Skandal Pokir Sumenep: Ketika Aspirasi Dijual Demi Keuntungan Pribadi

Selasa, 8 April 2025 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Miftahul Arifin, Pemuda Kepulauan sekaligus Pengurus ALARM Sumenep

Foto. Miftahul Arifin, Pemuda Kepulauan sekaligus Pengurus ALARM Sumenep

SUMENEP, nusainsider.comDugaan praktik jual beli anggaran Bantuan Keuangan (BK) Desa yang bersumber dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sumenep kembali mencuat. Anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk dapil daratan, justru disebut-sebut dialihkan ke wilayah kepulauan dengan imbalan fantastis.

Padahal, Pokir merupakan aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh anggota DPRD melalui kegiatan reses di dapil masing-masing. Aspirasi itu lalu diusulkan dalam forum Musrenbang dan dimasukkan ke Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai program prioritas.

Namun, informasi yang diperoleh dari tokoh pemuda Sumenep, Miftahul Arifin, menyebut adanya dugaan penyimpangan. Ia menemukan bahwa alokasi anggaran Pokir diduga dijual ke desa-desa di wilayah kepulauan oleh oknum tertentu demi keuntungan pribadi.

“Jika dana Pokir dialihkan ke luar dapil pengusul, tentu timbul pertanyaan besar: ada kepentingan apa di baliknya? Ini mengindikasikan adanya praktik jual-beli pengaruh atau bahkan broker anggaran,” kata Miftah yang sekaligus Pengurus Aliansi Pemuda Reformasi Melawan (ALARM) kabupaten Sumenep kepada Media nusainsider.com, Selasa 8 April 2025.

Ia menilai praktik ini mencederai semangat demokrasi serta menyalahi mandat rakyat. Pokir yang seharusnya menjadi instrumen pemerataan pembangunan, malah berubah menjadi komoditas politik oleh oknum yang menyalahgunakan wewenang.

Baca Juga :  Opini: Peredaran Rokok Ilegal di Madura, Peran Pejabat Desa dan Potensi Penyalahgunaan Wewenang

Miftah menambahkan, fenomena ini menandakan lemahnya pengawasan terhadap pelaksanaan Pokir oleh legislatif. Ia menekankan pentingnya tindakan cepat dari pemerintah dan aparat penegak hukum (APH).

“Kalau ini benar diperjualbelikan, itu bentuk pengkhianatan terhadap amanat rakyat. Bukan sekadar pelanggaran prosedur, tapi bisa masuk ke ranah pidana. Harus ada penyelidikan hukum secara menyeluruh,” tegasnya.

Menurutnya, bukan hanya desa daratan yang dirugikan karena kehilangan hak pembangunan, tetapi nama baik Institusi DPRD juga tercoreng. Kepercayaan masyarakat terhadap institusi perwakilan pun bisa terkikis.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Sumenep dan DPRD melakukan pengawasan menyeluruh terhadap distribusi Pokir 2025, terutama terhadap BK Desa yang dialihkan ke luar dapil pengusul.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Sumenep Sukses Gelar Festival Takjil, Warga Apresiasi Kepedulian

Transparansi dan keterbukaan data proyek menjadi kunci untuk menghentikan potensi penyimpangan. Sistem pengawasan internal dinilai masih lemah dan membuka celah bagi oknum bermain anggaran.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa praktik seperti ini akan menjadi pola yang sistemik jika tidak segera ditindaklanjuti. Dampaknya bukan hanya korupsi anggaran, tetapi juga ketimpangan pembangunan antarwilayah.

“Jika praktik ini dibiarkan, maka pembangunan tidak lagi berbasis kebutuhan rakyat, tetapi siapa yang bisa membayar untuk mendapat alokasi Pokir,” ujar Miftah.

Ia berharap aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Negeri dan Inspektorat Sumenep segera turun tangan menyelidiki dugaan penyimpangan tersebut demi menjaga kepentingan publik, “Harap miftah menutup.

Sementara itu, Salahsatu masayarakat setempat mengaku di beberapa dusun di desa salahsatu kepulauan penerima BK mengaku tak menyaksikan adanya pembangunan fisik meskipun nama desanya tercantum dalam dokumen pencairan anggaran.

“Di desa kami sepertinya tidak ada satu pun pembangunan seperti yang dilaporkan. Tapi anggaran katanya sudah cair. Lalu Ke-mana larinya uang itu?” Singkatnya seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari DPRD Kabupaten Sumenep maupun institusi lain yang terkait dengan dugaan jual beli Pokir ini.

Baca Juga :  PC PMII Sumenep Dinilai Cacat Hukum, Aliansi Rayon UNIJA Minta Ketua Cabang Dimakzulkan

Pemerintah Kabupaten Sumenep diminta segera mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi menyeluruh proses perencanaan hingga realisasi Pokir. Verifikasi proyek di lapangan harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel.

Masyarakat menaruh harapan agar dana publik seperti Pokir benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, bukan menjadi alat permainan segelintir oknum yang mencari keuntungan pribadi.

Dengan memperkuat partisipasi publik dan akuntabilitas di setiap tahapan penganggaran, diharapkan Pokir bisa kembali pada tujuan awalnya: menciptakan keadilan pembangunan dan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah Sumenep.

Loading

Penulis : Syaif

Berita Terkait

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak
Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar
Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah
Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini
Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah
Unitomo Friendship Run 2026 Jadi Magnet Pecinta Lari, Ratusan Peserta Semarakkan Dies Natalis ke-45
Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar
Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 16:12 WIB

Penghargaan Gubernur untuk Rektor Unitomo, Dukungan Kemdiktisaintek Perkuat Citra Kampus Berdampak

Senin, 27 Juli 2026 - 15:35 WIB

Bentuk Doa dan Terima Kasih, JSI Sumenep Beri Kejutan Ulang Tahun untuk Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar

Senin, 27 Juli 2026 - 10:35 WIB

Haji Udik Ajak Perusahaan Rokok Prioritaskan Tembakau Petani Sumenep, Demi Ekonomi Daerah

Senin, 27 Juli 2026 - 08:13 WIB

Lewat Program Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polresta Sumenep Edukasi Keselamatan Berkendara Sejak Usia Dini

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:25 WIB

Roadshow Madura, Senator DPD RI Lia Istifhama Perkuat Jaringan Pembangunan Berbasis Aspirasi Daerah

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:46 WIB

Pilgub Jatim 2029 Mulai Menghangat, Emil Teratas, Lia Istifhama Kedua, Achmad Fauzi Tembus Empat Besar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:30 WIB

Sinergi untuk Ketahanan Energi, SKK Migas dan PC North Madura II Rangkul Nelayan Pesisir Sampang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:53 WIB

DPD RI Lia Istifhama sebut Sumenep Layak Jadi Kabupaten Kepulauan demi Masa Depan Maritim

Berita Terbaru