14 Titik TPA disediakan, Cara DLH Kabupaten Sumenep Masifkan Pemanfaatan Bank Sampah

Rabu, 3 Juli 2024 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Tingginya volume sampah di Kabupaten Sumenep setiap harinya berimbas terhadap kemampuan daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA di Desa Torbang Kecamatan Batuan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Arif Susanto mengatakan untuk saat ini kondisi TPA di Desa Torbang memang sudah over load atau melebihi daya tampung.

Kita memang akui, disana (TPA Torbang) sudah over load. Kan sudah tahu mas setiap harinya berapa sampah yang diangkut kesana,” ucapnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (03/04/2024).

Kalau dihitung-hitung kata Arif perharinya ada sekitar kurang lebih 35 ton. Dan angka ini memang cukup tinggi apalagi disaat momen hari besar atau ada even yang digelar.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke 78, BRI Cabang Sumenep Serahkan TJSL Berupa Ambulans ke Polres Sumenep

“Bisa-bisa sampahnya sampai mencapai 40 ton,” tambah mantan Camat Rubaru menerangkan.

Apalagi katanya, sampah itu akan meningkat lagi saat liburan seperti sekarang ini ditambah ada even itu kemungkinan pasti sampah juga akan meningkat.

“Untuk itu memang harus menjadi perhatian kita semua. Saya sampaikan terima kasih banyak kepada pihak-pihak yang ikut mengelola dan mendaur ulang sampah,” terangnya.

DLH sendiri menurut Arif Susanto mengupayakan langkah-langkah untuk menanggulangi sampah agar TPA di Desa Torbang Kecamatan Batuan tidak semakin over load.

“Trik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep dengan memasifkan pemanfaatan bank sampah yang dimiliki kita yang jumlahnya telah tersebar di 14 titik lokasi,” pungkas Arif Susanto.

Loading

Penulis : Dre

Berita Terkait

Belajar Kelola Limbah, Puluhan Mahasiswi UNIB Situbondo Kunjungi Fasilitas KEI di Pagerungan Besar
Viral! Wanita di Ketapang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polres Sampang Selidiki
Polres Pamekasan Jawab Kritik Prabowo: FGD Kami Berbasis Aksi, Bukan Seremonial
Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan
UHC Sumenep Jadi Sorotan, Puskesmas Batuan Diduga Tak Sejalan dengan Himbauan Bupati Fauzi
Dari BEM hingga PMII, Bagus R Perkuat Tradisi Kepemimpinan dan Kaderisasi di UNIBA Madura
Lagu Daerah Nusantara Antarkan DWP RSUD Sumenep Raih Penghargaan Gold
Benarkah Pasien UHC Harus Menunggu 2 Hari? Ini Penjelasan Puskesmas Batuan dan Dinkes Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Belajar Kelola Limbah, Puluhan Mahasiswi UNIB Situbondo Kunjungi Fasilitas KEI di Pagerungan Besar

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:43 WIB

Viral! Wanita di Ketapang Jadi Korban Dugaan Penganiayaan, Polres Sampang Selidiki

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Polres Pamekasan Jawab Kritik Prabowo: FGD Kami Berbasis Aksi, Bukan Seremonial

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Resmi! Madura United Mulai Perburuan Poin Super League 2026/2027 di Pamekasan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:39 WIB

UHC Sumenep Jadi Sorotan, Puskesmas Batuan Diduga Tak Sejalan dengan Himbauan Bupati Fauzi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:43 WIB

Lagu Daerah Nusantara Antarkan DWP RSUD Sumenep Raih Penghargaan Gold

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:52 WIB

Benarkah Pasien UHC Harus Menunggu 2 Hari? Ini Penjelasan Puskesmas Batuan dan Dinkes Sumenep

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Transmisi Moneter Dinilai Macet, Achsanul Qosasi Desak BI Baru Buka Akses Kredit UMKM

Berita Terbaru