama, kami yakin tidak ada lagi anak-anak Sumenep yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan terbaik hanya karena kekurangan guru,” pungkasnya.

Melalui inovasi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep menunjukkan komitmennya untuk terus menghadirkan terobosan dalam menjawab tantangan dunia pendidikan.

Program Taretan Sumenep diharapkan tidak hanya menjadi solusi atas krisis tenaga pendidik, tetapi juga mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat demi menciptakan pendidikan yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut
Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur
Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian
Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih
Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari
Promosi Wisata Sumenep Masuk Era Digital, Duta Wisata Diminta Lebih Kreatif
Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan
HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Rider’s Parade MotoGP Jadi Panggung Promosi Budaya Sumenep Lewat Tongtong Angin Ribut

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Dari Bawang Mentah Jadi Produk Rp200 Ribu, Disbudporapar Sumenep Dorong Santri Jadi Entrepreneur

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:59 WIB

Aksi Mahasiswa Sambut dan Tolak Panglima TNI di Sumenep Dikabarkan Batal, Aktivis: Tunggu Kepastian

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Warga Langsar Krisis Air Sejak Juli, Pemkab Sumenep Gandeng BAZNAS dan TNI Gelontorkan 1,2Liter Air Bersih

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Krisis Air di Desa Olor, Mahasiswa UTM Gelar Aksi Sosial Selama Tiga Hari

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:12 WIB

Milad ke-60, KOHATI Sumenep Gelar Simposium dan Launching Buku Isu Perlindungan Perempuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:35 WIB

HUT ke-81 TNI, Dandim Pamekasan Tegaskan Kemanunggalan dengan Rakyat

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kenang Jasa Pahlawan, Kodim 0827/Sumenep Gelar Ziarah Jelang HUT TNI ke-81

Berita Terbaru