BBM Oplosan Ancam Konsumen, ALARM Minta Diskop dan Aparat Bertindak

Kamis, 20 Maret 2025 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ketua Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) Kabupaten Sumenep, Syaiful Bahri.

Foto. Ketua Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) Kabupaten Sumenep, Syaiful Bahri.

SUMENEP, nusainsider.com Maraknya isu bahan bakar minyak (BBM) oplosan di berbagai daerah membuat Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) mendesak Dinas Perdagangan Kabupaten Sumenep serta aparat penegak hukum untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Ketua ALARM, Syaiful Bahri, menyatakan keprihatinannya terhadap dugaan praktik pencampuran BBM dengan zat lain yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga :  Wow! MCF 2026 Bakal Libatkan 38 Kabupaten/Kota se-Jatim, Sumenep Jadi Tuan Rumah Pemersatu Budaya

Menurutnya, penggunaan BBM oplosan tidak hanya menyebabkan kerugian ekonomi bagi konsumen, tetapi juga berisiko merusak mesin kendaraan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami khawatir fenomena ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga merambah ke daerah seperti Sumenep. Oleh karena itu, kami mendesak dinas terkait untuk segera turun tangan guna memastikan distribusi BBM berjalan dengan jujur dan tidak ada praktik curang di SPBU,” ujar Syaiful pada Kamis (20/3).

Selain mendesak sidak, ALARM juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan dalam distribusi BBM.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat membeli BBM dan segera melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan dalam penjualan bahan bakar di SPBU,” tegasnya.

ALARM berharap pemerintah daerah serta pihak berwenang segera mengambil langkah konkret guna melindungi hak konsumen dan mencegah dampak negatif dari peredaran BBM oplosan di Sumenep.

Loading

Penulis : Rey

Berita Terkait

Seminar Nasional SMSI Jatim: Dewan Pers Tekankan Akurasi dan Verifikasi di Atas Viralitas
Sambut 1 Muharram, Kolaborasi Dinkes P2KB – Baznas Sumenep Luncurkan Program Khitan Gratis untuk 100 Anak
Memasuki Babak Baru, Kepala KSOP Kalianget Akan Hadapi Badai Besar di BPK dan KPK RI
Perkuat Industri Media Siber, SMSI Jatim Gelar Rakerda 2026 di Sidoarjo
Wow Ada Tempat Nongkrong Baru di Sumenep, HM Cafe & Billiard Hadirkan Kuliner dan Arena Biliar dalam Satu Lokasi
Pertamax Naik, Pengguna Beralih ke Pertalite: Antrean Panjang SPBU Warnai Sumenep
Bappeda Sumenep Kawal Kinerja OPD, Target dan Anggaran Dipantau Secara Digital
Aksi Curanmor Berakhir Cepat, Kakek 67 Tahun Dibekuk Polres Pamekasan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:56 WIB

Seminar Nasional SMSI Jatim: Dewan Pers Tekankan Akurasi dan Verifikasi di Atas Viralitas

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:59 WIB

Sambut 1 Muharram, Kolaborasi Dinkes P2KB – Baznas Sumenep Luncurkan Program Khitan Gratis untuk 100 Anak

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:45 WIB

Memasuki Babak Baru, Kepala KSOP Kalianget Akan Hadapi Badai Besar di BPK dan KPK RI

Senin, 22 Juni 2026 - 23:49 WIB

Perkuat Industri Media Siber, SMSI Jatim Gelar Rakerda 2026 di Sidoarjo

Senin, 22 Juni 2026 - 14:57 WIB

Wow Ada Tempat Nongkrong Baru di Sumenep, HM Cafe & Billiard Hadirkan Kuliner dan Arena Biliar dalam Satu Lokasi

Senin, 22 Juni 2026 - 12:58 WIB

Bappeda Sumenep Kawal Kinerja OPD, Target dan Anggaran Dipantau Secara Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 11:43 WIB

Aksi Curanmor Berakhir Cepat, Kakek 67 Tahun Dibekuk Polres Pamekasan

Senin, 22 Juni 2026 - 09:35 WIB

Dukung Pramuka Modern, Bupati Sumenep Apresiasi Program Scout Farm hingga Beasiswa Kuliah

Berita Terbaru