Tahun Politik 2024; Anggota DPRD Sumenep Disuguhkan Isu Hoax Ini, Benarkah?

Rabu, 21 Juni 2023 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, nusainsider.com Viralnya Isu Belasan Anggota DPRD Sumenep terkait ‘goyang’ di atas Kapal Pinisi yang tengah ramai diperbincangkan khalayak Kota Keris, akhirnya diklarifikasi oleh oknum dewan, Rabu 21 Juni 2023.

Pasalnya, video berdurasi 49 detik yang diunggah pertama kali akun Twitter Zamrudkhan1 itu adalah video tahun 2022 saat Pansus PDAM ke Makassar.

Dalam video tersebut, terlihat beberapa orang Anggota DPRD Sumenep tampak berjoget bersama, dan sesekali nyawer pada penyanyi yang berjoget di atas geladak kapal, diantaranya Inisial (DS), (MN) dan (MM), (MS), (IH), (JR) serta (SR).

Bappeda Sumenep
Baca Juga :  Kompor Berbahan Bakar Oli Bekas Lapas Kelas IIA Curup Raih Sertifikat Paten Sederhana Pertama Kali di Indonesia

Seperti biasa, para netizen +62 yang memang terkenal sebar isu-isu hoax akan bermunculan, apalagi menjelang pesta demokrasi 2024, ” Kata Dulsiam Fraksi PKB kepada media nusainsider.com melalui akun whatsappnya, Rabu 21 Juni 2023.

Berita yang tidak pantas dan tidak mengedukasi serta tidak jelas sumbernya, seharusnya tidak dirilis. Apalagi itu murni politisasi tendensius dan tidak terkonfirmasi.

Itu waktu makan siang kebetulan di kapal pinisi makassar, gak ada biduan, dan itu orang kapal serta di tempat terbuka.

“Itu kental berita politisasi Lek, dan kejadian 2022 yang baru diviralkan tahun ini dan hal begini yang tidak kami inginkan dalam pesta demokrasi (red. Hoax/fitnah), “Tegasnya Ketua Komisi III DPRD Sumenep.

Sementara itu, Juhari Fraksi PPP Sumenep juga menyampaikan bahwa Sebetulnya kejadian itu sudah pada 2022 lalu, waktu Pansus PDAM serta kunjungan kerja ke Makassar. Karena PDAM luar provinsi yang bagus dan menjadi rujukan nasional, ya ladang makassar, kemudian dalam provinsinya itu Surabaya.

Baca Juga :  Goyang Cak! Belasan Anggota DPRD Sumenep Adu Mekanik Di Kapal Pinisi Wilayah Ini

Karena Kunker ke makassar, maka banyak kerabat yang ingin ikut untuk sekedar berlibur, ada istri, anak, ponakan dan seterusnya. Itupun pakai ongkos sendiri, sebab jatah dari kantor hanya untuk anggota dewan, “Jelasnya melalui Telpon Sellulernya, Rabu 21 Juni 2023.

Lalu kemudian setelah kerja, ada sharing ide, sampai ke lapangan, setelah itu disediakan makan siang oleh fireport yang dipasrahkan langsung BUMDnya ke PDAM.

Makan siangnya itu, di atas kapal. Kapal itu, kapal promosi wisata (red. Kapal baru). Kenapa makassar mempromosikan itu, karena kapal Pinisi itu ceritanya, kapal seperti itu dulu dapat membendung portugal, belanda dan para penjajah lain di makassar.

Maka untuk tidak menghilangkan sejarah itu, dibuatlah kapal Pinisi Pusaka Indonesia (PPI). Karena baru mempromosikan kapal tersebut akhirnya dirut PDAM memberikan suguhan makan gratis sebagai tamu, “sambungnya.

Politisi yang dikenal keramahan dan humoris itu menjelaskan, Artinya, nyawer itu hanya sesama teman, tidak benar jika diberitakan diberbagai media bahwa sewa biduan dan hambur-hamburkan uang.

Baca Juga :  Maraknya Penyalahgunaan Narkoba, Aktivis Jangkar Gelar Aksi Bisu Di Mapolda Jatim

Tidak ada biduan lek, karena semuanya bersama dengan anaknya, saudaranya, kerabat dan sebagainya. Kemudian yang menjadi gaet itu mahasiswa dan mahasiswi magang dari makassar.

“Dan juga kejadian itu tahun 2022, biasa sudah dekat pesta pemilu 2024”, Jelasnya.

Lebihlanjut, Melly sufianti dari Fraksi Hanura yang turut berada di video angkat bicara dan menjelaskan mengenai aksi ‘goyang’ di atas Kapal Pinisi tersebut.

“Itu sebenarnya video saat kita Pansus PDAM di Makassar pada Oktober 2022 lalu. Kita diundang makan oleh Pemkot Makassar selaku tuan rumah sesaat setelah acara selesai,” terang Melly Sufianti Anggota DPRD Sumenep. Rabu (21/6/23).

Srikandi Politik Partai Hanura Sumenep itu menyampaikan bahwasanya seluruh kegiatan saat di Kapal Pinisi memang didokumentasikan oleh pihak tuan rumah dalam rangka promosi Pinisi Pusaka Indonesia (PPI).

Jadi tidak benar kalau kita berpesta pora dan nyawer, Dirinya juga mengaku tak heran jika kejadian itu lalu digoreng sedemikian rupa.

“Mungkin karena sekarang lagi tahun politik,” tutupnya.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak pewarta masih mencoba menghubungi akun twitter pertama penyebar video Zamrudkhan1 guna dimintai keterangan dan kebenarannya lebih lanjut.

 

Loading

Berita Terkait

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi
HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen
PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota
Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital
Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait
Isu Maladministrasi Seleksi Sekda Dipatahkan Surat Resmi BKN, Begini
Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan
Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar
banner 325x300

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 15:53 WIB

Dari 35 ke 50 Persen, Pemkab Sumenep Pasang Target Baru Penebusan Pupuk Bersubsidi

Rabu, 21 Januari 2026 - 14:21 WIB

HIMPASS Bongkar Dugaan Penyelewengan PKH di Sapeken, Kartu Bantuan Diduga Ditahan Agen

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:31 WIB

PKL Sapudi Siap Direlokasi, Pemda Bangun Pasar UMKM demi Ketertiban Kota

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:39 WIB

Belanja Online Harus Transparan, Lia Istifhama: Jangan Sampai Jadi Rojali-Rohana Digital

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:29 WIB

Ruang Kota Kian Bobrok, Abdul Mahmud Desak Bupati Evaluasi OPD Terkait

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:47 WIB

Kasus Anak di Ganding Sumenep, Keluarga Tegaskan Bukan Pencabulan

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:46 WIB

Pembatasan Pita Cukai Rokok Sebabkan PR di Sumenep Tertekan dan Kehilangan Pasar

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:47 WIB

Dari Bencana Menuju Harapan, BAZNAS Sumenep Perbaiki Rumah Warga Pabian

Berita Terbaru