Warga Murka! Bos Konter HP di Sumenep Diduga “Banderol” Harga Diri Karyawan Rp 1Juta

Senin, 18 Agustus 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi

Foto. Ilustrasi

SUMENEP, nusainsider.com Dunia kerja di Kabupaten Sumenep tercoreng oleh kasus pelecehan seksual yang memalukan dan mengerikan.

Seorang bos konter HP diduga memperlakukan karyawannya layaknya barang dagangan, menukar harga diri korban hanya dengan uang Rp1 juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban perempuan muda yang menggantungkan hidup dari gaji konter awalnya ditawari uang tunai disertai iming-iming fasilitas mewah dan janji jabatan lebih tinggi.

Baca Juga :  Demi Menjawab Kebutuhan Negara, SKK Migas Jabanusa Sebut Survei Seismik 3D di Pulau Kangean Sumenep Legal

Namun, di balik tawaran itu, terselip ajakan untuk berhubungan intim di luar pernikahan.

Awalnya korban menolak, namun bujuk rayu yang dibalut tekanan psikologis dari sang atasan membuatnya terpojok.

“Dia bilang cuma bercanda dan tes, tapi ternyata serius,” ungkap sumber internal yang enggan disebut namanya.

“Dia tahu saya butuh uang, tapi bukan berarti harga diri saya bisa dibeli. Rasanya seperti diinjak-injak,” tutur korban dengan mata berkaca-kaca.

Kabar ini memicu kemarahan warga dan aktivis di Sumenep. Banyak yang menilai tindakan pelaku tidak hanya melanggar norma kesusilaan, tapi juga masuk kategori pelecehan seksual di lingkungan kerja.

“Harga diri perempuan bukan komoditas! Pelaku harus diproses hukum dan tidak boleh dibiarkan bebas,” tegas salah satu aktivis perempuan Sumenep.

Loading

Penulis : Wafa

Berita Terkait

BAZNAS Sumenep Dukung KKN Internasional STITA ke Malaysia melalui Program Sumenep Cerdas 2026
Festival Sape Sonok Madura 2026 Digelar 9 Agustus, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Leluhur
Al-Huda Gelar Halaqoh Parenting, Orang Tua Diajak Tinggalkan Pola Asuh Otoriter
Annuqayah Mantapkan Kiprah Global, 22 Mahasiswa Jalani KKN Internasional di Mekkah dan Jeddah
Pemkab Brebes Berguru ke Sumenep, Pelestarian Budaya dan Pendidikan Jadi Daya Tarik
Nyaris Lolos dari Bandara Juanda, Kurir Sabu dan Ekstasi Disergap Berkat Analisis Risiko Bea Cukai
Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta
Dari Gerbang hingga Taneyan, Pemuda Pocang Temor Hidupkan Semangat Merah Putih dengan Gotong Royong

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:27 WIB

BAZNAS Sumenep Dukung KKN Internasional STITA ke Malaysia melalui Program Sumenep Cerdas 2026

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:52 WIB

Festival Sape Sonok Madura 2026 Digelar 9 Agustus, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Leluhur

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Al-Huda Gelar Halaqoh Parenting, Orang Tua Diajak Tinggalkan Pola Asuh Otoriter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Annuqayah Mantapkan Kiprah Global, 22 Mahasiswa Jalani KKN Internasional di Mekkah dan Jeddah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Pemkab Brebes Berguru ke Sumenep, Pelestarian Budaya dan Pendidikan Jadi Daya Tarik

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Polresta Malang Kota Tetapkan Gunadi Yuwono Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Rp500 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Dari Gerbang hingga Taneyan, Pemuda Pocang Temor Hidupkan Semangat Merah Putih dengan Gotong Royong

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:37 WIB

P4GI Desak Pemerintah Hentikan Penetapan Harga Garam Sepihak oleh Pabrik, Tagih Amanat UU Nomor 7 Tahun 2016

Berita Terbaru