SUMENEP, nusainsider.com — RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep terus mendorong penguatan tata kelola pelayanan kesehatan berbasis data. Salah satu langkah yang kini diterapkan yakni penggunaan sistem Rumah Sakit Online yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Melalui sistem tersebut, berbagai informasi terkait kondisi dan pelayanan rumah sakit dihimpun serta diperbarui secara berkala. Data yang tercatat meliputi profil rumah sakit, layanan poliklinik, jumlah pasien, jenis penyakit yang ditangani hingga ketersediaan tenaga kesehatan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, membenarkan penerapan sistem tersebut di rumah sakit yang dipimpinnya.
“Rumah sakit online ini, setiap data mengenai kegiatan di rumah sakit terdata semua, baik profil rumah sakit maupun data lainnya,” ujar Erliyati, Jumat (14/8/2026).
Menurut Erliyati, data dalam sistem tersebut bersifat dinamis karena dapat berubah mengikuti perkembangan pelayanan dan hasil pelaporan rumah sakit setiap bulan.
“Data tersebut bisa berubah setiap pelaporan setiap bulannya, apakah ada penambahan atau pengurangan jumlah yang ada,” jelasnya.
Untuk memastikan proses pembaruan berjalan konsisten, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep telah menyiapkan operator khusus yang bertugas melakukan pendataan sekaligus memperbarui informasi yang diperlukan.
Operator tersebut secara rutin memantau perkembangan data sehingga informasi mengenai kondisi rumah sakit dapat diperbarui sebelum dilakukan pelaporan secara berkala.
Penerapan Rumah Sakit Online Kemenkes, menurut Erliyati, tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan administrasi dan pelaporan.
Data yang terkumpul dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk melihat perkembangan pelayanan rumah sakit. Dari evaluasi tersebut, pihak rumah sakit dapat mengidentifikasi kebutuhan sekaligus menentukan langkah perbaikan pelayanan ke depan.
“Dari data yang ada dapat dievaluasi agar nantinya dapat meningkatkan layanan,” katanya.
Pemanfaatan data secara berkala juga menjadi bagian dari upaya RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk memastikan pelayanan kesehatan terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan berbagai inovasi pelayanan yang selama ini dikembangkan rumah sakit. Sebelumnya, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep juga telah menghadirkan sejumlah layanan yang ditujukan untuk mempermudah masyarakat, termasuk layanan konsultasi Mobile JKN dan Instalasi Peduli Pelanggan (IPP).
Dengan semakin kuatnya sistem pendataan, rumah sakit diharapkan memiliki gambaran yang lebih terukur mengenai kondisi pelayanan, kebutuhan pasien, sumber daya manusia, serta perkembangan layanan kesehatan.
Erliyati menilai penerapan program dari Kementerian Kesehatan tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, semangat tersebut selaras dengan tagline Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, “Bismillah Melayani”, yang menempatkan pelayanan masyarakat sebagai bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan.
“Program dari Kementerian Kesehatan ini sesuai dengan tagline Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Bismillah Melayani. Dengan Bismillah Melayani merupakan kunci utama dan bentuk komitmen sepenuh hati dalam pelayanan kesehatan, agar terwujud masyarakat yang sehat lahir batin,” pungkasnya.
Penerapan Rumah Sakit Online tersebut menjadi salah satu bentuk transformasi tata kelola pelayanan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.
Dengan data yang diperbarui secara rutin, rumah sakit tidak hanya memiliki basis informasi yang lebih mutakhir, tetapi juga dapat menjadikannya sebagai pijakan dalam melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
![]()
Penulis : Wafa
















